(RB/RLS)

Minggu, 09 Juli 2017 - 01:18 WIB 2280000

KLHK dan KBRI Bangkok Siap Pulangkan 4 Orang Utan Indonesia dari Thailand

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM -Komitmen Indonesia dalam memerangi kejahatan kehidupan liar (wildlife crime) semakin menguat dengan dibangunnya kerjasama antar negara, guna membatasi ruang gerak peredaran illegal satwa yang dilindungi.Baru-baru ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Bangkok, Thailand, tengah mempersiapkan upaya pengembalian 4 (empat) individu orang utan yang ditangkap di Provinsi Songkla dan Patchburi,Thailand. Langkah pengembalian satwa ini merupakan tindak lanjut dari pemulangan 14 orang utan dari Thailand pada bulan November 2015.

Di sela-sela Pertemuan Antar Negara Asia-Afrika dalam Penanganan Perdagangan Ilegal Satwa yang Dilindungi di Bangkok, Thailand, (05/07/2017), Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK; Rasio Ridho Sani, DirekturKonservasi Keanekaragaman Hayati Ditjen KSDA; Bambang Dahono Adji dan CounsellorPolitik KBRI Bangkok; Abdullah Zulkifli, yang berkesempatan melihat orang utan hasil tangkapan di Pusat Karantina Satwa Khao Pratubchang, Ratchabury, Thailand. Di tempat ini juga terdapat dua bayi orang utan hasil penyelundupan dengan mengunakan koper.

Rasio Ridho Sani menyampaikan, langkah kerjasama antara negara terkait penindakan dan pengembalian orang utan ini, penting untuk mempersempit pasar dan ruang kejahatan transnational terkait dengan satwa yang dilindungi. Sejauh ini, satwa orang utan tersebut diduga berasal dari Sumatera dan masuk ke Thailand melalui Malaysia.

Rasio juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Thailand terkait tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan satwa yang dilindungi.

"Kita akan terus memerangi kejahatan yang terorganisir ini untuk menyelamatkan kekayaan hayati Indonesia. Ini merupakan komitmen pemerintah dan perintah langsung Menteri LHK, Siti Nurbaya,"tegas Rasio.

Sementara itu,Bambang Dahono Adji menjelaskan bahwa ancaman terhadap kelestarian satwa yang dilindungi semakin meningkat, termasuk melalui perdagangan illegal antar negara.

"Disamping orangutan, beberapa satwa lainnya yang menjadi target perdagangan illegal antar negara adalah kura-kura moncong babi, trenggiling, kukang, dan kulit harimau. KLHK juga telah memulangkan orang utan dari Kuwait dan Malaysia,"tuturBambang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya KLHK, KBRI Bangkok akan memfasilitasi proses pengembalian orang utan ke Indonesia. "

Saat ini KBRI Bangkok terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait pada beberapa lokasi di Thailand, yang diketahui terdapat orang utan illegal," pungkas Abdullah Zulkifli. (RB/RLS)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

BMKG: Sejumlah Wilayah Riau Diguyur Hujan

Jumat, 07 Juli 2017 - 13:33 WIB

60 Persen Lahan di Riau Masuk Wilayah Hutan

Selasa, 04 Juli 2017 - 11:09 WIB

Ada 10 Titik Panas Terdeteksi di Provinsi Riau

Jumat, 30 Juni 2017 - 09:51 WIB

NASA Temukan 10 Planet yang Mirip Bumi

Selasa, 20 Juni 2017 - 17:11 WIB

Tualang Banjir Lagi, Kali Ini Makin Parah

Rabu, 14 Juni 2017 - 19:09 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize