Foto Ilustrasi (net)

Minggu, 11 Juni 2017 - 00:14 WIB 1250000

Jangan Tukarkan Uang di Pinggir Jalan, Hukumnya Haram! Ini Penjelasan MUI Padang

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Karena terdapat unsur riba, jasa penukaran uang kecil di pinggir jalan yang marak menjelang Lebaran hukumnya haram. Hal ini ditegaskan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang.

"Jika itu dipandang sebagai jual beli maka tidak memenuhi syarat sebab barang yang diperjualbelikan tidak ada, sementara yang dijual malah uang yang seharusnya jadi alat tukar," kata Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad di Padang, Jumat, seperti diberitakan Anataranews.com.

Menurut dia jika penyedia jasa penukaran uang berdalih mereka hanya mengambil jasa maka tetap tidak dibenarkan karena pihak berwenang dalam hal ini Bank Indonesia dan perbankan telah menyediakan penukaran secara cuma-cuma.

"Oleh sebab itu pihak yang menyediakan jasa dan menukarkan uang dua-duanya secara hukum kena," kata dia.

Jika penyedia jasa berdalih mereka telah antre untuk menukarkan uang justru yang terjadi selama ini panjangnya antrean disebabkan oleh ramainya para calo tersebut, ujarnya.

Ia mengingatkan Islam tidak melarang jual beli barang dan jasa namun tidak dibenarkan mencari keuntungan dengan cara tidak baik.

Peredaran uang menjadi urusan negara dan sudah ada lembaga resmi yang mengelolanya, kata dia.

Apalagi ini menyangkut kepentingan publik oleh sebab itu kepada masyarakat sebaiknya jangan menggunakan calo dan tukarkan di tempat resmi, ujar dia.

Terkait dengan tradisi "manambang" yang marak terjadi saat Lebaran ia menilai itu bukan budaya yang baik karena mengajarkan anak menjadi peminta-minta.

"Islam mengajarkan tangan di atas atau memberi bukan meminta-minta uang saat Lebaran," ujarnya.

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat menyiapkan uang baru senilai Rp3,4 triliun dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Setiap Lebaran permintaan uang baru di Sumbar terus naik karena ada tradisi manambang, untuk tahun ini kami menyiapkan Rp3,4 triliun dan sudah bisa ditukarkan masyarakat sejak 5 Juni hingga 20 Juni 2017," kata Kepala BI perwakilan Sumbar, Puji Atmoko. (RB/yopi/ant)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

KPK Usut Dugaan Keterlibatan Jaksa Lain di Bengkulu

Sabtu, 10 Juni 2017 - 13:22 WIB

BBPOM Sidak Takjil, Ini Hasil Temuannya

Sabtu, 10 Juni 2017 - 00:54 WIB

AKD DPRD Inhil Berubah, Ini Formasi Hasil Perubahan

Selasa, 16 Mei 2017 - 13:12 WIB

Tunjiarto: Sulit Berhadapan dengan Warga Suku Akit

Kamis, 08 Juni 2017 - 22:42 WIB

Presiden Jokowi Salat Maghrib di Pos Polisi

Kamis, 08 Juni 2017 - 12:03 WIB

Pansus KPK Resmi Terbentuk, ini Susunan Anggotanya

Kamis, 08 Juni 2017 - 11:40 WIB

9 Pejabat OPD Dilantik Gubri, Kerja Menanti

Kamis, 08 Juni 2017 - 10:49 WIB

Cari Judul Berita






Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize