ilustrasi korupsi

Jumat, 19 Mei 2017 - 16:19 WIB 4990000

Bupati Dompu Jadi Tersangka Korupsi Rekrutmen CPNS 2014

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi kian bertambah panjang. Kali ini, tersangka korupsi ditetapkan terhadap Bupati Dompu, Nusa Tenggara Brat (NTB), Bambang Yasin.

Hari ini, Jumat (19/5/2017), ia harus menjalani pemeriksaan untuk pertama kalinya, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS kategori dua tahun 2014.

"Untuk pemeriksaannya (Bupati Dompu), itu teknis dirkrimsus. Tapi beliau sudah kasih tahu saya, katanya hari ini (pemeriksaan sebagai tersangka)," kata Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Pol Firli usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Baitussalam Polda NTB, Jumat (19/5/2017).

Saat diminta kembali untuk menegaskan apakah Bupati Dompu sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, Kapolda NTB membenarkannya.

"Yang jelas, pemeriksaan seseorang itu kan sesuai panggilan. Kalau yang bersangkutan dipanggil sebagai tersangka, berarti ya diperiksa sebagai tersangka," ujarnya.

Dijelaskan bahwa Bupati Dompu Bambang Yasin ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan yang sudah dikuatkan dengan adanya alat bukti, baik keterangan para saksi, ahli, maupun dokumen yang disita tim penyidik.

"Jadi seseorang itu ditetapkan sebagai tersangka karena perbuatannya dan atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan. Dengan bukti permulaan itu, patut diduga (Bupati Dompu) telah melakukan peristiwa pidana," ucapnya.

Namun penetapan Bupati Dompu sebagai tersangka, kata dia, belum sepenuhnya bersifat mutlak sebagai orang yang bersalah. Karena, kata dia, masih ada proses hukum lanjutan yang akan dilalui hingga berujung pada putusan majelis hakim yang bersifat tetap.

"Seseorang ditetapkan sebagai tersangka, bukan berarti dia bersalah, karena dalam asas hukum acara pidana, orang dikatakan bersalah, setelah ada putusan hakim yang sifat hukumnya tetap," tutur Firli.

Sementara itu, di Mapolda NTB sejak Jumat pagi hingga siang wartawan masih belum melihat kehadiran Bambang Yasin. Terkait hal tersebut, Kapolda NTB memastikan bahwa pemanggilannya akan terus dilakukan jika yang bersangkutan tak kunjung hadir ke hadapan penyidik.

"Walaupun hari ini tidak datang, pasti nantinya akan di panggil lagi. Sudah ada prosedurnya," tuntas dia. (okz)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
muhardi

Berita Terkini

Polisi Sebar Foto Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 13 Mei 2017 - 15:33 WIB

Pagi ini, Miryam Diperiksa KPK

Jumat, 12 Mei 2017 - 11:24 WIB