Kunjungan Bupati Kampar dan Kepala OPD di Bappenas Jakarta. (RB/RI)

Sabtu, 10 Juni 2017 - 02:10 WIB 4620000

Tak Hanya ke Kemenkeu, Bupati Juga Kejar DAK ke Bappenas

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Pasca dilantiknya sebagai Bupati Kampar, Aziz Zaenal langsung mempelajari beberapa hal yang terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kampar dari tahun ke tahun.

APBD Kabupaten Kampar dari tahun ke tahun memang selalu mengalami penurunan karena adanya pemangkasan DBH dan DAU dari pemerintah pusat. Apalagi postur APBD yang tidak ideal antara belanja pegawai dan belanja modal.

Untuk meminimalisir postur APBD yang tidak ideal itu, Bupati Kampar Aziz Zaenal kembali memboyong beberapa orang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Jakarta. Langkah itu dilakukan masih dalam rangka percepatan upaya mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018, Jum'at (09/08/2017).

Sehari sebelumnya pun, Aziz ditemani beberapa orang Kepala OPD juga telah menyampaikan proposal dan melakukan ekspose di Kementerian Keuangan. Usai memaparkan ekpose di Kemenkeu pun, ia langsung mengevaluasi dan mengumpulkan Kepala OPD yang dibawanya guna bisa meraih DAK.

Ia sengaja langsung melakukan evaluasi untuk mengetahui secara detail permasalahan-permasalahan yang ditemukan oleh kepala OPD guna mendapatkan DAK tahun 2018, maupun penyerapan anggaran DAK tahun 2017. Setelah kita evaluasi baru kita bicarakan dan carikan solusinya secara bersama.

"Intinya adalah mari kita secara bersama memajukan Kampar dengan usaha yang sungguh-sungguh agar harapan masyarakat Kampar dan program-program yang akan kita buat bisa terealisasi. Langkah ini harus cepat dilakukan mengingat kondisi APBD Kampar yang setiap tahun mengalami rasionalisasi khususnya DBH dan DAU,'' ujarnya.

"Bagi Kepala OPD yang realisasi penyerapan Anggaran DAK tahun 2017 di bawah 75 persen untuk menggesa pelaksanan kegiatan di masing-masing OPD penerima Dana dan mencari opsi alternatif apabila ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan. Kita tidak mau pemerintah pusat menghentikan transfer anggaran DAK triwulan berikutnya, karena akan menjadi kerugian bagi Kampar. Untuk itu mari kita bersama untuk memenuhi penyerapan anggaran 75 persen, agar pembangunan untuk masyarakat Kampar dapat dijalankan,'' tegasnya.

Nah, di Bappenas pun, Direktur Otonomi Daerah Bapppenas R Aryawan Soetiarsopoetro juga mengatakan bahwa Dana Alokasi Khusus mulai tahun 2017 mencoba menata dengan mengunakan e-planning Bappenas, ini digunakan untuk menjaga akuntabilitas.

Perkembangan DAK dari tahun 2016 untuk seluruh Indonesia itu sebesar Rp89 Triliun, sedangan untuk 2017 sebanyak Rp58 Triliun dan diperkirakan untuk tahun 2018 diperkirakan akan sama dengan 2017. Sementara itu jumlah berdasarkan jumlah rekap yg masuk ke Bappenas sebanyak 80.500 usulan dengan jumlahnya mencapai Rp2.500 triliun.

Untuk itu perlu pertimbangan baik dari Kementerian Teknis, Kementerian Keuangan dan Bappenas, ia berharap Kabupaten/Kota dalam pengusulan DAK itu harus skala prioritas, bukan keinginan tapi memang betul-betul kebutuhan dan harus dilengkapi dengan data-data pemdukung yang akurat.(RB/RI)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

Gubri Lantik 9 Pejabat OPD, Berikut Nama-namanya

Kamis, 08 Juni 2017 - 10:41 WIB

Advertorial Pemerintah Kota Pekanbaru 2017

Selasa, 06 Juni 2017 - 12:54 WIB

Harapan Legislator untuk Bupati Kampar yang Baru

Rabu, 24 Mei 2017 - 15:38 WIB

Walikota Pekanbaru: Kini Bukan Zamannya Supermen

Rabu, 24 Mei 2017 - 09:34 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia