Ilustrasi pemadaman listrik

Kamis, 01 Oktober 2015 - 09:02 WIB 12320000

Riau Kekurangan Listrik, PLN Minta Maaf Karena Dilakukan Pemadaman Bergilir

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


Riau Book - Saat ini kondisi kelistrikan di Riau sedang mengalami devisit daya yang disebabkan berbagai faktor, demikian Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Pekanbaru dalam jumpa pers pada Rabu (30/9/2015) di Kantor PLN Wilayah Riau dan Kepri (WRKR).

Manager area Pekanbaru Agustian M mengatakan, kondisi sistem normal saat ini sedang devisit akibat suplay dari Jambi hanya 90 Megawatt dengan daya total 456 MW, sedangkan beban puncak di Riau 517 MW.

"Jadi, Kemampuan pembangkit di Riau tidak cukup. Saat ini Riau mengalami defisit 61 MW. Riau hanya mampu 317 mw saja," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, PLN area Pekanbaru Melakukan akan terus melakukan pemadaman dengan durasi 2 jam dalam waktu 24 jam. Jadi rata - rata pemadaman sehari akan dilakukan pada dua kali.

"Kita berharap dalam beberapa hari kedepan ada perbaikan dan pemadaman segera berkurang. Kami meminta maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik yang terjadi beberapa Minggu ini," sebut Agustian.

Dalam beberarapa hari ini, kata Agustian, kita sedang menunggu di kemungkinan pada 4 Oktober ini, akan masuk di daerah bukit asam unit satu dan unit dua dengan kapasitas 100 MW dan pembangkit Obilin akan masuk 85 MW. Jika semua ini masuk tepat waktu, Riau tidak akan defisit lagi.

Teman - teman media menilai, Semua pernyataan yang disampaikan oleh area Manager PLN Pekanbaru, hanya solusi jangka panjang saja, tidak dalam waktu dekat.

Tidak puas dengan jawaban PLN yang normatif, teman - teman media mendesak agar PLN mempunyai langkah berani.

Karena rekan - rekan media melihat, pemadaman tersebut terus - terusan sepanjang tahun tanpa ada solusi yang berani.

Langkah rekan media usulkan adalah, pengusaha yang menggunakan listrik besar, agar dimatikan daya nya pada waktu beban puncak antara pukul 19.00 - 22.00 WIB. Hal itu sudah sangat jelas dalam perjanjian yang dibuat oleh PLN dan pengusaha waktu pemasangan baru.

"Jika itu dilakukan, pemadaman bisa dikurangi dan tidak sehari dalam dua kali pemadaman. PLN mengatakan bahwa Riau mengalami defisit 61 MW. Sedangkan pengusaha tersebut menggunakan daya sebesar 45 MW. Berarti Riau hanya defisit 14 MW saja," sebut rekan media.

Rekan media melanjutkan, Itu merupakan langkah pendek yang harus dilakukan segera. Harus Ada keberanian buat PLN untuk itu semua. Media akan memonitoring kinerja PLN Pekanbaru.

"Ini adalah untuk orang banyak, jangan ada lagi pemadaman bergilir terus di Riau, khususnya Pekanbaru. Masyarakat sudah jenuh dan marah ulah PLN tersebut. Masyarakat tidak mau tahu, karena hak dan kewajiban sebagai konsumen sudah dipenuhi. Dan ini pekerjaan Rumah buat PLN. Sampai kapan bisa berakhir krisis ini, hanya PLN yang bisa menjawab semua ini," tutupnya. (MC Riau)


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.6 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43880 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Sudah 99 Persen, Tinggal 6 Desa Rohul Belum Terima Dana Desa

Selasa, 22 September 2015 - 01:35 WIB

Wow... Rp11 Miliar untuk 114 Desa di Pelalawan

Selasa, 22 September 2015 - 01:14 WIB

PNS Kuansing Nambah 300 Orang Lagi

Senin, 21 September 2015 - 23:19 WIB

Ayo... Warga Inhil Segera Miliki KTP Elektronik

Minggu, 20 September 2015 - 09:49 WIB

Hei... Linmas Kampar, Tingkatkan Kinerja

Rabu, 09 September 2015 - 01:53 WIB

Rp7,4 Triliun Uang Rakyat Riau Mengendap, Kok bisa?

Selasa, 08 September 2015 - 17:36 WIB

Hei, Perbaikan Jalan di Pekanbaru jangan Cuma Tambal Sulam

Senin, 07 September 2015 - 01:13 WIB

Awas, Dana Desa Bengkalis Rawan Diselewengkan

Kamis, 03 September 2015 - 17:25:30 WIB

Penyerapan Anggaran di Rohil Minim, Siap-siap Dipenjara

Selasa, 01 September 2015 - 22:19:13 WIB

Indonesia Baru Akan Maju 2025, Mungkin

Senin, 24 Agustus 2015 - 19:34:24 WIB

Punya Kandang Sapi? Bisa jadi Rumah Mewah!

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 22:56:18 WIB

Ini 5 Syarat Menjadi Orang Kaya

Sabtu, 08 Agustus 2015 - 21:11:05 WIB

Yang Pertama di Indonesia, Bawang di Lahan Gambut

Kamis, 06 Agustus 2015 - 22:28:36 WIB

Nikmati Program RTMPE Mulai dari Tempat Tidur

Jumat, 31 Juli 2015 - 17:05:19 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia