Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat relawan Sinabung yang meninggal dunia saat melakukan pencarian terhadap korban hanyut (foto:kompas)

Sabtu, 20 Mei 2017 - 16:28 WIB 3000000

Kabar Duka dari Sinabung, Dua Relawan Meninggal Dunia

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kabar duka datang dari Gunung Sinabung, di Sumatera Utara yang saat ini masih mengalami erupsi. Dua relawan meninggal dunia karena sakit dan kecelakaan saat melakukan misi penyelamatan.

Relawan pertama adalah Jasa Bangun (50), warga desa Selandi Lama, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. Korban adalah salah satu relawan pemantau gunung dan lahar hujan, anggota Bankom dengan sandi 108.

Dia aktif di jejaring relawan lingkar Sinabung dalam proses pemantauan dan pelaporan. Dia juga terlibat dalam tim fasilitator desa dalam pemetaan dan penyusunan Rencana Kontijensi Lahar Hujan Desa Selandi bersama UNDP pada 2016 dan penerima manfaat Pendampingan Petani Kopi di 14 Desa oleh FAO pada 2017.

"Almarhum meninggal dunia pagi ini karena sakit. Kami sedang melayat di rumah duka, di Selandi Lama," kata Frans Albert dari Sekretariat Bersama (Sekber) Sinabung, Sabtu (20/5/2017).

Tarigan Hasan, juga dari Sekber Sinabung menambahkan, akan ada upacara adat untuk mengenang almarhum sebelum dikebumikan esok hari.

Relawan kedua yaitu anggota Beidar Sinabung yang terjatuh ke sungai di Desa Kutamale, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo pada Kamis (18/5/2017).

Saat kejadian, Harpenas yang tinggal di Desa Payung, Kecamatan Payung, ikut serta mencari seorang pemancing ikan yang sebelumnya jatuh ke sungai. Nahas, bapak tiga anak ini terpeleset di awak tebing hingga jatuh ke sungai.

Tim SAR kesulitan mencari kedua korban karena tingginya tebing dan derasnya arus sungai. Hingga Jumat, (19/5/2017) pencarian masih dilakukan.

Informasi dari Media Center BPBD Medan diketahui, Tim SAR gabungan yang terdiri Basarnas, BPBD, Polri, TNI, dan masyarakat telah menemukan jenazah Harpenas. Korban ditemukan hanyut di Lau Biang, kawasan Tanjung Merahe, Kutabuluh, Kabupaten Karo.

"Saya mau info, tapi anggota sulit dihubungi. Lagi proses evakuasi korban," kata anggota tim media center BPBD Medan.

Sementara Gunung Sinabung hari ini, kembali erupsi dengan tinggi kolom abu 3.600 meter. Gunung ini menyemburkan material abu vulkanik hingga empat kilometer.

Dengan amplitudo 120 milimeter dan lama gempa vulkanik 343 detik, angin bergerak perlahan ke arah tenggara, PVMBG menetapkan status Gunung Sinabung masih tetap di Level IV atau Awas.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu ke gunung tertinggi di Sumatera Utara itu agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. (kcm)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

KPK dan TNI Mulai Selidiki Pengadaan Heli AW-101

Sabtu, 20 Mei 2017 - 11:20 WIB

Polisi Dikeroyok 4 Orang Hingga Babak Belur

Jumat, 19 Mei 2017 - 21:44 WIB

Taruna Akpol Tewas Diduga Dianiaya Belasan Senior

Jumat, 19 Mei 2017 - 10:36 WIB

Poster Pelecehan Lambang Negara Muncul di Undip

Kamis, 18 Mei 2017 - 09:07 WIB

Pasangan Gay di Aceh Dihukum Cambuk 85 Kali

Rabu, 17 Mei 2017 - 16:15 WIB

Tiga Rumah Dinas TNI AL Terbakar di Dumai

Rabu, 17 Mei 2017 - 13:07 WIB

Balada Cinta Terlarang Sopir Truk Berujung Maut

Rabu, 17 Mei 2017 - 08:52 WIB

Cari Judul Berita







Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize