Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad (batik biru) saat penutupan OSN XVI tahun 2017. (dok : Humas Riau)

Sabtu, 08 Juli 2017 - 20:36 WIB 2070000

Dirjen Dikdasmen Kemendikbud : Kabupaten/Kota Jangan Campuri Urusan Provinsi

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota untuk tidak ikut mencampuri urusan yang telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Ini terkait dengan adanya kabupaten/kota di Riau yang turut ikut mencampuri urusan Penerimaan Pesrta Didik Baru (PPDB) di SMA/SMK yang kewenangan telah beralih kepada Pemprov Riau.

"Itu sama saja dengan mengurus kamar orang lain, jadi kabupaten tidak punya kewenangan lagi, itu semuanya di provinsi," kata Hamdi Muhammad di Pekanbaru, Jumat (7/7/2017) malam.

Menurutnya, kabupaten/kota kalau ingin memberikan saran terkait segala persoalan di SMA/SMK termasuk dalam PPDB tidak ada masalah, namun kalau sudah ikut mencampuri bahkan mengambil kebijakan tertentu itu sudah di luar kewenangannya.

"Kalau memberikan usul dan saran silahkan, tapi kalau membuat kebijakan itu sudah melanggar," katanya lagi.

Ditambahkannya, bila ada masalah yang ditemukan, misalnya terkait PPDB ada anak peserta didik yang belum mendapat tempat, maka itu diserahkan ke provinsi untuk menyelesaikannya.

"Kan itu sudah jelas, sekarang kabupaten/kota menangani SD dan SMP, kemudian provinsi SMA/SMK," katanya.

Kejadian seperti ini, yaitu persoalan terkait PPDB dengan peraturan baru yang menggunakan zonasi memang sebelum ada antisipasi sebelumnya, karena memang sekarang sedang dalam masa transisi peralihan kewenangan.

Kebijakan penggunaan zonasi dalam PPDB tahun, lanjut dia, diterapkan untuk memberikan rasa keadilan bagi semua masyarakat dari segala golongan dan untuk mewujudkan pemerataan pendidikan.

"Jadi orang kurang mampu akan diakomodr langsung di wilayah yang terdekat dengan rumahnya, karena kalau jauh bisa saja banyak persoalan, hingga menyebabkan anak kurang mampu putus sekolah," kata dia. (RB/habir)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
habir

Berita Terkini

Gubri Melepas Ribuan Mahasiswa Kukerta UR

Kamis, 06 Juli 2017 - 11:19 WIB

Penutupan Simposium Diramaikan Aksi Selfie

Kamis, 06 Juli 2017 - 09:43 WIB

Mengejar Mimpi dengan Beasiswa

Rabu, 05 Juli 2017 - 00:34 WIB

Mendikbud Puji Kualitas Pendidikan di Riau

Senin, 03 Juli 2017 - 19:44 WIB

Lepas Kontingen OSN Riau, Gubri Do'akan Juara

Sabtu, 01 Juli 2017 - 23:15 WIB

Guru Bantu Provinsi di Rohil Terancam Tidak Lebaran

Selasa, 20 Juni 2017 - 00:06 WIB

Mendikbud Bantah Pendidikan Agama Dihapus

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:32 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize