firs travel (foto: ihram.co.id)

Jumat, 11 Agustus 2017 - 21:48 WIB 3260000

Raup Keuntungan Miliar Rupiah, Anehnya Hanya Ada Rp 1,3 Juta di Rekening First Travel

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sejumlah rekening milik First Tavel telah diblokir. Yang mengherankan, penyidik Bareskrim Polri hanya menemukan uang sekitar Rp1,3 juta. Untuk itu, polisi melakukan pendalaman dengan mencari aliran dana dari First Travel.

"Nanti kita lihat dalam suatu proses itu transaksinya kemana kemudian aliran-alirannya kemana dan kemudian kepada siapa saja dan itu adalah menjadi sebuah dari suatu proses ini," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

Pihaknya juga akan melakukan pendataan kepada para calon jamaah yang gagal berangkat ke tanah suci.

"Pihak kepolisian akan mendata. Data ini nanti menjadi sebuah bahan keterangan kepada proses penuntutan dan peradilan," jelas Martinus.

Martinus juga meminta para calon jemaah untuk yang belum didata untuk memberikan informasi kepada penyidik.

"Jadi silahkan laporkan kepada pihak kepolisian, disamping kepolisian sendiri memiliki data tentang siapa saja korban yang ada," tambah Martinus.

Seperti diketahui, dari hasil penyidikan, Bareskrim memperkirakan First Travel telah meraup keuntungan mencapai Rp550 miliar.

Dana tersebut diduga berasal dari tindak pidana penipuan yang dilakukan pada sekitar 35 ribu jemaah yang telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah lewat jasa agen sejak 2015.

Keuntungan Rp550 Miliar

Penyidik Dittipidum Bareskrim telah menetapkan dua bos First Travel, Andika Surachman (Direktur Utama) dan Anniesa Hasibuan, sebagai tersangka kasus dugaan penipuan ibadah umrah.

Polisi memperkirakan First Travel meraup keuntungan mencapai Rp550 miliar dari dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan pada sekitar 35 ribu jemaah yang telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah lewat jasa agen sejak 2015.

Andika dan Anniesa dijerat dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Penyidik juga tengah menulusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan menelusuri berbagai rekening dan aset yang dimiliki tersangka. (RB/tribunnews/cnn)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Horee, Harga Sawit Riau Naik, CPO Juga Naik

Jumat, 11 Agustus 2017 - 13:40 WIB

Aktris Cantik Raline Shah Jadi Dirut di Airasia Indonesia

Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:31 WIB

Sang Legendaris, Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit

Senin, 07 Agustus 2017 - 17:57 WIB

Wadah Plastik Medina, Dijamin Halal

Minggu, 06 Agustus 2017 - 14:20 WIB

IMA Chapter Pekanbaru Gandeng KADIN Riau

Kamis, 03 Agustus 2017 - 17:31 WIB

Angkutan Udara Penyebab Inflasi Riau di Bulan Juli

Rabu, 02 Agustus 2017 - 10:06 WIB

YFCC Riau Gelar Pelatihan Pakan Ikan Ecofriendly

Selasa, 01 Agustus 2017 - 11:36 WIB

Shell Menutup Kilang Minyak Terbesarnya di Eropa

Senin, 31 Juli 2017 - 15:52 WIB

Harga Perhiasan Emas Kembali Naik di Dumai

Senin, 31 Juli 2017 - 12:36 WIB

Gubri Hadiri Rakornas TPID di Jakarta

Kamis, 27 Juli 2017 - 17:22 WIB

Tas Neil Armstrong Terjual Rp 24 Miliar

Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:40 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia