Kawasan Rakhine yang didiami Muslim Rohingya dibakar militer Myanmar.

Rabu, 11 Januari 2017 - 10:31 WIB 14650000

Muslim Rohingya: Mereka Kumpulkan Gadis-gadis, yang Disukai Diperkosa

Share ke BBM

Riau Book-Para pengungsi Muslim Rohingya di Kamp Kutupalong, Bangladesh, menceritakan kengerian yang dilakukan militer Myanmar beberapa bulan lalu. Ketika militer Myanmar menutup jalur Desa Pwint Phyu Chaung, setiap orang memiliki beberapa detik untuk membuat pilihan.

Noor Ankis, 25, semula memilih untuk tetap tinggal di rumahnya. Dia diperintahkan tentara untuk berlutut dan dipukuli, sampai akhirnya seorang tentara membawanya ke sebuah tempat di mana para perempuan, termasuk dirinya diperkosa.

"Mereka mengelompokkan perempuan bersama-sama dan membawa mereka ke satu tempat," katanya. "Yang mereka sukai, mereka perkosa. Itu hanya gadis-gadis dan tentara militer, tidak ada orang lain di sana," ujarnya, seperti dikutip New York Times.

Dalam upaya melarikan diri, terbesit perasaan fatalisme di benak Noor Ankis. "Saya merasa tidak ada gunanya hidup," katanya.

Wanita Rohingya lainnya, Rashida Begum, 22, memilih untuk terjun ke sungai dengan tiga anaknya. Tapi, dia harus menyaksikan bayi perempuannya tergelincir dari genggamannya.

Sufayat Ullah, 20, juga memilih sungai. Dia tinggal di air selama dua hari dan akhirnya muncul dan mendapati bahwa tentara telah membakar rumahnya. Dia juga mendapati ibu, ayah dan dua saudara menderita sesak napas di sekitar rumah yang ludes.

Mereka yang kini tinggal di kamp Kutupalong, Bangladesh, menjelaskan kekerasan yang telah berlangsung di Myanmar dalam beberapa bulan terakhir ketika pasukan keamanan menjalankan serangan brutal. Kisah-kisah mereka tidak memungkinkan untuk dikonfirmasi secara independen mengingat akses di Rakhine, Myanmar ditutup ketat oleh militer dan pemerintah Myanmar.

Tapi, kisah-kisah mereka senada dengan laporan dari organisasi hak asasi manusia bahwa militer memasuki desa-desa di utara negara bagian Rakhine secara acak, membakar rumah-rumah warga Rohingya dengan peluncur roket, dan melakukan pemerkosaan terhadap perempuan dan anak gadis secara sistematis. Analisis citra satelit oleh Human Rights Watch menunjukkan setidaknya 1.500 rumah rata dengan tanah.

"Ada risiko bahwa kita belum melihat yang terburuk dari ini sebelumnya," kata Matthew Smith dari kelompok HAM Fortify yang fokus pada kasus-kasus pelanggaran HAM di Asia Tenggara. "Kami tidak yakin apa yang selanjutkan dilakukan pasukan keamanan negara itu, tapi kami tahu serangan terhadap warga sipil terus terjadi."

Cerita kengerian juga diungkap para pengungsi Rohingya di kamp pengungsi Leda, dekat perbatasan dengan Myanmar. Menurut Nazir Ahmed, imam masjid yang melayani warga Rohingya, tentara menyerang desa-desa di seberang sungai Naf—yang memisahkan Myanmar dari Bangladesh—yang begitu dekat, sehingga orang Bangladesh bisa melihat asap api membumbung akibat pembakaran desa-desa di wilayah itu.(ria/snc)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

Syamsuar Minta Kades Optimalkan Dana Desa

Selasa, 10 Januari 2017 - 23:11 WIB

288 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa Pemprov Riau

Selasa, 10 Januari 2017 - 19:17 WIB

Dokumen DOB Diterima DPRD Pelalawan

Senin, 09 Januari 2017 - 23:50 WIB

Gempa Painan Juga Dirasakan di Padang Hingga Solok

Senin, 09 Januari 2017 - 23:15 WIB

Pelaku Jambret Tabrak Pengendara Lain Hingga Jatuh

Senin, 09 Januari 2017 - 22:48 WIB

3 Pj Kades di Sabak Auh Dilantik, Ini Pesan Camat

Senin, 09 Januari 2017 - 13:28 WIB

Biksu Budha Bubarkan Acara Maulid Nabi SAW di Myanmar

Senin, 09 Januari 2017 - 12:36 WIB

Astaga, Warga NYC Naik Kereta Tanpa Celana

Senin, 09 Januari 2017 - 12:25 WIB

Uji Kelayakan dan Kepatutan KIP dan KPID Riau Ditunda

Senin, 09 Januari 2017 - 10:53 WIB

Prabowo: Anak Proklamator Kok Dituduh Makar?

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:28 WIB

Ini Peraturan Baru untuk Haji dan Umrah

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:17 WIB

Trump Prioritaskan Pemindahan Kedubes ke Yerusalem

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:25 WIB

Bendera OPM Berkibar di KJRI Melbourne, Australia Bungkam

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:13 WIB

Belasan Orang Tewas Terkena Ledakan Bom Mobil di Baghdad

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:10 WIB

Syamsuar: Ekonomi Melemah, Pertanian Harus Digalakan

Minggu, 08 Januari 2017 - 10:40 WIB

Ditinggal Mudik, Bengkel di Seberida Dibongkar Maling

Minggu, 08 Januari 2017 - 01:44 WIB

Merasa Ditipu, Dokter Polisikan Kades Anak Talang

Minggu, 08 Januari 2017 - 01:00 WIB

Hadapi Ancaman Korut, Korsel Sebar Sistem Rudal THAAD

Jumat, 06 Januari 2017 - 20:50 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia