FH-RZ

Jumat, 19 Mei 2017 - 16:44 WIB 4470000

Mana yang Benar? Kak Emma Bantah Chat dengan Firza dan Mengaku Ditekan Penyidik

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Terkait kasus pronografi yang menjerat pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, Fatimah atau Kak Emma membantah mengakui chat audio dengan Firza Husein.

Pernyataan ini bertolak-belakang dengan keterangan keterangan yang disampaikan penyidik dalam pemeriksaan. Penyidik awalnya menyebut Kak Emma mengungkap sejumlah fakta, salah satunya mengenai chat audio antara dirinya dan Firza yang sudah tersebar di media sosial.

Namun kali ini, Kak Emma membantah dan bahkan mengaku ditekan penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya saat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Nama Kak Emma mencuat setelah kasus pornografi pada situs baladacintarizieq menjadi buah bibir masyarakat. Dalam situs itu, Firza terlibat percakapan melalui WhatsApp dengan sosok yang disebut-sebut sebagai Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Di bagian situs lainnya, ada pembicaraan antara sosok Firza dengan sosok yang disebut-sebut sebagai Kak Emma.

Dalam rekaman suara dua orang perempuan itu, membicarakan mengenai curhat soal sosok Habib Rizieq.

Kasus dugaan pornografi ini akhirnya diusut kepolisian. Penyidik kini telah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka pornografi. Namun, Firza Husein tidak ditahan dengan alasan kesehatan.

Terbaru, Kak Emma buka suara melalui kuasa hukumnya Mirza Zulkarnaen pada Kamis 18 Mei 2017 kemarin. Menurut Kak Emma, kasus itu sengaja dibuka untuk membunuh karakter imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"Pernyataan dari Polda Metro bahwa saya mengakui adanya hubungan percintaan antara Habib Rizieq dan Firza, itu tidak benar," kata Kak Emma, yang disampaikan melalui pengacaranya, Mirza Zulkarnaen, Kamis (18/5/2017) kemarin.

Menurut Kak Emma, dia belum lama mengenal Firza. Ia baru bertemu Firza di dua kesempatan, yakni di pengajian di Petamburan dan Megamendung.

"Saya mengenal Firza belum lama, dia ikut taklim di Petamburan sekali, ke Megamendung dua kali," ujar Kak Emma.

"Saya menyimpulkan kasus ini adalah kasus yang direkayasa sedemikian rupa, dengan tujuan keji untuk membunuh karakter Habib Rizieq," ujar Kak Emma melalui pengacaranya, Mirza Zulkarnaen.

Menurut Kak Emma, Habib Rizieq merupakan ulama panutan. Pengusutan kasus itu, kata Kak Emma, sengaja dilakukan untuk mempermalukan Habib Rizieq.

"Sebagai ulama panutan untuk dipermalukan, lalu ditinggalkan umat Islam, karena dianggap akan menghalangi gerakan komunis di Indonesia serta menghalangi proses penjajahan China terhadap Indonesia," ujar Kak Emma. (dtc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Polisi Sebar Foto Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 13 Mei 2017 - 15:33 WIB

Pagi ini, Miryam Diperiksa KPK

Jumat, 12 Mei 2017 - 11:24 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia