ilustrasi bom

Selasa, 11 Juli 2017 - 08:38 WIB 5140000

Ngaku-ngaku Bawa Bom, Penumpang Garuda Diturunkan dari Pesawat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sudah sepatutnya kita menjaga lisan kita, agar tak sembarangan bicara. Jangan seperti WH, calon penumpang pesawat terbang Garuda Indonesia rute Timika-Denpasar ini.

Ia harus berurusan dengan pihak berwajib dan ditahan di Polsek Kawasan Bandara Udara Mozes Kilangin, Timika. Alasannya, WH mengaku membawa bahan peledak kepada penumpang lain.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi AM Kamal, di Jayapura, Senin

(10/7/2017) mengatakan, kejadian itu terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIT di dalam pesawat Boeing B-373 Garuda Indonesia GA653 tujuan Timika-Denpasar.

"WH langsung diturunkan petugas pengawas lapangan dari kabin pesawat kemudian dilaporkan ke Markas Polsek Kawasan Bandara Timika terkait ucapannya bahwa dia membawa bom," katanya.

Kronologinya, kata Kamal, bermula dari seorang pemakai jasa penerbangan di GA633 itu, Parlindungan Tambunan, yang bertanya kepada WA di dalam kabin Boeing B-373 Garuda Indonesia itu.

"Karena tas itu agak berat, Tambunan bertanya kepada WH: Apa yang ko (Anda) bawa itu dalam tas. Tanpa sadar dan secara spontan, WH menjawab: Bom," kata Kamal.

Namun, pada saat mengucapkan kata "bom" itu, ternyata di sampingnya ada petugas awak kabin atau pramugari yang mendengar dan langsung menanggapi atau merespon pernyataan itu. Selanjutnya awak kabin melaporkan kepada petugas pengawas lapangan.

"WH sempat minta maaf namun petugas pengawas lapangan tidak mau menerima permohonan maaf itu dan langsung menurunkan bersama tas bawaan dan diserahkan ke Markas Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin untuk di mintai keterangan serta diperiksa isi tas penumpang,"katanya.

Setelah tas itu diperiksa, kata dia, ternyata tidak ada bahan-bahan berbahaya atau bom seperti yang diucapkan di dalam kabin pesawat terbang Garuda Indonesia itu.

"Hasil kordinasi antara polisi setempat dengan Otoritas Bandara Moses Kilangin selanjutnya, WH dan Parlindungan dinyatakan batal berangkat," katanya. Polisi membawa kedua pemakai jasa penerbangan itu ke kantor polisi guna di mintai keterangan lebih lanjut.

"Atas kejadian ini, diharapkan kepada setiap penumpang yang akan menggunakan transportasi pesawat untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang dapat mengganggu proses sebelum atau sedang melakukan penerbangan," katanya. (RB/ant)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Seorang Pendaki Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Senin, 10 Juli 2017 - 12:19 WIB

Bom 'Panci' Meledak di Bandung

Sabtu, 08 Juli 2017 - 21:22 WIB

Ibu ini Melahirkan Darurat di Tol Cipali

Senin, 03 Juli 2017 - 09:25 WIB

Helikopter Basarnas Jatuh di Jateng

Minggu, 02 Juli 2017 - 19:59 WIB

Kawah Sileri Dieng Meletus, 10 Orang Terluka

Minggu, 02 Juli 2017 - 19:53 WIB

Di Australia, Seekor Harimau Sumatera Disuntik Mati

Kamis, 29 Juni 2017 - 23:05 WIB

Sniper Cantik ini Hanya Tertawa Saat Ditembak ISIS

Kamis, 29 Juni 2017 - 13:51 WIB

Kebakaran di PT PSG, 60 Pintu Rumah Habis Hangus

Minggu, 25 Juni 2017 - 15:31 WIB

Seorang Dukun Tewas Membusuk

Minggu, 25 Juni 2017 - 01:01 WIB

Masjidil Haram Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri

Sabtu, 24 Juni 2017 - 12:05 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia