TNI tangkap kurir sabu di Perairan Tarakan

Jumat, 16 Juni 2017 - 11:23 WIB 2450000

Buru Teroris, TNI Tarakan Justru dapat Tangkapan 'Kakap'

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Operasi Tim East Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII Tarakan dalam memburu teroris justru mendapatkan hasil tangkapan kelas kakap lain.

Mereka sukses membekuk pengedar sabu-sabu berinisial SA (23) yang sedang melintasi perairan Tarakan pada awal pekan ini. Petugas juga menangkap penumpang speedboat berinisial IS (38) beserta barang bukti 5 Kilogram sabu-sabu.

Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni, seperti dikuti dari JPNN, Jumat (16/6/2017) mengatakan, penangkapan bermula dari kecurigaan petugas saat melihat speedboat yang melintasi di wilayah Tanjung Haus.

"Speedboat ini melintasi lewat pinggir pulau saja sehingga langsung didatangi oleh tim untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti ketika didatangi, motoris malah memacu speedboat-nya lebih kencang. Karena kesigapan, tim EFQR Lantamal XIII Tarakan bisa menghentikan laju speedboat yang digunakan oleh pelaku," ungkap Ferial.

Setelah menghentikan speedboat, petugas langsung melakukan penggeledahan. Petugas menemukan paket yang dibungkus plastik hitam di salah satu bagian speedboat.

Setelah dibongkar, bungkusan berisi pampers itu digunakan untuk menyimpan lima paket sabu-sabu.Masing-masing paket memiliki berat satu kilogram.

"Untuk memastikan barang ini sabu-sabu atau tidak, kami bawa dua pelaku berserta barang bukti (BB) ke Mako Lantamal XIII Tarakan. Saat diperiksa ternyata positif sabu-sabu," bebernya.

Pihaknya langsung melakukan pengembangan untuk menelusuri jalur penyeludupan narkoba.

Tepat pukul 11:30 Wita, tim EFQR berhasil menangkap MA (36) di sekitar stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Kelurahan Juata Laut.

"SA dan IS ini merupakan kurir jalur laut yang mengambil sabu-sabu dari wilayah sekitar tambak untuk diantar ke MA yang merupakan kurir jalur darat. Nantinya MA akan langsung mengatarkannya kepada pemesan," ungkapnya.

Para pelaku mengaku sudah tiga kali membawa sabu-sabu untuk diedarkan di Tarakan.

Terpisah, Kepala BNN Kota Tarakan Agus Surya Dewi mengapresiasi kinerja tim EFQR Lantamal XIII Tarakan.

"Keberhasilan tim EFQR Lantamal XIII Tarakan ini setidaknya sudah menyelamatkan 17.500 orang dari ancaman narkoba. Bisa dibayangkan berapa persen penduduk Kota Tarakan yang selamat setelah barang haram ini gagal beredar," ujar Agus.

Dia menambahkan, para pelaku akan dijerat Pasal 112 Ayat 2 dan 114 Ayat 2 Undang-Undang (UU) 35/2009 Tentang Narkotika serta pasal 196 sub Pasal 197 UU RI 36/2009 tentang Kesehatan. (jpnn)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Ada Apa Harris Mengunjungi Inhil, Ini Agendanya

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:34 WIB

3 Anggota MPR PAW Resmi Dilantik

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:20 WIB

Tips Menjaga Kebugaran Selama Mudik

Rabu, 14 Juni 2017 - 10:05 WIB

#OTTRecehan Tak Pengaruhi Hubungan Kejaksaan Vs KPK

Selasa, 13 Juni 2017 - 11:28 WIB

Alamak! Jutaan Belalang Menyerang Bandara Waingapu

Selasa, 13 Juni 2017 - 10:11 WIB

Adakan Kegiatan Berbuka Bersama, Ini Pesan Raja Susi

Selasa, 13 Juni 2017 - 04:47 WIB

24 Polwan Siap Daki Puncak Cartenz

Senin, 12 Juni 2017 - 22:01 WIB

2.500 Pengungsi Berhasil Selamat dari Libya

Senin, 12 Juni 2017 - 20:55 WIB

Irjen Rycko Amelza Resmi Jadi Gubernur Akpol

Senin, 12 Juni 2017 - 11:44 WIB

Presiden Lantik Tujuh Anggota DKPP

Senin, 12 Juni 2017 - 11:42 WIB

Habib Rizieq Pakai 'Visa Khusus Unlimited' di Arab

Senin, 12 Juni 2017 - 11:23 WIB

Cari Judul Berita






Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize