Panen raya padi di Desa Topang. (jos)

Senin, 14 Agustus 2017 - 11:51 WIB 2660000

Cetak Sawah Baru Tutupi 36 Persen Kebutuhan Beras Masyarakat Meranti

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM- Kepala Dinas Ketahanan Pengan —Tanaman Pangan dan Perternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Jaka Insita SP mengungkapkan produksi beras dari petani sampai tahun 2016 lalu sudah mencapai sekira 8.504 ton beras per tahun.

Capaian tersebut diperoleh dari cetak sawah yang menjadikan luas lahan persawahan yang ada hingga 2016 seluas lebih kurang 4.000 Ha. Upaya pemerintah untuk memperluas lahan persawahan tersebut telah berhasil menutupi kebutuhan beras bagi masyarakat meranti sekira 36 persen, dari 22.812 Ton beras kebutuhan masyarakat Meranti setiap tahun.

Demikian diungkapkan Jaka Insita, kepada RIAUBOOK.COM didampingi Kabid Tanaman Pangan Syafril di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaskan Jaka, angka kebutuhan beras bagi masyarakat itu tentu akan semakin bertambah, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang ada. Untuk itu kebutuhan beras tersebut akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Dasar itu juga pemerintah tetap berupaya untuk memperluas lahan persawahan di Meranti.

Di mana tahun 2017 ini, pemerintah pusat juga telah menyetujui pembangunan cetak sawah baru lebih kurang seluas 400 Ha. Terdapat di beberapa desa dan kecamatan yang ada. Seperti di Kecamatan Tasik Putri Puyu yang selama ini belum mendapat kesempatan pembangunan cetak sawah baru tersebut. "Sehingga tahun ini direncanakan akan membuka lahan seluas 25 Ha yang berlokasi di Desa Mengkirau," ujarnya.

Begitu juga di Kecamatan Merbau akan dibuka di Desa Mayangsari seluas 40 Ha, Desa Lukit 25 Ha, dan Desa Meranti Bunting 20 Ha.

Selanjutnya di Kecamatan Pulau Merbau terdapat di dua desa yakni Desa Semukut seluas 40 Ha dan Desa Tanjung Bunga 30 Ha. Sedangkan di Kecamatan Rangsang Barat terdapat di Desa Bina Maju seluas 30 Ha dengan memanfaatkan lahan perkebunan kelapa yang tidak produktif lagi.

Desa Kedabu Rapat seluas 50 Ha, kemudian Kecamatan Tebingtinggi Timur yakni di Desa Tanjung Sari seluas 40 Ha. Yang terakhir di Kecamatan Rangsang yakni di Desa Topang seluas 60 Ha, dan Desa Repan 25 Ha.

Ditambahkan Syafril, saat ini 5 alat berat sudah mulai beroperasi di dua desa Kecamatan Pulau Merbau yakni di Desa Semukut dan Tanjung Bunga. Menurut Syafril kontraktor sudah memulai pekerjaan sehingga pelaksanaan cetak sawah baru tahun 2017 di Meranti sudah mulai dilakukan.

Diharapkan pelaksanaan pekerjaan di lapangan tersebut bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga rencana dan dan target tanam tahun ini bisa tercapai. Yakni bulan September akhir, atau selambatnya awal Oktober. Sebab memang musim tanam padi dilakukan pada saat perkiraan musim hujan tiba. Sehingga produksi padi atau hasil panen nantinya bisa sesuai harapan,"tambah Syafril.(jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Seorang Pemburu Tewas Diinjak Gajah Liar

Senin, 14 Agustus 2017 - 11:52 WIB

Dua Perwira Berkelahi, Panglima TNI: Itu Tidak Etis!

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 16:00 WIB

Dua Mahasiswa Indonesia Ditahan Otoritas Mesir

Jumat, 11 Agustus 2017 - 21:18 WIB

Panglima TNI: Anggota yang Pukul Polisi Pasti Dihukum!

Jumat, 11 Agustus 2017 - 21:14 WIB

Harris Hebat, Kembali Terima Penghargaan

Jumat, 11 Agustus 2017 - 18:10 WIB

GP Anshor Gelar Silaturahmi Beserta TNI dan Polri

Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:29 WIB

Wabup Zardewan Pimpin Apel HUT Provinsi Riau Ke-60

Kamis, 10 Agustus 2017 - 10:40 WIB

Siang ini, KPK "Obok-obok" Balaikota Malang

Rabu, 09 Agustus 2017 - 15:35 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia