(RB/Agus)

Minggu, 18 Juni 2017 - 07:41 WIB 8910000

Full Day School dan Sistem Pelayanan Perizinan di Siak Jadi Rujukan Pemerintah Pusat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Siak saat ini perlu merasa bangga, pasalnya dua kebijakan dari "Negeri Istana" ini menjai rujukan pemerintah pusat.

Adapun dua rogram tersebut adalah, Full Day School dan masalah sistem pelayanan perizinan.

Deputi Informasi an data KPK RI Hary budiarto, beberapa waktu lalu bertandang ke Kabupaten Siak bertemu Bupati Siak H Syamsuar dan Wakil Bupati Siak H Alfedri, dalam rangka intergrasi data jaga perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak, mendapat penjelasan dari dua pemimpin Kabupaten Siak tersebut.

Dalam pertemuan di ruangan Wakil Bupati tersebut, kata Syamsuar, Hary menyebutkan, selain jaga perizinan juga sudah diaplikasikan sistem jaga rumah sakit termasuk profil dan kondisi tempat tidur on line dengan Kemenkes dan KPK.

Begitu pula jaga Puskesmas terkait sistem kapitasi dana kesehatan on line dengan BPJS, serta jaga sekolah terkait sistem penerimaan murid baru on line dengan Kemendikbud dan KPK.

"Bahwa dalam kebijakan itu, Siak dijadikan contoh di Riau dan menjadi rujukan Pemerintah Pusat," ungkap Syamsuar.

Bahkan dalam pertemuan baru-baru ini di Surabaya yang mengundang Bupati/walikota yang ditaja KPK, pimpinan KPK, Basyaria Panjaitan, menyebutkan untuk Sumatera tidak usah jauh-jauh melakukan study banding mengenai sistem pelayanan terpadu online, cukup ke Siak saja.

Sedangkan terkait kebijakan pendidikan yang sempat heboh, adanya rencana penghapusan pendidikan agama seiring akan diterapkannya kebijakan sekolah 8 jam sehari, 5 hari sepekan, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ari Santoso, mengatakan, bahwa upaya meniadakan pendidikan agama tidak ada didalam agenda reformasi sekolah sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Justru pendidikan keagamaan yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran pendidikan agama akan makin diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler," kata Ari.

Ari mencontohkan, penerapan penguatan pendidikan karakter telah dilakukan di beberapa Kabupaten, salah satunya Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Di kabupaten tersebut memberlakukan pola sekolah sampai pukul 12.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan belajar agama bersama para ustadz. Siswa di Siak mendapatkan makan siang dengan dana yang diambil dari APBD.

Pendidikan tingkat SMP di Kabupaten Siak, kata Syamsuar, pelajaran kurikulum nasional dimulai pukul 07.30 sampai pukul 14.00 WIB, dengan Salat Zuhur di sekolah masing-masing.

Selanjutnya, sambung Syamsuar, makan siang siswa diantar oleh orang tua masing-masing. Pada pukul 14.00 WIB para guru SMP pulang dan dilanjutkan pendidikan wustho sampai pukul 16.00 yang diajar oleh guru wustho. Sebelum pulang pada pukul 16.00 WIB, siswa terlebih dahulu Salat Ashar berjemaah. Sedangkan untuk murid SD pulang sekolah sekitar pukul 12.45 WIB, dan sorenya dilanjutkan belajar di MDA.

Jika siswa SMP yang beragama Islam, seluruhnya belajar wustho setelah kurikulum nasional, yakni sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

"Sedangkan untuk siswa SMA/SMK belum dianjur mengikuti pendidikan pada sorenya karena mereka sudah dibina Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan ini merupakan kewenangan Gubernur, bukan Bupati," ucap Syamsuar. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Dihapus

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:32 WIB

Satu Rumah Satu Sarjana, Demi Pemerataan SDM Kampar

Jumat, 02 Juni 2017 - 05:03 WIB

Nasib Guru Rohul

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:33 WIB

Luar Biasa, 2 Bocah SD Indonesia Terbaik di Dunia

Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:04 WIB

Delapan Orang Siswa SD Ikuti Ujian Nasional Susulan

Selasa, 23 Mei 2017 - 18:09 WIB

Convocation ke IX, 298 Mahasiswa UNISI Diwisuda

Sabtu, 20 Mei 2017 - 06:37 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia