Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Rabu, 11 Januari 2017 - 22:30 WIB 2980000

Jokowi 'Menggusur' Konsesi Perusahaan Demi Lahan Gambut

Share ke BBM

Riau Book-Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk memaksimalkan perlindungan terhadap lahan gambut yang masih utuh, termasuk di kawasan yang telah memiliki konsesi milik perusahaan swasta maupun negara.


Instruksi tersebut diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead.

Presiden menuturkan restorasi gambut harus dilakukan di kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan budidaya. Kawasan itu antara lain adalah di hutan produksi, areal pengguna lain, baik yang sudah berizin, maupun belum berizin.

Sisanya, restorasi juga dilakukan di kawasan hutan lindung dan konservasi, yaitu seluas 685.000 hektare

"Lahan gambut utuh yang sudah ada izin konsesinya saya minta untuk ditetapkan sebagai kawasan lindung," kata Jokowi di Kantor Presiden, Rabu (11/1).

Selain itu, ia menginstruksikan Menteri Siti tak lagi mengeluarkan izin konsesi terhadap lahan yang selama ini belum tersentuh. Berdasarkan data yang diterima, lahan gambut utuh di Indonesia masih seluas 6,2 juta hektare.

Sehingga, Jokowi menegaskan, izin yang boleh dikeluarkan hanya restorasi ekosistem bersama masyarakat. Dia menuturkan kebijakan yang dikeluarkan dalam pemanfaatan area di kawasan ekosistem gambut harus betul-betul menjaga fungsi hidrologis gambut serta kesejahteraan masyarakat.

Jokowi menargetkan pemerintah berhasil merestorasi 400 ribu hektare lahan gambut di tujuh provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Papua.

Demi mencapai target, pemerintah pusat diinstruksikan berkoordinasi dengan BRG, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta pemegang konsesi.

Jokowi juga menyoroti penegakan hukum lingkungan. Menurutnya, aparat hukum harus tegas terutama dalam mengevaluasi izin konsesi yang dikeluarkan sebelumnya. Hal itu, terutama kepada pembakar maupun pelaku alih fungsi kawasan.

Kebakaran Lahan

Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead mengatakan, pihakya akan memfokuskan pembuatan sumur bor untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Sumur bor dianggap lebih bermanfaat dan membuat lebih produktif.

Nazir menyatakan antusiasme masyarakat terhadap sumur bor tinggi dan telah disampaikan kepada jajaran BRG ketika turun ke 105 desa dalam setahun terakhir. Uji coba terhadap sumur bor telah dilakukan.

"Itu kami lihat cocok. Ada kejadian kebakaran, tapi berkat sumur bor bisa padam dalam 1,5 jam," kata Nazir di Kantor Presiden, Rabu (11/1).

Sebelum sumur bor, masyarakat biasanya memerlukan waktu setengah malam atau satu hingga dua hari memadamkan api. Sehingga, Nazir memastikan pembangunan sumur bor akan diintensifkan tahun ini. Ia menyebutkan cakupan kawasan sumur bor untuk pembasahan adalah seluas 12,5 hektare.(ria)

sumber: CNNIndonesia.com

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

CFD Diponegoro Sepi Pasca Perayaan Malam Tahun Baru 2017

Minggu, 01 Januari 2017 - 11:38 WIB

Ekosistem Gambut di Siak Banyak yang Rusak

Selasa, 27 Desember 2016 - 14:27 WIB

Gerakan 111: Selamatkan Bumi dengan Menjadi Vegetarian

Senin, 26 Desember 2016 - 12:28 WIB

Perayaan Natal 2016, Arus Lalu Lintas di Pekanbaru Sepi

Minggu, 25 Desember 2016 - 11:54 WIB

Usai Banjir, Masyarakat Bima Terserang Penyakit Diare

Minggu, 25 Desember 2016 - 08:43 WIB

Surat Edaran Tentang Larangan Pemasangan Iklan Rokok

Selasa, 20 Desember 2016 - 16:36 WIB

Hari Ini Gubri ke Pinggir Hadiri HMPI

Selasa, 20 Desember 2016 - 10:28 WIB

Cerita Abah Pedagang Tahu Meraup Rupiah di CFD Pekanbaru

Minggu, 18 Desember 2016 - 18:10 WIB

Sampah Berserakan di Areal Car Free Day Pekanbaru

Minggu, 18 Desember 2016 - 17:51 WIB

Tanamkan Cinta Lingkungan Pada Anak Mulai Usia Dini

Sabtu, 17 Desember 2016 - 23:21 WIB

KLHK Sebut Kebakaran Hutan dan Lahan Berhasil Ditekan

Jumat, 16 Desember 2016 - 13:41 WIB

Pemkab Inhil Mulai Fokus Kembangkan Sagu

Kamis, 15 Desember 2016 - 06:46 WIB

Jadwal Lengkap Pengumuman Pemenang Green School Bengkalis

Senin, 12 Desember 2016 - 12:04 WIB

Disbunhut Bengkalis Nilai Sekolah Peduli Lingkungan

Senin, 12 Desember 2016 - 12:02 WIB

Amril Ajak Masyarakat Menanam Buah-Buahan

Minggu, 11 Desember 2016 - 01:36 WIB

Bengkalis Tuan Rumah HMPI, Ini Lokasinya

Minggu, 11 Desember 2016 - 01:31 WIB

Cari Judul Berita