Syamsuar saat membayar zakat harta di Siak. (RB/Agus)

Selasa, 13 Juni 2017 - 01:02 WIB 3410000

Syamsuar Kecewa, Partisipasi Masyarakat Masih Rendah untuk Bayar Zakat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM- Bupati Siak Syamsuar merasa kecewa terhadap program yang dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten (BAZNas) Siak ini kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Masyarakat yang kaya banyak yang belum sadar akan pentingnya zakat bagi umat.

Informasi yang didapatnya, sejak hari pertama pelaksanaan Gemar berzakat di Kecamatan Koto Gasib hanya terkumpul Rp35 juta. Jumlah ini tidak sebanding dengan penghasilan masyarakat yang mayoritas rata-rata bermata pencarian dari kebun sawit sepertinya perlu ketegasan dalam menghimbau para Muzakki ini.

Syamsuar meminta kepada BAZNas Kabupaten, BAZNas seluruh Kecamatan, UPZ Desa serta UPZ yang sudah terbentuk di seluruh masjid yang ada di Kabupaten Siak, untuk segera mendata berapa jumlah orang Islam yang kaya yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Siak.

"Data ini secepatnya diserahkan, usai lebaran nanti seluruh wajib zakat atau (Muzaki) ini, akan kita undang ke Siak dan akan diberikan pencerahan dan pengetahuan oleh ustadz yang akan didatangkan dari Jakarta tentang kewajiban orang yang kelebihan harta untuk membayar zakat," kata Syamsuar, saat menghadiri acara Gemar berzakat yang berlangsung di Masjid Al-Munawaroh Kecamata Dayun, Minggu (11/06/2017).

Zakat ini cukup lengkap dasar hukumnya, baik dasar hukum yang dibuat oleh pemerintah, ada Undang-undang yang menagtur tentang zakat, (PP) Peraturan Pemerintah, Permen, Perda Zakat Kabupaten Siak serta Al-Quran menyebutkan sebanyak 82 ayat yang menegaskan umat Islam agar membayar zakat, diantaranya terdapat pada surat (Al baqarah ayat 2) dalam surat (At-Taubah ayat 9) Hadis Rasulullah SAW juga menerangkan tentang zakat.

"Islam mengatur keras terhadapt seseorang yang berkecukupan harta namun ia enggan menunaikan kewajibannya, Para ulama telah sepakat bahawa orang yang mengingkarai kewajiban zakat berarti ia kafir, karena ia telah mendustakan Al-Qur'an dan hadits, serta mengingkari sesuatu yang sudah menjadi kesepakatan dalam agama ini secara pasti," katanya.

"Apa alasan kita lagi tidak mau mengeluarkan zakat, cukup lengkap sudah aturan diatas, Dimanapun asal kita tinggal disiak terlebih mencari rezki di Siak wajib bayar zakat. kepentingan zakat ini dapat menciptakan solidaritas sosial, seharusnya ita bangga bisa membantu kaum duafa dengan menyisakan 2,5 % dari harta yang kita miliki dan di salurkan bagi masyarakat yang kurang beruntung, dan zakat ini juga bias membantu pemerintah dalam menanggulang kemiskinan di negri ini," tutup Syamsuar. (RB/Agus)


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

24 Polwan Siap Daki Puncak Cartenz

Senin, 12 Juni 2017 - 22:01 WIB

2.500 Pengungsi Berhasil Selamat dari Libya

Senin, 12 Juni 2017 - 20:55 WIB

Irjen Rycko Amelza Resmi Jadi Gubernur Akpol

Senin, 12 Juni 2017 - 11:44 WIB

Presiden Lantik Tujuh Anggota DKPP

Senin, 12 Juni 2017 - 11:42 WIB

Habib Rizieq Pakai 'Visa Khusus Unlimited' di Arab

Senin, 12 Juni 2017 - 11:23 WIB

KPK Usut Dugaan Keterlibatan Jaksa Lain di Bengkulu

Sabtu, 10 Juni 2017 - 13:22 WIB

BBPOM Sidak Takjil, Ini Hasil Temuannya

Sabtu, 10 Juni 2017 - 00:54 WIB

AKD DPRD Inhil Berubah, Ini Formasi Hasil Perubahan

Selasa, 16 Mei 2017 - 13:12 WIB

Tunjiarto: Sulit Berhadapan dengan Warga Suku Akit

Kamis, 08 Juni 2017 - 22:42 WIB

Presiden Jokowi Salat Maghrib di Pos Polisi

Kamis, 08 Juni 2017 - 12:03 WIB

Pansus KPK Resmi Terbentuk, ini Susunan Anggotanya

Kamis, 08 Juni 2017 - 11:40 WIB

9 Pejabat OPD Dilantik Gubri, Kerja Menanti

Kamis, 08 Juni 2017 - 10:49 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia