Remaja 15 tahun asal Indonesia dinikahi militan ISIS (foto: hurriyetdailynews)

Jumat, 14 Juli 2017 - 17:59 WIB 10970000

Kemenlu Upayakan Pemulangan ABG Indonesia yang Dinikahi Militan ISIS

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kedutaan Besar RI di Turki akhirnya berhasil menemui T, remaja 15 tahun asal Indonesia yang dijual dan dinikahi militan ISIS.

Saat ini, Kementerian Luar Negeri RI tengah berupaya untuk segera memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di panti sosial di Adana, dekat perbatasan Turki-Suriah.

"Karena WNI ini di bawah umur, maka dibawa ke panti sosial. Kami sudah berkoordinasi dengan panti sosial tersebut untuk minta izin bertemu langsung dengan anak tersebut, termasuk untuk segera memulangkannya," ujar Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal seperti dikutip BBC Indonesia, Juamt (14/7/2017).

Menurut Iqbal, T ditemukan di sebuah rumah dalam penggerebekan otoritas Turki. Dia berangkat ke Turki bersama orang tua dan adiknya. Berdasar catatan Kementerian Luar Negeri, orang tuanya sudah dideportasi oleh otoritas Turki pada Januari 2017.

"Kemungkinan anak ini dinikahkan sebelum kepulangan orang tuanya," tutur Iqbal.

Sebanyak 17 WNI yang ditemukan di lokasi pengungsian di dekat kota Raqqa, Suriah, mengaku mengaku pernah tinggal di Raqqa ketika wilayah itu dikuasai ISIS.

Ketika ditanya apakah anak tersebut memang dijual oleh orang tuanya, Iqbal tidak dapat memastikan. Yang pasti, anak tersebut dinikahkan secara agama dengan seorang warga negara Turki yang termasuk dalam pantauan otoritas negara itu.

"Diindikasikan bahwa suaminya berada dalam pantauan otoritas Turki, saya tidak tahu apakah berkaitan dengan ISIS atau tidak," ujarnya.

Surat kabar Turki, Huriyet, edisi 10 Juli, melaporkan keberadaan seorang WNI di bawah umur dalam operasi antiteror di kediaman seorang anggota kelompok milisi ISIS di Provinsi Adana, Turki.

Huriyet menulis, perempuan WNI berusia 15 tahun itu "dibeli" dari orang tuanya di Istanbul oleh SY -seorang jihadis dan anggota kelompok militan ISIS- untuk "dinikahi".

Korban dilaporkan sempat berbohong perihal nama dan jati dirinya, tetapi aparat hukum Turki akhirnya mengetahui jati dirinya melalui catatan resmi atas nama dirinya di Istanbul.

Data Kemlu mencatat, sejak 1 Januari - Juli 2017, 430 WNI dipulangkan dari Turki karena berencana menyeberang ke Suriah. Dari jumlah tersebut, 34% atau 146 WNI adalah wanita dewasa dan 37% adalah anak-anak. (RB/bbc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
muhardi

Berita Terkini

Inilah, Jembatan Lintas Laut Terpanjang di Dunia

Kamis, 13 Juli 2017 - 21:08 WIB

PM Irak Umumkan Kemenangan Atas ISIS di Mosul

Rabu, 12 Juli 2017 - 17:15 WIB

2 TKW Asal Cianjur Hilang Kontak Selama 6 Tahun

Rabu, 12 Juli 2017 - 15:34 WIB

Catat, Harga TBS Minggu Ini

Selasa, 11 Juli 2017 - 13:17 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia