Pria LGBT jalani sidang di Aceh

Rabu, 17 Mei 2017 - 16:15 WIB 3540000

Pasangan Gay di Aceh Dihukum Cambuk 85 Kali

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pengadilan Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh menjatuhkan vonis 85 kali hukuman cambuk untuk sepasang gay. Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa yang menuntut kedua laki-laki itu dihukum 80 kali cambuk.

Dikutip dari detik.com, Rabu (17/5/2017), kedua terdakwa berinisial MT (23) asal Sumatera Utara dan MH asal Bireuen, Aceh. Mereka divonis dalam berkas perkara terpisah. Majelis hakim yang dipimpin Khairil Jamal dengan anggota Yusri dan Rosmani Daud pertama memvonis terdakwa MT.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh, Aceh, terdakwa MT duduk di kursi pesakitan dengan wajah terus menunduk. Tangannya memegang mulut selama jalannya persidangan yang digelar terbuka untuk umum.

Saat sidang dimulai, majelis hakim membaca identitas terdakwa terlebih dulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca kronologi pertemuan terdakwa hingga proses penangkapan. Hakim menyatakan perbuatan kedua terdakwa dilakukan atas dasar sama suka.

Pembacaan amar putusan ini dilakukan secara bergantian oleh tiga hakim dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (17/5/2017).

Dalam sidang, hakim menyatakan hal-hal yang memberatkan terdakwa di antaranya terdakwa beragama Islam, yang seharusnya menjunjung tinggi hukuman syariah yang berlaku di Aceh, dan perbuatan terdakwa sudah berulang kali dilakukan.

Sedangkan hal-hal yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan memberikan keterangan secara berterus terang dan terdakwa tidak pernah dihukum.

"Mengadili terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah liwath. Menghukum terdakwa dengan hukuman cambuk di depan umum sebanyak 85 kali cambuk," kata Khairil Jamal saat membacakan vonis.

Terdakwa juga diminta tetap berada di dalam sel tahanan hingga eksekusi cambuk dilakukan. Terkait putusan tersebut, terdakwa MT meminta dihukum dengan hukuman seringan-ringannya.

Sebelumnya, JPU Kejaksaan Negeri Banda Aceh menuntut kedua terdakwa dengan hukuman 80 kali cambuk dikurangi masa tahanan. Keduanya dinilai melanggar Pasal 63 Ayat 1 juncto Pasal 1 angka 28 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Setelah memvonis MT, hakim membacakan amar putusan terhadap MH. Ia juga divonis dengan hukuman 85 kali cambuk. Saat hakim menanyakan menerima atau banding, terdakwa menundukkan kepala. (dtc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Tiga Rumah Dinas TNI AL Terbakar di Dumai

Rabu, 17 Mei 2017 - 13:07 WIB

Balada Cinta Terlarang Sopir Truk Berujung Maut

Rabu, 17 Mei 2017 - 08:52 WIB

Lagi, Tahanan Kabur dengan Cara Jebol Dinding

Minggu, 14 Mei 2017 - 01:23 WIB

Polisi Selidiki Kematian Pasien Pemilik Ringgit

Sabtu, 13 Mei 2017 - 20:25 WIB

Seorang WNI Tewas Ditembak Polisi Malaysia

Jumat, 12 Mei 2017 - 18:55 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia