Syamsuar

Jumat, 07 Juli 2017 - 19:59 WIB 1580000

Kuota Penerimaan Siswa Dibatasi Karena Terbentur Pergub, Syamsuar: Pokoknya Anak Siak Harus Sekolah

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Hampir setiap tahun persoalan penerimaan siswa baru karena kebijakan pembatasan daya tampung sekolah terjadi di dua wilayah padat Kabupaten Siak, yaitu Tualang dan Kandis.

Biasanya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menjadi "leading" sektor di jajaran Pemkab Siak selalu punya cara untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.

Namun mulai tahun ini, sejak pemberlakuan kebijakan pengalihan status pengelolaan SMA se-derajat ke Pemerintah Provinsi Riau, persoalan penerimaan siswa baru di Kecamatan Tualang ini dikhawatirkan tak selesai. Pasalnya hingga hari pendaftaran terakhir siswa baru SLTA se-derajat, Sabtu (08/07/2017) esok, calon orang tua dan wali murid di Tualang resah karena khawatir anaknya tidak mendapat tempat untuk melanjutkan pendidikan ketingkat menengah keatas.

Sejumlah kepala daerah termasuk Bupati Siak H.Syamsuar sebelumnya sempat khawatir akan dampak pemberlakuan peralihan kebijakan bidang pendidikan ini. Begitu mendengar ada keluhan sulitnya mendaftar masuk sekolah di Kota Industri Kabupaten Siak tersebut, Syamsuar memutuskan mempercepat agenda kunjungan kerjanya ke kegiatan peresmian gedung kantor Pelabuhan Pelindo 1 cabang Pekanbaru, dan memutuskan hadir di rapat UPTD Dinas Pendidikan Kebudayaan Kecamatan Tualang bersama Kepala Sekolah dan Tokoh masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Jumat (6/7/17).

"Apapun jalan ceritanya, anak-anak kita di Siak harus tetap bisa bersekolah. Bukankah kita sudah punya peraturan daerah Wajib Belajar 12 Tahun?," kata Syamsuar usai mendengar keterangan Dinas terkait serta keluhan masyarakat.

Berdasarkan penjelasan Sekretaris Dinas Pendidikan Suprapto, kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah diatur oleh Peraturan Gubernur (Pergu) Riau sedemikian rupa sehingga tidak dapat membuat kebijakan baru untuk mengakomodir daya tampung.

"Masing-masing sekolah tak dapat menerima siswa diluar kuota yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi melalui Pergub tersebut, sehingga sekitar 500 calon siswa tempatan belum dapat diakomodir," sebutnya.

Berdasarkan kesepakatan rapat forum akhirnya menyetujui usulan Penghulu Tualang Juprianto, dimana untuk mengatasi minimnya daya tampung beberapa sekolah diminta untuk menambah daya tampungnya masing-masing satu kelas.

"Selain itu setiap rombongan belajar yang jumlahnya masih 36 siswa diminta untuk mempertimbangkan jumlah maksimal menjadi 40 siswa," pinta Syamsuar.

Orang nomor satu negeri istana itu juga meminta UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Tualang untuk mengkoordinir PPDB di hari terakhir, sekaligus memverifikasi data jumlah pendaftar sebenarnya untuk mencegah data ganda disekolah berbeda.

"Alternatif terakhir, kita minta sekolah yang berada di seputaran Maredan untuk mempersiapkan penambahan lokal. Soal penambahan beban mengajar pada tenaga pendidik nanti koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Siak," sebut Syam.

Syamsuar meminta semua pihak terkait baik Camat, Lurah dan Penghulu, serta UPTD Disdikbud dan Kepala sekolah saling bersinergi. Ia juga minta pengertian jajarannya untuk menyelesaikan permasalahan ini sebaik mungkin, sebab Pemkab sebut dia tidak mungkin lepas tangan menyangkut masa depan pendidikan anak-anak.

"Masyarakat banyak yang tak tahu kalau wewenang pengelolaan SMA sederajat sudah berpindah berdasarkan regulasi ke Pemprov, akhirnya nanti kita juga yang dikeluhkan. Apapun alasannya, anak-anak Siak harus bersekolah," tegasnya. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Gubri Melepas Ribuan Mahasiswa Kukerta UR

Kamis, 06 Juli 2017 - 11:19 WIB

Penutupan Simposium Diramaikan Aksi Selfie

Kamis, 06 Juli 2017 - 09:43 WIB

Mengejar Mimpi dengan Beasiswa

Rabu, 05 Juli 2017 - 00:34 WIB

Mendikbud Puji Kualitas Pendidikan di Riau

Senin, 03 Juli 2017 - 19:44 WIB

Lepas Kontingen OSN Riau, Gubri Do'akan Juara

Sabtu, 01 Juli 2017 - 23:15 WIB

Guru Bantu Provinsi di Rohil Terancam Tidak Lebaran

Selasa, 20 Juni 2017 - 00:06 WIB

Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Dihapus

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:32 WIB

Satu Rumah Satu Sarjana, Demi Pemerataan SDM Kampar

Jumat, 02 Juni 2017 - 05:03 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize