Seorang sopir taksi online di Yogyakarta yang ditelanjangi lantaran kedapatan menurunkan penumpang di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta

Senin, 19 Juni 2017 - 19:05 WIB 5380000

Ada Sopir Taksi Online yang Ditelanjangi, ini Penjelasan PT Angkasa Pura I

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Adanya peristiwa persekusi terhadap seorang sopir taksi online, menjadi viral di dunia maya. Pihak PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Adisutjipto pun mengadakan rapat dan akhirnya memberi pernyataan.

Menurut Angkasa Pura, yang menghukum sopir online itu adalah para sopir taksi dan rent car bandara.

"(Yang melakukan) Sopir taksi pure, sopir taksi yang memang sudah sebulan ini selalu merasa dirugikan oleh taksi online yang tidak bekerjasama dengan kami (PT AP I)," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, di kantornya Jalan Raya Yogya - Solo, Senin (19/6/2017).

Agus melanjutkan, pihaknya mengetahui kejadian itu melalui CCTV dan kemudian langsung mengamankan sopir online yang berinisial F tersebut.

"Kami amankan, lalu kami data. Ternyata dia tidak ada data, setelah itu kami lepas dan sekarang akan kami benahi di dalamnya," tuturnya.

Agus menegaskan bahwa memang tidak diperbolehkan transportasi berbasis online mengambil penumpang dari kawasan Bandara.

Sebelumnya, saat diwawancara, Humas Paguyuban Pengemudi Online Yogyakarta, Daniel, menceritakan bahwa pengemudi F diminta turun dari mobil dan dihukum agar melepaskan pakaiannya oleh petugas provost.

Diwawancara sebelumnya, Humas Paguyuban Pengemudi Online Yogyakarta, Daniel, menuturkan kepada detikcom bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/6/2017) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, sopir taksi online berinisial F tersebut menurunkan penumpangnya di Terminal B.

"Saat itu macet sekali di sana, lalu dia dapat orderan terus diambil. Seharusnya naik di depan imigrasi. Tapi karena macet, dan ternyata penumpangnya ada di situ (Terminal B), dia (penumpang) lihat plat nomor kok cocok, langsung naik," jelas Daniel.

Di Bandara Adisutjipto, kata Daniel, ada perjanjian antara taksi online dan konvensional. Dalam perjanjian itu, transportasi online hanya diperbolehkan menaikkan penumpang di depan kantor Imigrasi Yogyakarta yang letaknya sekitar 200 meter dari Bandara Adisutjipto.

Daniel melanjutkan, saat penumpang naik mobilnya, F tidak bisa langsung melarangnya.

"Pas itu juga, ada provost yang minta F turun, lepas baju dan minta maaf," imbuhnya.

"Penumpangnya sudah bilang kalau dia yang salah, tapi yang di sana sudah tidak peduli," kata Daniel. (dtc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Sejumlah Oknum Brimob Aniaya Wartawan di Jakarta

Senin, 19 Juni 2017 - 11:48 WIB

Saat OTT di Mojokerto, KPK Sita Rp 470 Juta

Sabtu, 17 Juni 2017 - 21:19 WIB

KPK OTT 3 Pimpinan DPRD dan Kadis PU Mojokerto

Sabtu, 17 Juni 2017 - 20:56 WIB

Kantor DPRD Mojokerjo Disegel KPK

Sabtu, 17 Juni 2017 - 10:54 WIB

Pesawat Susi Air Ditembak di Puncak Jaya

Jumat, 16 Juni 2017 - 15:39 WIB

12 Orang Tewas dalam Kebakaran Apartemen di London

Kamis, 15 Juni 2017 - 10:34 WIB

Kapal Indonesia Tenggelam di Selat Malaka

Kamis, 15 Juni 2017 - 10:24 WIB

Banjir Terjang Lapas, Puluhan Napi di Jambi Kabur

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:51 WIB

Kereta Api Terbakar Setelah Tabrak Mobil

Selasa, 13 Juni 2017 - 22:52 WIB

Iran Kirim Pesawat Berisi Sayur ke Qatar

Senin, 12 Juni 2017 - 19:13 WIB

Gempa 6,3 SR Guncang Sukabumi dan Sekitarnya

Senin, 12 Juni 2017 - 10:23 WIB

Waduh, PSK Dikapak Pelanggannya hingga Sobek

Minggu, 11 Juni 2017 - 21:11 WIB

Bos Koperasi Tewas Ditembak Perampok

Jumat, 09 Juni 2017 - 21:15 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia