Walikota Dumai, Zulkifli AS saat melantik Muhammad Nasir sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai.

Jumat, 11 Agustus 2017 - 00:00 WIB 6160000

M Nasir jadi Tersangka KPK, Walikota Dumai Diminta Segera Lantik Sekda Baru

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Tidak ingin pembangunan daerah terhambat akibat status tersangka yang disandang Muhammad Nasir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan minta Walikota Dumai segera melantik Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru.

Dikatakan Ketua PDI Perjuangan Kota Dumai, Uber Firdaus, status tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK kepada M Nasir yang merupakan Sekda Dumai, sangat berpengaruh dalam pembangunan kota Dumai.

Uber mengatakan, dengan status tersangka tersebut, tugas Sekda dalam menyiapkan serta melaksanakan kebijakan kepala daerah dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan kota Dumai menjadi terganggu.

"Tidak hanya penyusunan APBD perubahan tahun ini, APBD murni tahun depan juga tidak bisa maksimal dikarenakan Sekda sendiri mempunyai peranan penting sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," kata Uber Firdaus, Kamis (10/8/2017).

Terkait dengan telah diangkatnya Hamdan Kamal sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Dumai dikarenakan M Nasir mengambil masa cuti untuk menunaikan ibadah haji, Uber menyebutkan, tugas dalam TAPD tidak bisa dilaksanakan maksimal oleh Plh sekda.

"Meskipun Plh Sekda telah ada, namun tidak mempunyai kewenangan yang stategis dan juga terbatas," katanya menjelaskan.

Uber juga meminta kepada Walikota Dumai untuk dapat mencari tahu lebih jelas terkait status Muhammad Nasir yang ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus korupsi semasa menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) di Kabupaten Bengkalis.

"Jika Muhammad Nasir tidak bisa lagi menjalankan tugasnya sebagai Sekda akibat status yang disandangnya, saya harapkan Walikota Dumai untuk dapat melantik Plh Sekda menjadi definitif," katanya kembali.

Kader PDI Perjuangan ini mengatakan, proses penetapan Sekda untuk yang baru tidak perlu dilaksanakan fit and proper test, dikarenakan Plh Sekda saat ini merupakan orang yang masuk dalam tiga besar dalam seleksi Sekda kemarin.

"Jika diadakan lagi proses seleksi Sekda, tentunya akan memakan biaya daerah yang sangat besar, Hamdan Kamal saya rasa sudah layak memangku jabatan tersebut, apalagi beliau telah lama mengabdi menjadi ASN di Kota Dumai," katanya menegaskan.

Diketahui, KPK sendiri telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek multi years pembangunan jalan di Kabupaten Bengkalis.

Pertama, Sekda Kota Dumai Provinsi Riau M Nasir. Kedua, seorang kontraktor Hobby Siregar. Saat kasus ini terjadi, M Nasir menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis.

Menurut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, kasus yang menjerat kedua tersangka ini terjadi pada ‎pelaksana proyek Jalan Lingkar Rupat-Batu Panjang di Desa Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis sepanjang 51 kilometer dengan nilai mencapai sekitar Rp 500 miliar.(RB/Iwan)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
iwan

Berita Terkini

Riau Jadi Tuan Rumah Harteknas Tahun 2018

Kamis, 10 Agustus 2017 - 23:59 WIB

BKD Buka Assessment Pejabat untuk Tiga OPD

Kamis, 10 Agustus 2017 - 16:36 WIB

Gubri Resmikan Penggunaan Listrik di 17 Desa

Rabu, 09 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Gubri Ajak Masyarakat Cintai Pangan Lokal Seperti Sagu

Selasa, 08 Agustus 2017 - 18:21 WIB

HUT ke-60 Provinsi Riau, 17 Desa Akan Dialiri Listrik

Minggu, 06 Agustus 2017 - 21:24 WIB

Gubri Akan Teruskan Pesan Mendagri ke Kab/Kota

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 13:53 WIB

Filosofi Logo dan Tema HUT ke-60 Provinsi Riau

Kamis, 03 Agustus 2017 - 00:36 WIB

Gubri Pindah ke Kediaman di Jalan Diponegoro

Kamis, 03 Agustus 2017 - 00:04 WIB

Muhammadiyah Amin, Putra Riau, Dirjen Bimas Islam Baru

Kamis, 03 Agustus 2017 - 19:42 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia