Lokasi perampokan maut di Jl Daan Mogot (foto:detik)

Sabtu, 10 Juni 2017 - 17:44 WIB 31560000

Ada Kejanggalan ini dalam Perampokan di SPBU Daan Mogot

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Perampokan dengna senjata api (senpi) siang bolong di SPBU Daan Mogot, Cengkareng sungguh mengejutkan. Korban yang mengendarai mobil innova tewas diterjang peluru panas perampok.

Perampokan di hari Jumat (9/6/2017) ini disebut dilakukan oleh kelompok profesional. Menurut Kriminolog Mustofa Nahrawardhana, Jakarta Barat memang terkenal dengan tipikal kejahatan demikian.

Ada ciri khas yang bisa disimpulkan dan acap terjadi di sana. Namun ada kejanggalan yang bisa mudah dibaca pada kasus tersebut. Dia menduga para pelaku tak bekerja sendiri, namun melibatkan pihak lain untuk mendapatkan informasi.

Sebab tak mungkin para pelaku bertindak sedemikian rapi dan mengetahui banyak informasi soal korban dan uang yang tengah dibawanya.

"Entah ini jaringan permanen atau tidak, tapi mereka pasti dapat bantuan informasi. Sekarang siapa yang paling memiliki akses informasi?" kata Mustofa dikutip dari vivanews.com, Sabtu (10/6/2017).

Selama ini dari kasus yang kerap terjadi dan sudah terungkap, para pelaku kejahatan seperti perampokan dikatakan kerap membayar atau memberi sejumlah harta benda kepada pihak yang mau memberi informasi sangat berharga, seperti pengambilan uang dalam jumlah banyak di bank.

"Memang tipikal kejahatan macam ini sering di Jakarta Barat. Mereka membuntuti kendaraan korban berbekal dari informasi. Bahkan bisa juga datang dari tukang parkir yang memberitahu, mobil mana yang akan dipakai. Sebenarnya polisi sudah tahu kok cara mengungkapnya. Mereka meniru cara kerja polisi," kata Mustofa.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono tak mengesampingkan dugaan itu. Aparat kepolisian juga menilai aksi para pelaku dilakukan oleh kelompok profesional. Sebab mereka seperti sudah memiliki pengalaman beraksi di tengah keramaian.

"Mereka sudah ada pengalaman, kemudian kasus ini sepertinya sudah dilakukan mereka lebih dari satu kali. Tak ada rasa takut berkasi di tempat umum. Dari analisa banyak kasus, seperti ini memang kerja berkelompok, ada modus tersendiri. Biasanya memang ada yang spesialis nasabah bank, ada spesialis (rampok) pedagang setor ke bank, SPBU, semua ini sudah terdata," kata dia.

Pihak kepolisian hingga kini masih terus memburu para pelaku perampokan. Polisi yakin tak lama lagi para pelaku berhasil ditangkap, apalagi kasus ini sudah ditangani langsung oleh Polda Metro Jaya.

"Semua kemungkinan pasti ada, kita petakan semua, semua kita identifikasi," kata dia. (viva)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

KPK Usut Dugaan Keterlibatan Jaksa Lain di Bengkulu

Sabtu, 10 Juni 2017 - 13:22 WIB

BBPOM Sidak Takjil, Ini Hasil Temuannya

Sabtu, 10 Juni 2017 - 00:54 WIB

AKD DPRD Inhil Berubah, Ini Formasi Hasil Perubahan

Selasa, 16 Mei 2017 - 13:12 WIB

Tunjiarto: Sulit Berhadapan dengan Warga Suku Akit

Kamis, 08 Juni 2017 - 22:42 WIB

Presiden Jokowi Salat Maghrib di Pos Polisi

Kamis, 08 Juni 2017 - 12:03 WIB

Pansus KPK Resmi Terbentuk, ini Susunan Anggotanya

Kamis, 08 Juni 2017 - 11:40 WIB

9 Pejabat OPD Dilantik Gubri, Kerja Menanti

Kamis, 08 Juni 2017 - 10:49 WIB

Polisi Bagi Takjil Untuk Masyarakat Pengguna Jalan

Minggu, 04 Juni 2017 - 15:09 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia