Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Liputan6

Jumat, 16 Juni 2017 - 06:52 WIB 8840000

Rizieq Jumpa Amien Rais di Arab, ini Tanggapan Polisi

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Meski Pemimpin FPI Rizieq Shihab masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan polisi setelah berstatus tersangka pornografi. Namun, selama di Arab Saudi, dikabarkan bertemu dengan sejumlah politisi.

Seperti mantan Ketua Umum PAN Amien Rais, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan anggota DPR dari PKS Jazuli Juwaini.

Menanggapi pertemuan ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku tak mempermasalahkan hal itu.

Argo juga enggan menanggapi soal rencana penangkapan terhadap Rizieq Shihab. Saat ini polisi fokus menyusun berkas penyidikan sambil menunggu Rizieq pulang ke Tanah Air.

"Enggaklah, ngapain (ditangkap). Nunggu balik aja. Karena dia nggak pulang-pulang, kami (fokus) selesaikan dulu berkasnya," tutur dia.

Polisi juga belum berencana memeriksa mereka yang bertemu Rizieq di Arab Saudi, seperti Amien Rais, Salim Segaf, dan Jazuli. Padahal, mereka yang mengetahui keberadaan Rizieq semestinya memberitahukan ke polisi lantaran pemimpin FPI itu berstatus sebagai buron.

"Nanti aja itu ya (memanggil Amien, Salim, dan Jazuli). Kita belum ke sana ya. Kita nggak urusin itu, (fokus) penyidikan saja ya," Argo menandaskan.

Kasus pornografi berupa chat seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dengan Firza Husein ini mencuat pada akhir Januari 2017. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka.

Rizieq yang tak kunjung menampakkan hidungnya pascapenetapan tersangka ini pun dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi sempat mengajukan permohonan red notice untuk Rizieq yang diketahui tengah berada di Arab Saudi.

Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sementara Firza disangka melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Keduanya terancam hukuman di atas lima tahun penjara. (lip)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
muhardi

Berita Terkini

Ada Apa Harris Mengunjungi Inhil, Ini Agendanya

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:34 WIB

3 Anggota MPR PAW Resmi Dilantik

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:20 WIB

Tips Menjaga Kebugaran Selama Mudik

Rabu, 14 Juni 2017 - 10:05 WIB

#OTTRecehan Tak Pengaruhi Hubungan Kejaksaan Vs KPK

Selasa, 13 Juni 2017 - 11:28 WIB

Alamak! Jutaan Belalang Menyerang Bandara Waingapu

Selasa, 13 Juni 2017 - 10:11 WIB

Adakan Kegiatan Berbuka Bersama, Ini Pesan Raja Susi

Selasa, 13 Juni 2017 - 04:47 WIB

24 Polwan Siap Daki Puncak Cartenz

Senin, 12 Juni 2017 - 22:01 WIB

2.500 Pengungsi Berhasil Selamat dari Libya

Senin, 12 Juni 2017 - 20:55 WIB

Irjen Rycko Amelza Resmi Jadi Gubernur Akpol

Senin, 12 Juni 2017 - 11:44 WIB

Presiden Lantik Tujuh Anggota DKPP

Senin, 12 Juni 2017 - 11:42 WIB

Habib Rizieq Pakai 'Visa Khusus Unlimited' di Arab

Senin, 12 Juni 2017 - 11:23 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia