Kantor DPRD Kota Mojokerto disegel KPK

Sabtu, 17 Juni 2017 - 20:56 WIB 1840000

KPK OTT 3 Pimpinan DPRD dan Kadis PU Mojokerto

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyegel sejumlah ruangan di kantor DPRD Kota Mojokerto. Ternyata, sebelum melakukan penyegelan, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Yakni OTT terhadap tiga pimpinan DPRD dan Kepala Dinas PU Kota Mojokerto.

Ketiga pimpinan DPRD Kota Mojokerto yang terkena OTT KPK itu yakni; Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo (PDIP), Wakil Ketua DPRD Umar Faruq (Ketua DPD PAN), Wakil Ketua Abdullah Fanany (PKB), dan Kepala Dinas PU Kota Mojokerto Wiwid Febrianto.

Dikutip dari merdeka.com, penangkapan keempat orang itu, dilakukan tim KPK pada Sabtu (17/6/2017) dini hari, sekitar pukul 12.30 WIB. Penangkapan ini diduga terkait permintaan uang saku Lebaran oleh pimpinan DPRD Kota Mojokerto kepada Kepala Dinas PU Kota Mojokerto.

Tim KPK menangkap Umar Farouq dan Wiwid Febrianto, di sebuah rumah partai di Kelurahan Suronatan, Kota Mojokerto. Kemudian tim KPK menangkap Abdullah Fanany dalam perjalanan akan menemui Umar Farouq dan Wiwid di Kelurahan Suronatan.

Setelah menangkap ketiga orang itu, tim KPK menelepon Ketua DPRD Kota Mojokrto Purnomo, dan menangkapnya saat perjalanan pulang dari Kantor DPRD Kota Mojokerto.

Keempat orang tersebut langsung diamankan oleh tim KPK. "Iya, ada kegiatan tim KPK di Mojokerto Jumat menjelang tengah malam kemarin," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui WhatsApp kepada wartawan.

Saat ini, keempat orang yang terkena OTT telah ditetapkan sebagai tersangka, terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pengalihan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto Tahun 2017.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto WF sebagai tersangka terkait perannya sebagai pihak pemberi.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu sebagai pihak penerima Ketua DPRD Kota Mojokerto PNO, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto UF, dan Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ABF," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di Gedung KPK Jakarta.

KPK juga mengamankan dua orang perantara berinisial H dan T dalam operasi tangkap tangan tersebut. Namun sampai saat ini status dua orang itu masih sebagai saksi. (mdk)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Kantor DPRD Mojokerjo Disegel KPK

Sabtu, 17 Juni 2017 - 10:54 WIB

Pesawat Susi Air Ditembak di Puncak Jaya

Jumat, 16 Juni 2017 - 15:39 WIB

12 Orang Tewas dalam Kebakaran Apartemen di London

Kamis, 15 Juni 2017 - 10:34 WIB

Kapal Indonesia Tenggelam di Selat Malaka

Kamis, 15 Juni 2017 - 10:24 WIB

Banjir Terjang Lapas, Puluhan Napi di Jambi Kabur

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:51 WIB

Kereta Api Terbakar Setelah Tabrak Mobil

Selasa, 13 Juni 2017 - 22:52 WIB

Iran Kirim Pesawat Berisi Sayur ke Qatar

Senin, 12 Juni 2017 - 19:13 WIB

Gempa 6,3 SR Guncang Sukabumi dan Sekitarnya

Senin, 12 Juni 2017 - 10:23 WIB

Waduh, PSK Dikapak Pelanggannya hingga Sobek

Minggu, 11 Juni 2017 - 21:11 WIB

Bos Koperasi Tewas Ditembak Perampok

Jumat, 09 Juni 2017 - 21:15 WIB

KPK Sita Rp 78 Juta dari Lemari Basuki

Jumat, 09 Juni 2017 - 04:51 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia