Ternak Sapi (Riaubook.com)

Jumat, 19 Mei 2017 - 11:47 WIB 2980000

Jangan Sembelih Sapi Betina di Meranti, Sanksinya Bisa Dipidana

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM- Mulai saat ini, masyarakat dilarang keras menyembelih hewan ternak sapi betina khusus yang masih produktif. Apakah produktif atau tidak produktif, harus melakukan serangkaian penyelidikan.

Untuk itu kepada para peternak sapi sejak saat ini tidak bisa sembarangan menyembelih ternak sapi sebelum ada keputusan dari instansi terkait.

Peternak atau pedagang yang nantinya akan melakukan pemotongan di rumah potong hewan, harus memiliki legalitas dari instansi teknis terkait, apakah hewan itu sudah bisa disembelih atau tidak. Dan jika ketahuan melanggar aturan baru tersebut akan menerima sanksi pidana.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan- Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Jaka Insita kepada riaubook.com di Selatpanjang, Jumat (19/5/2017).

"Saat ini kita sudah mendengar ada aturan itu dari pusat dan kitapun langsung mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kepulauan Meranti. Terutama bagi para peternak dimana sapi betina yang masih produktif tidak bisa disembelih.

Bisa disembelih ketika sapi betina tidak produktif lagi, sehingga pemerintah mempertahankan pertumbuhan populasi hewan ternak tersebut.

Dengan demikian, secara perlahan pemerintah juga akan mampu mempertahankan jumlah populasi demi kebutuhan daging baik secara nasional maupun lokal,"terang Jaka didampingi Kabid Peternakan Ibu Ria.

Ditambahkan Jaka, pihaknya dalam waktu dekat juga akan turun ke daerah-daerah sentra peternakan sapi yang ada untuk memberikan penjelasan langsung kepada para peternak.

Sebab selama ini aturan tersebut memang belum ada. Sehingga jika peternak maupun pedagang yang ingin menyembelih hewan ternaknya, ya tanpa ada aturan kecuali ternak tersebut diindetifikasi mengandung penyakit.

Menurut dia, Meranti saat ini masih memiliki ternak sapi sekira 3.500 ekor lebih. Tersebar di berbagai desa dan kecamatan yang ada. Termasuk peternakan sapi yang dikelola pemerintah daerah yang berlokasi di Desa Insit,"imbuh dia.(RB/Jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Bram Takana HS

Berita Terkini

Pelabuhan Desa Lukit Berfungsi Kembali

Jumat, 19 Mei 2017 - 01:09 WIB

DPRD Siak Desak Kemenkeu Salurkan DBH ke Daerah

Rabu, 17 Mei 2017 - 10:31 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize