Kondisi pintu klep untuk mengatasi intrusi air laut di Rangsang Barat yang harusnya menjadi prioritas utama mengatasi persoalan yang dihadapi petani di sana.(RB/Jos)

Kamis, 25 Mei 2017 - 22:58 WIB 10560000

Gagal Panen Tiap Tahun, Warga Minta Pemerintah Tingkatkan Infrastruktur Dasar Pertanian

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Untuk kesejahteraan hidup, kebanyakan masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan yang ada di daerah tersebut. Begitu juga yang diungkapkan oleh salah seorang Ketua Gapoktan bernama Kalimi yang tinggal di Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau.

Kalimi berharap pemerintah meningkatkan pembangunan infrastrukur pertanian, seperti saluran air, tanggul dan pintu klep.

Tanggul dan pintu klep menjadi infastruktur yang sangat dibutuhkan di Rangsang Barat. Sebab percuma membuka lahan pertanian baru, jika sarana infrastruktur dasar tidak ditingkatkan.

"Pemerintah maupun masyarakat petani akan mengalami kerugian yang tidak sedikit, jika panen gagal hanya karena terendam air asin," ujar Kalimi.

Musibah tersebut sudah sering terjadi dan masih terus berulang dari tahun ke tahun. Kadang petani juga kurang semangat, jika pada akhirnya hasil tanaman padi yang dikerjakannya harus mati layu karena terendam air asin.

"Untuk itu, petani sangat berharap agar pemerintah dapat membangun sarana infrastruktur pertanian dasar yang menjadi penentu hasil pertanian itu sendiri," ujarnya lagi, Kamis (24/5/2017).

Ketua Gapoktan itu juga mengungkapkan beberapa pintu klep yang ada di Rangsang Barat itu memang kondisinya sudah tidak berfungsi baik. Demikian juga dengan tanggul yang ada, sehingga jika pasang tinggi maka intrusi air laut tidak bisa dihalangi. Akhirnya tanaman padipun terendam.

"Dan jika tanaman padi sempat terendam, apalagi dalam jangka lama, maka sudah bisa dipastikan tanaman itu akan segera menguning dan akhirnya layu," ungkapnya.

"Tidak ada tanaman pertanian atau perkebunan yang tahan terhadap rendaman air asin. Jangankan padi, pokok kelapa saja layu dibuatnya," ungkap dia lagi.

Untuk itu tambah dia, pemerintah mesti membangun infrastruktur dasar pertanian, jika benar-benar menginginkan peningkatan produksi padi atau beras itu. (RB/Jos)





Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

Harapan Legislator untuk Bupati Kampar yang Baru

Rabu, 24 Mei 2017 - 15:38 WIB

Walikota Pekanbaru: Kini Bukan Zamannya Supermen

Rabu, 24 Mei 2017 - 09:34 WIB

Bupati Irwan Resmikan Jalan Johari Dagang

Selasa, 23 Mei 2017 - 15:15 WIB

Ke Depan ASN Meranti Digaji Berbasis Kinerja

Selasa, 23 Mei 2017 - 15:05 WIB

Mengenal Program Unggulan Azis-Catur, Ini Dia

Senin, 22 Mei 2017 - 12:52 WIB

Pelabuhan Desa Lukit Berfungsi Kembali

Jumat, 19 Mei 2017 - 01:09 WIB

DPRD Siak Desak Kemenkeu Salurkan DBH ke Daerah

Rabu, 17 Mei 2017 - 10:31 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia