Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

Sabtu, 13 Mei 2017 - 17:06 WIB 5970000

AL Ternyata Bukan Pelaku Penyiram Air Keras ke Novel, Trus Siapa?

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Polda Metro Jaya telah menangkap pria berinisial AL (30) yang diduga terkait dengan teror penyiraman air keras terhadap Novel Basweda. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata AL bukanlah pelakunya. Jadi siapa pelakunya?

"Sudah dipastikan, dia (AL) bukanlah pelakunya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dikutip Republika.com, Sabtu (13/5).

Argo mengatakan petugas mengamankan AL setelah Novel menunjukan foto yang bersangkutan. Berdasarkan pengakuan AL, sehari sebelum kejadian penyiraman berlangsung, dirinya sedang libur dari pekerjaan. Ia saat itu dikatakan hanya menghabiskan waktu dengan menonton TV di kediamannya, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Esok paginya, di saat insiden penyiraman terjadi yaitu Selasa (11/4) subuh, AL mengaku masih berada di rumah. Ia baru berangkat bekerja siang hari, tepatnya pukul 12.00 WIB.

AL yang bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah spa di Jakarta itu diantarkan saudaranya ke Stasiun Pasar Minggu untuk menuju ke tempat kerjanya di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Polisi telah memverifikasi alibi yang disampaikan AL dengan meminta keterangan dari keluarga dan tetangga-tetangganya. Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi menegaskan AL tidak terlibat dalam aksi penyiraman terhadap Novel. AL dipastikan sedang santai di rumahnya ketika insiden penyiraman air keras terjadi.

Argo melanjutkan, petugas telah melepaskan AL dan tidak akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadapnya. Menurut Argo, jika alibi AL membuktikan dirinya tidak terlibat dalam kasus ini, maka pemeriksaan lebih lanjut tidak diperlukan.

"Kalau dia dipastikan bukan pelaku untuk apa diperiksa lagi. Kita juga sudah periksa yang lain," ucap Argo.

Kepolisian masih berusaha mendapatkan informasi visual dari Closed-Circuit Television (CCTV) yang berada di tempat kejadian. Namun kepolisian mengalami kesulitan karena resolusi gambar yang kecil dan hasil rekaman yang buruk.

Selain itu, salah satu CCTV tidak bisa memberikan informasi yang jelas karena tertutup salah satu bagian rumah yang menjorok. "CCTV masih tidak bisa dilihat. Itu salah satu kesulitan dalam kasus ini," katanya. (rep)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43980 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
muhardi

Berita Terkini

Seorang WNI Tewas Ditembak Polisi Malaysia

Jumat, 12 Mei 2017 - 18:55 WIB

Pagi ini, HTI "Curhat" ke Fadli Zon

Rabu, 10 Mei 2017 - 10:42 WIB

Massa Pendukung dan Kontra Ahok Seketika Hening

Selasa, 09 Mei 2017 - 11:37 WIB

Mau Selamatkan Kambing Justru Pemiliknya yang Tewas

Selasa, 09 Mei 2017 - 06:48 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia