Kantor KPK RI di Jakarta (net)

Minggu, 18 Juni 2017 - 19:45 WIB 10180000

Ribut Soal Pansus Hak Angket, Ini 14 Nasehat Fahri Hamzah untuk Pimpinan KPK

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Korupsi harus hilang bukan karena represi, tapi karena tegaknya hukum. Fahri Hamzah, wakil ketua DPR RI ini membuat polling di akun twitter pribadinya, Fahri menanyakan kepada netizen: "Dengan kewenangan yang besar apakah perlu KPK diawasi? Dari pantauan Riaubook.com, 82% netizen minta KPK diawasi, dan hanya 16% yang menyatakan tidak perlu diawasi.

"Saya seperti netizen setuju lebih baik presiden yang pimpin pemberantasan korupsi," kata Fahri Hamzah dalam akun Instagram miliknya, Minggu (18/6/2017).

Fahri yang getol menginisiasi Pansus Hak Angket KPK ini pun memberikan 14 nasehat untuk pimpinan KPK, ditulis melalui akun Instagram @FahriHamzah.

Berikut nasehat Fahri untuk pimpinan KPKRI :

1. Hormatilah hukum karena korupsi hilang bukan oleh represi tapi tegaknya hukum.


2. KPK_RI boleh punya UU sendiri yang superior tetapi konstitusi negara lebih tinggi. Jangan mau menang sendiri.


3. Hormatilah lembaga inti dalam negara. Eksekutif, legislatif dan yudikatif, adalah cabang-cabang utama pemeritahan.


4. Jangan karena KPK_RI sudah tahu banyak keadaan lembaga lain melalui alat sadap lalu mengurangi hormat kepada lembaga.


5. DPR_RI adalah kamar terbesar dalam cabang kekuasaan legislatif. Haknya juga besar diatur dalan UUD1945.


6. DPR_RI lahir sehari setelah proklamasi bahkan sebelumnya sejak zaman Volkstraad Belanda. Hak angket lahir sejak 1950an.


7. Negara kita punya sistem. Konstitusi mengatur cara kerja lembaga negara. Mustahil KPK lebih paham soal kerja DPR yg lebih tua.


8. Ibarat bayi yang lahir. Begitu bisa bicara langsung kasih perintah kepada orang tua: itu boleh ini tidak boleh.


9. Datanglah ke DPR_RI dan jawablah pertanyaan yang ada. Jangan takut. DPR bukan malaikat penjaga neraka.


10. Selama ini KPK telah memakai semboyan BERANI JUJUR HEBAT. maka jujurlah, katakan apa adanya. Ini demi kebaikan KPK.


11. Jangan takut membuka apa yang tertutup sebab dasarnya kita semua lemah, kalau tertutup banyak yang busuk dan pengap.


12. Ini saatnya KPK mulai membuka jendela dan menunjukkan kepada bangsa Indonesia isi rumah apa adanya.


13. Hadapi sendiri. Gak usah galang LSM atau pakar ini itu. KPK harus merdeka. Jangan banyak berhutang jasa kepada siapapun.


14. Datanglah ke senayan. Siapkan diri lahir batin. Sampaikan apa adanya : KALAU BERSIH KENAPA RISIH? (RB/yopi)


Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Ini Pesan Dirut RSUD Selasih untuk Pemudik

Minggu, 18 Juni 2017 - 13:33 WIB

Polisi Tembak Mati Satu Perampok di SPBU Daan Mogot

Sabtu, 17 Juni 2017 - 21:53 WIB

KPK Periksa Petinggi PT Gajah Tunggal

Jumat, 16 Juni 2017 - 15:30 WIB

Mantap, THR PNS Dibayar Mulai Hari Ini

Jumat, 16 Juni 2017 - 15:14 WIB

Ada Apa Harris Mengunjungi Inhil, Ini Agendanya

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:34 WIB

3 Anggota MPR PAW Resmi Dilantik

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:20 WIB

Tips Menjaga Kebugaran Selama Mudik

Rabu, 14 Juni 2017 - 10:05 WIB

#OTTRecehan Tak Pengaruhi Hubungan Kejaksaan Vs KPK

Selasa, 13 Juni 2017 - 11:28 WIB

Alamak! Jutaan Belalang Menyerang Bandara Waingapu

Selasa, 13 Juni 2017 - 10:11 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia