Menter Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan

Senin, 09 Januari 2017 - 22:32 WIB 17630000

Luhut: Warga Asing Silahkan Garap Pulau-pulau dan Buat Kampung Disana

Share ke BBM

Riau Book- Seharusnya pemerintah mempertahankan setiap jengkal wilayah Indonesia dan tidak 'memperdagangkannya' sebagai barang yang murah. Namun, dikatakan Menter Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan negara asing diperbolehkan menggarap lahan-lahan ekonomi di pulau-pulau yang ada di Indonesia dan belu tergarap. Alasan Luhut, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sana.


Luhut mengatakan, hal ini bisa dilakukan mengingat masih ada sekitar 4.000 pulau di Indonesia yang masih belum dikelola pemerintah. Namun, Luhut mengatakan, meski orang asing bisa melakukan hal ini, pemerintah tetap akan memproteksi agar kepemilikan tidak diklaim sepihak oleh warga asing tersebut.

"Singapura minta, Jepang minta di Morotai, silakan saja bikin kampung sendiri di sana, tapi kita enggak akan pernah jual pulau itu. Kalau mau kasih nama ya suka-suka, tapi itu punya kita. Mendagri sudah mencatat dan sudah menetapkan garis batas," ujar Luhut di Kantor Menko Maritim, Senin (9/1).

Luhut mengatakan, pemerintah tak memungkiri ingin membawa banyak turis ke Indonesia untuk mendapatkan tambahan pendapatan dan meningkatkan perekonomian negara. Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling berpeluang dan cepat meningkatkan ekonomi negara.

"Tapi kita enggak mau juga kalau mereka mengendalikan negara kita. Kita akan perkuat pengawasan dan ada rule yang tidak bisa dilanggar oleh para warga negara asing," kata Luhut.

Luhut mengatakan, kunjungan wisatawan luar pada 2016 saja sudah mencapai 12 juta lebih. Pemerintah masih optimistis masih bisa mencapai 20 juta wisatawan pada 2019 mendatang.(ria)

sumber: sindonews.com


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

3 Pj Kades di Sabak Auh Dilantik, Ini Pesan Camat

Senin, 09 Januari 2017 - 13:28 WIB

Biksu Budha Bubarkan Acara Maulid Nabi SAW di Myanmar

Senin, 09 Januari 2017 - 12:36 WIB

Astaga, Warga NYC Naik Kereta Tanpa Celana

Senin, 09 Januari 2017 - 12:25 WIB

Uji Kelayakan dan Kepatutan KIP dan KPID Riau Ditunda

Senin, 09 Januari 2017 - 10:53 WIB

Prabowo: Anak Proklamator Kok Dituduh Makar?

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:28 WIB

Ini Peraturan Baru untuk Haji dan Umrah

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:17 WIB

Trump Prioritaskan Pemindahan Kedubes ke Yerusalem

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:25 WIB

Bendera OPM Berkibar di KJRI Melbourne, Australia Bungkam

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:13 WIB

Belasan Orang Tewas Terkena Ledakan Bom Mobil di Baghdad

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:10 WIB

Syamsuar: Ekonomi Melemah, Pertanian Harus Digalakan

Minggu, 08 Januari 2017 - 10:40 WIB

Ditinggal Mudik, Bengkel di Seberida Dibongkar Maling

Minggu, 08 Januari 2017 - 01:44 WIB

Merasa Ditipu, Dokter Polisikan Kades Anak Talang

Minggu, 08 Januari 2017 - 01:00 WIB

Hadapi Ancaman Korut, Korsel Sebar Sistem Rudal THAAD

Jumat, 06 Januari 2017 - 20:50 WIB

Berikut Tarif Baru Pengurusan STNK dan BPKB

Jumat, 06 Januari 2017 - 20:20 WIB

Pengangguran di Finlandia Digaji Rp7,8 Juta Sebulan

Jumat, 06 Januari 2017 - 11:37 WIB

PP Kenaikan Pengurusan STNK dan BPKB Harus Dikaji Ulang

Jumat, 06 Januari 2017 - 11:18 WIB

Asyik Merekap, Pelaku Judi Togel Diringkus Polisi

Jumat, 06 Januari 2017 - 00:37 WIB

Menakutkan, Istana Kerajaan Swedia Banyak Dihuni Hantu

Kamis, 05 Januari 2017 - 21:39 WIB

Namanya Tembakau Gorila, Tembakau Sintetis Rasa Ganja

Kamis, 05 Januari 2017 - 20:52 WIB

Astaga, Harga Ikan Tuna Ini Mencapai Rp8,5 Miliar

Kamis, 05 Januari 2017 - 20:17 WIB

Pemprov Riau Imbau Para Mantan Birokrat Kembalikan Aset

Kamis, 05 Januari 2017 - 16:24 WIB

40 Ribu Media Online Masuk Daftar Kategori Abal-abal

Kamis, 05 Januari 2017 - 16:03 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia