Gedung KPK

Kamis, 06 Juli 2017 - 17:50 WIB 1110000

Jumpai Koruptor, KPK Anggap Pansus Hak Angket Bikin Lelucon

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Hari ini, Kamis (6/7/2017), tim Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK menemui beberapa narapidana kasus tindak pidana korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung dan Lapas Pondok Bambu Jakarta Timur.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo justru mempertanyakan untuk apa kunjungan tersebut.

"Nah makanya kami tidak tahu ini untuk apa, kan tidak jelas karena dari sisi objek, subjek, dan substansi itu banyak orang menganggap ini tidak tepat atau ilegal, saya juga belum tahu kok. Pansus ini melebar ke mana-mana," kata Agus setelah melantik tiga penasihat KPK di gedung KPK, Jakarta..

Menurut Agus, KPK akan lebih fokus untuk melakukan pekerjaan dengan cepat agar bisa menunjukan hasilnya kepada masyarakat.

"Saya lebih fokus ke anak-anak di dalam lakukan pekerjaan dengan cepat supaya kami bisa tunjukan kepada rakyat hasilnya," kata Agus.

Sebelumnya, mantan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyatakan kunjungan tim Pansus Hak Angket KPK menemui beberapa narapidana kasus tindak pidana korupsi merupakan sebuah lelucon.

"Mungkin menurut mereka itu etis tetapi bagi masyarakat luas dan saya jelas itu sebuah lelucon. Tidak ada nalar hukumnya karena napi itu sudah berstatus terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum bahkan statusnya sudah berkuatan hukum tetap melakukan tindak pidana korupsi," kata Busyro di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Ia juga merasa heran jika tim Pansus Hak Angket KPK sampai mau mewawancarai narapidana kasus korupsi tersebut.

"Kalau sudah terbukti terus yang mau diwawancara apanya? Apakah mengharapkan sesuatu yang berbeda dari yang diputuskan hakim itu. Kalau itu yang diharapkan berarti Pansus ini kan tidak jelas arahnya. Apa yang mau ditarget dengan menemui napi-napi itu," tuturnya.

Sebelumnya, Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang KPK menegaskan kunjungan ke Lapas Sukamiskin dan Lapas Pondok Bambu pada Kamis (6/7), untuk menggali informasi dari narapidana korupsi.

"Kami ingin menggali informasi dari narapidana korupsi terhadap standar prosedur yang dijalankan komisi pemberantasan korupsi (KPK) dari semua proses penyidikan di institusi tersebut," kata Wakil Ketua Pansus Angket Risa Mariska di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

"Tentu kita fokus ke substansi soal proses SOP pemeriksaan di KPK itu aja. Kami tidak bicara kasus per-kasus si A kasusnya apa si B kasusnya apa," katanya lagi. (RB/ant)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Kotak Hitam Heli Basarnas Dikirim ke Perancis

Rabu, 05 Juli 2017 - 14:23 WIB

Nama Unik Lagi, Ramadan Dorojatun Putra Fly Over

Senin, 03 Juli 2017 - 09:48 WIB

ini Video Kemarahan Orangtua Calon Akpol Jadi Viral

Sabtu, 01 Juli 2017 - 09:29 WIB

Gelar Halal Bihalal, KGM Serukan Semangat Persatuan

Sabtu, 01 Juli 2017 - 01:48 WIB

Gubri dan Bupati Hadiri Temu Akbar Masyarakat Kuok

Jumat, 30 Juni 2017 - 00:48 WIB

Ahok Rayakan Ultah ke-51 di Dalam Penjara

Kamis, 29 Juni 2017 - 22:58 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize