Presiden Joko Widodo saat menyalami Ketua Umum DPP PDI P Megawati Sukarnoputri

Rabu, 11 Januari 2017 - 10:22 WIB 22010000

Megawati: Kalau Mau Jadi Orang Islam, Jangan Jadi Orang Arab

Share ke BBM

Riau Book- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri persoalkan orang yang beragama tetapi menanggalkan ke-Indonesiaannya. Ia menyebut, kalau mau jadi orang Islam, jangan jadi orang Arab.


Hal ini disampaikan Megawati dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-44 PDIP di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (10/1). Mengutip pernyataan Sukarno, Megawati mengatakan, "Kalau kamu mau jadi Hindu, jangan jadi orang India. Kalau kamu mau jadi orang Islam, jangan jadi orang Arab. Kalau kamu mau jadi orang Kristen, jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang Indonesia dengan adat budaya Nusantara yang kaya raya ini."

Megawati menyebut tentang pihak-pihak yang dianggapnya antikeberagaman. Mereka disebut Megawati sebagai penganut ideologi tertutup yang memicu isu konflik bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Mereka juga, kata dia, bertentangan dengan Pancasila.

"Mereka memaksakan kehendaknya sendiri; tidak ada dialog, apalagi demokrasi. Apa yang mereka lakukan, hanyalah kepatuhan yang lahir dari watak kekuasaan totaliter, dan dijalankan dengan cara-cara totaliter pula. Bagi mereka, teror dan propaganda adalah jalan kunci tercapainya kekuasaan," kata Megawati.

Syarat mutlak hidupnya ideologi tertutup, menurut Megawati, adalah lahirnya aturan-aturan hingga dilarangnya pemikiran kritis. Mereka menghendaki keseragaman dalam berpikir dan bertindak dengan memaksakan kehendaknya. Akibatnya, pemahaman terhadap agama dan keyakinan sebagai bentuk kesosialan pun dihancurkan, bahkan dimusnahkan.

Selain itu, demokrasi dan keberagaman dalam ideologi tertutup tidak ditolelir karena kepatuhan total masyarakat menjadi tujuan. Tidak hanya itu, kata dia, mereka benar-benar antikebinekaan. Maka tidak heran apabila muncul berbagai persoalan SARA akhir-akhir ini.

Menurut presiden Republik Indonesia kelima itu, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup mempromosikan diri mereka sebagai self para peramal masa depan. Megawati menambahkan, para penganut ideologi tertutup kerap meramal kehidupan setelah dunia fana. "Padahal mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya," ujarnya.(ria)

sumber: Republika.co


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

Ayo Aksi 121: Indonesia Darurat Kebijakan Pro Rakyat!

Sabtu, 07 Januari 2017 - 13:07 WIB

HMI Sebut Kota Dumai Butuh Sekda yang Inovatif

Jumat, 06 Januari 2017 - 15:06 WIB

Rebut Posisi Sekda Dumai, Enam ASN Siap Bersaing

Rabu, 04 Januari 2017 - 13:57 WIB

Ini Syarat sebagai Panwas TPS Pilkada Kampar

Rabu, 04 Januari 2017 - 09:45 WIB

Agus Candra: Sikap Pj Bupati Kampar Profesional

Jumat, 30 Desember 2016 - 08:18 WIB

Israel Sebut Menlu AS Menyedihkan

Kamis, 29 Desember 2016 - 19:15 WIB

KPU Ulas Catatan Akhir Tahun 2016 Soal Pilkada Serentak

Rabu, 28 Desember 2016 - 22:34 WIB
Musda V Golkar Dumai

Zulkifli AS Sebut Ada yang Senyum-senyum

Selasa, 27 Desember 2016 - 23:14 WIB

Pimpinan DPR Menduga TKA Asal China sebagai Pekerja Kasar

Selasa, 27 Desember 2016 - 14:23 WIB

DPR ingatkan ancaman 'eksodus' tenaga kerja asal China

Selasa, 27 Desember 2016 - 12:56 WIB

Pengawasan Warga Asing di Indonesia Dinilai Sangat Lemah

Senin, 26 Desember 2016 - 14:46 WIB

PKB Inhil Laksanakan Pendidikan Kader Pertama

Minggu, 25 Desember 2016 - 02:41 WIB

Awasi Pekerja Asing di Indonesia, DPR akan Bentuk Pansus

Sabtu, 24 Desember 2016 - 19:35 WIB

Rapat Perdana, Wardan: Kembalikan Kejayaan Golkar

Kamis, 22 Desember 2016 - 22:05 WIB

Hasbi: Surat Pemberhentian Paslon Kampar Sudah Dipenuhi

Kamis, 22 Desember 2016 - 16:08 WIB

Cari Judul Berita






Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize