burka

Kamis, 18 Mei 2017 - 10:25 WIB 4300000

Di Negara ini, Muslimah Pakai Burka Bisa Kena Denda Rp 2,2 Juta

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Austria menambah daftar negara-negara yang melarang muslimah mengenakan penutup muka atau burka di sarana publik. Parlemen Austria telah menyetujui rancangan undang-undang yang mengatur tentang pelarangan ini, sekaligus menetapkan kursus integrasi wajib bagi imigran.

Semua keputusan didukung kedua partai yang memerintah, yakni SPÖ dan ÖVP, pada Selasa (16/5/2017) waktu setempat. Walaupun sebelumnya terjadi guncangan politik yang memecah koalisi pemerintahan beberapa hari terakhir ini.

Dengan demikian, mulai Oktober mendatang, polisi akan menerapkan denda kepada orang-orang yang memakai busana dengan penutup wajah di tempat-tempat umum.

Denda sejumlah 150 Euro juga dikenakan kepada perempuan yang mengenakan burka atau nikab di universitas, pengadilan, dan transportasi umum. Jumlah denda itu setara dengan 166 dollar AS atau kira-kira Rp 2,2 juta.

Dalam beberapa waktu terakhir, partai-partai berhaluan tengah di Austria sudah beberapa kali mendapat tekanan dari partai ekstrem kanan FPÖ yang kian populer.

Fraksi FPÖ mengkritik UU yang disetujui Selasa kemarin karena dianggap kurang keras. Kebijakan lain yang disetujui parlemen mencakup penetapan pendidikan 12 bulan bagi imigran yang dianggap mempunyai peluang besar menetap di Austria.

Pendidikan itu bukan hanya kursus bahasa Jerman, tapi juga mengajarkan pencari suaka tentang etika dan nilai-nilai yang berlaku di Austria. Kemampuan lain, misalnya mencakup cara melamar pekerjaan.

Program-program itu bertujuan agar imigran memiliki prospek lebih baik di masyarakat, Hal itu dikatakan Sekretaris Negara Muna Duzdar.

"Program yang kami tawarkan juga harus dimanfaatkan," demikian ditulis harian Austria Wiener Zeitung mengutip Duzdar.

Jika imigran menolak ikut dalam latihan-latihan tersebut, sokongan finansial dari pemerintah akan dipotong.

Selain itu, menurut UU yang baru diterima, pencari suaka diminta melakukan pekerjaan sosial secara sukarela, tanpa dibayar.

Hal itu adalah bagian dari upaya untuk mempersiapkan mereka agar bisa masuk pasar tenaga kerja Austria secara lebih mudah. (kcm)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Tanggal Berapa ya Puasa?

Rabu, 17 Mei 2017 - 20:22 WIB

Ribuan Lampion Beterbangan di Borobudur

Kamis, 11 Mei 2017 - 09:32 WIB

415 JCH Kabupaten Pelalawan Lunasi BPIH

Jumat, 05 Mei 2017 - 00:02 WIB

4 Cara Agamis Hadapi Krisis Ekonomi

Rabu, 03 Mei 2017 - 01:32 WIB

285 Santri MDTA Diwisuda, Ini Harapan Bupati Siak

Senin, 01 Mei 2017 - 13:51 WIB

Meranti Tuan Rumah MTQ Riau, Gimana Kesiapannya?

Minggu, 30 April 2017 - 10:22 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia