ilustrasi Telegram Messenger

Sabtu, 15 Juli 2017 - 22:37 WIB 4060000

Ini Alasan Telegram Disukai Teroris (1)

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Indonesia telah memblokir media sosial Telegram. Keputusan ini dilakukan sebab Telegram dianggap sebagai media sosial yang rentan untuk menyebarkan faham radikalisme.

Dikutip dari kompas.com, Sabtu (15/7/2017), sebuah studi yang dirilis beberapa waktu lalu juga mengungkapkan bahwa Telegram menjadi platform komunikasi pilihan untuk para pelaku terorisme, diantaranya grup ISIS dan Al-Qaeda.

Tetapi ada apa di balik kesukaan mereka terhadap Telegram?

Semenjak awal, Layanan chatting tersebut diketahui selalu mengedepankan diri sebagai platform messaging yang aman dari intipan pihak lain. Fiturnya dalam hal ini termasuk enkripsi end-to-end yang mencegah pesan dicegat dan dibaca, kecuali oleh pengirim dan penerima.

Keunikan Telegram dalam hal privasi dan sekuriti membuatnya berhasil merengkuh hingga 100 juta pengguna pada 2016. Namun, Jade Parker, peneliti senior dari grup riset TAPSTRI yang berfokus pada penggunaan internet oleh teroris, mengungkapkan bahwa enkripsi penjamin kerahasiaan bukanlah satu-satunya faktor yang menarik teroris ke platform Telegram.

Enkripsi telah ikut diterapkan penyedia layanan sejenis seperti WhatsApp, namun Telegram masih berada selangkah di depan karena menyediakan berbagai fasilitas lain untuk memudahkan komunikasi, baik yang bersifat rahasia ataupun terbuka, dari individu ke individu ataupun menarget kalangan yang lebih luas.

Channels di Telegram misalnya, bersifat terbuka untuk publik dan bebas diikuti oleh pengguna lain (follower). Karena itu pula, channels sering digunakan oleh teroris sebagai sarana untuk menyebar propaganda, dengan cara broadcast konten. Ada juga groups, private message, dan Secret Chat.

Fitur yang disebut terakhir ini terbilang istimewa karena menerapkan enkripsi client-to-client. Semua pesan yang terkirim dienkripsi dengan protokol MTProto.

Berbeda dari pesan biasa di Telegram yang bisa diakses dari berbagai perangkat karena berbasis cloud, pesan Secret Chat hanya bisa diakses melalui dua perangkat, yakni perangkat pengirim yang menginisiasi percakapan dan perangkat penerima. (kcm)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Seorang Samurai Terbaik, Dikalahkan Robot Katana

Rabu, 12 Juli 2017 - 14:08 WIB

Ribuan Masyarakat Siak Belum Menikmati Listrik

Selasa, 04 Juli 2017 - 20:46 WIB

Petani Bungaraya Terima Bantuan 10 Unit Alsintan

Selasa, 04 Juli 2017 - 19:03 WIB

6 Hijabers Pembuat Robot, Ditolak Masuk AS

Selasa, 04 Juli 2017 - 10:54 WIB

Rekor Baru, ini Pesawat Terbesar di Dunia

Sabtu, 10 Juni 2017 - 19:51 WIB

Sang Legendaris, Nokia 3310 Dirilis Lagi,

Selasa, 06 Juni 2017 - 15:40 WIB

Wow! NASA Siapkan Misi 'Menyentuh' Matahari

Senin, 29 Mei 2017 - 20:02 WIB

Apa iya, Jangan Sering-sering Pakai GPS?

Senin, 22 Mei 2017 - 16:27 WIB

RSUD Dumai Selamat dari Ancaman 'WannaCry'

Sabtu, 20 Mei 2017 - 09:29 WIB

Saatnya Mengucap Selamat Tingal ke MP3

Kamis, 18 Mei 2017 - 09:23 WIB

Tenang, WannaCry Tak Menyerang Smartphon, Kok!

Senin, 15 Mei 2017 - 08:18 WIB

Tenang, WannaCry Tak Menyerang Smartphone, Kok!

Senin, 15 Mei 2017 - 08:18 WIB

Waspada! Indonesia Darurat Virus "WannaCry"

Senin, 15 Mei 2017 - 07:03 WIB

Situs Polda Riau Diretas! Minta Bebaskan Ahok

Jumat, 12 Mei 2017 - 19:09 WIB

Intip Harga iPhone 7 Plus Kelir Merah Terbaru

Jumat, 12 Mei 2017 - 18:17 WIB

Seperti Apa Browser Internet Masa Depan

Rabu, 10 Mei 2017 - 15:33 WIB

Inilah Rahasia Harga Sebuah Laptop

Kamis, 27 April 2017 - 11:39 WIB

Kenali Jenis Processor Sebelum Membeli Laptop

Kamis, 27 April 2017 - 10:31 WIB

Bocoran Samsung Galaxy S9

Rabu, 26 April 2017 - 01:37 WIB

Kapan iPhone 8 Diluncurkan?

Selasa, 25 April 2017 - 13:38 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia