Bupati Harris Tandatangani MoU Dengan ITI Serpong Terkait Teknopolitan Langgam

Sabtu, 20 Mei 2017 - 17:08 WIB 3500000

Bupati Harris Tandatangani MoU Dengan ITI Serpong Terkait Teknopolitan Langgam

Share ke BBM

RIAUBOK.COM - Dalam meningkatkan pendidikan, pelatihan dan pengabdian serta pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melakukan penandatangani nota kesepahaman dengan Institut Teknologi Indonesia (ITI) Serpong, Jawa Barat, bertempat di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat (19/05/2017).

MoU langsung ditandatangani oleh Bupati Pelalawan HM Harris dengan Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Indonesia (ITI) Serpong, Abu Amar, disaksikan oleh tokoh masyarakat Pelalawan Prof Tengku Dahril, Kepala Deputi BPPT Tatang A Taufik, Kepala Bappeda Pelalawan Syahrul Syarif, serta dari Lund University Swedia, yakni Sven Thore Holm, Marien Loweegreens, dan Maria Flores juga perwakilan dari ST2P Pelalawan.

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Indonesia (ITI) Serpong, Abu Amar mengatakan, pemberdayaan masyarakat itu sangat penting dilakukan didalam satu daerah untuk menciptakan dan menghasilkan msyarakat yang berkwalitas dan mampu bersaing dalam situasi ekonomi saat ini.

"Dengan adanya pendidikan dan pelatihan serta pemberdayaan akan melahirkan kemampuan warga dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta oeningkatan taraf hidup yang lebih baik," ujar Abu Amar.

Sedangkan menurut Sven Thore Holm dari Lund University Swedia usai mengunjungi Kampus ST2P di kawasan Teknopolitan Langgam, menyampaikan kedepannya ST2P perlu ada pemimpin yang mengatur operasional kampus.

"Dalam kelas perlu adanya mata kuliah pendidikan enterpreuner, selanjutnya adakan seminar yang bermanfaat terutama tentang priduksi hilir kelapa sawit," ujar Sven Thore Holm

Selanjutnya terang Sven Thore Holm perlu adanya tim yang terdiri dari perusahaan, mahasiswa, pemerintah, serta peneliti. Semua itu untuk konsep marketing inovation dimana tidak hanya menjual kelapa sawit mentah maupun CPO tapi diharap adanya pemikiran yang dapat lebih berkembang bagi tanaman sawit kedepan.

"Kita (Lund University, reds) siap melakukan kerjasama untuk mengundang para pakar keilmuan dalam melihat potensi apa yang ada dipelalawan selain industru hilir kelapa sawit," tutup Sven Thore Holm.

Disisi lain Bupati Pelalawan HM Harris menyampaikan bahwa Kabupaten Pelalawan memiliki banyak potensi baik alam maupun SDM sehingga perlunya pendidikan dan pelatihan dalam pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan saing dan ilmu teknologi untuk kemajuan daerah tersebut.

"Harapan pemerintah dengan MoU ini kedepannya kita telah siap.menghadapi persaingan globalisasi dalam target menuju indonesia emas 2045," kata Bupati.

Menanggapi pernyataan Dr Sven Thore Holm dari Lund University, Bupati HM Harris langsung meminta proposal jangka pendek tentang industri hilir kelapa sawit dan seperti apa pengelolaan riset yang dilakukan. "Kita berharap dalam waktu tidak begitu lama minimal menjelang akhir tahun kajian industri hilir yang dilakukan oleh Lund Universtity sudah selesai," harap Bupati lagi.

Disamping itu juga Bupati sangat setuju dilaksanakannya seminar demi menarik para investor yang ada di Riau untuk berinvestasi di Kabupaten Pelalawan. "Jelas hal ini memang yang menjadi tujuan pembangunan kawasan teknopolitan agar dapat menjadi suatu kawasan yang potensial dalam memacu pembangunan di Kabupaten Pelalawan," HM Harris mengakhiri. [RB/ton].



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
anthon dalemunte

Berita Terkini

Pelabuhan Desa Lukit Berfungsi Kembali

Jumat, 19 Mei 2017 - 01:09 WIB

DPRD Siak Desak Kemenkeu Salurkan DBH ke Daerah

Rabu, 17 Mei 2017 - 10:31 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia