Seorang fotografer tengah mengabadikan foto kawasan Bandar Bakau Dumai, Riau. (RB/Iwan)

Selasa, 29 Agustus 2017 - 02:28 WIB 3800000

Bandar Bakau di Dumai Menjadi Tujuan Migrasi Ribuan Burung

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Bandar bakau yang terletak di pesisir pantai kota Dumai, Riau, selain menjadi objek wisata alam, lokasi ini juga menjadi tempat migrasi ribuan ekor burung disaat musim panas.

Lokasi hutan manggrove yang terletak dijalan Nelayan Laut kecamatan Dumai Barat tersebut mempunyai sejarah panjang yang dilakukan oleh anggota Pecinta Alam Bahari (PAB), dimana bakau yang berada di pesisir laut Dumai ini sempat habis ditebang untuk memperluas pembangunan pelabuhan PT Pelindo I Cabang Dumai.

Darwis Moh Saleh, pendiri PAB ini mengatakan, kawasan yang pernah dijadikan tempat pertunjukan teater yang berjudul 'Raja Udang Tak Lagi Jadi Raja', saat ini terdapat 24 jenis manggrove yang salah satunya terdapat jenis langka, yakni Bakau Belukap (red, rhizophora mucronata).

Dikatakan Darwis, bandar bakau selain menjadi tempat pelestarian bakau, kawasan tersebut juga menjadi objek wisata, sekolah alam, tempat penelitian dan juga rumah bagi burung serta menjadi tempat singgahnya ribuan ekor burung migrasi dari wilayah hutan Senepis Buluhala yang masuk di dua pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.

"Pada bulan Juni, atau pada musim panas, ribuan burung Perlin singgah di sini untuk mencari makan di bandar bakau ini dan dapat dilihat dengan jelas keberadaannya," kata Darwis, Selasa (29/8/2017).

Dikatakannya juga, di hutan manggrove ini, selain terdapat empat ekor Macan Dahan atau yang sering disebut Kucing Bakau, terdapat juga penghuni baru, yakni 18 ekor burung Puyuh.

"Sebelumnya burung Puyuh ini sempat punah, namun saat ini habitatnya kembali ada dikawasan ini," katanya.

Dalam menjaga kelestarian hutan bakau yang sampai saat ini masih dilakukan Darwis bersama seluruh anggota PAB dan juga penggiat alam, pria kelahiran 1968 ini terus mencari dukungan dari segala pihak, agar hutan manggrove dapat terus dilestarikan.

"Kita akan tetap mempertahankan bandar bakau ini, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh anak dan cucu kita semuanya," katanya mengakhiri.(RB/Iwan)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
iwan

Berita Terkini

Viral! Video Kapal Buang Sampah ke Laut, Pelni Minta Maaf

Selasa, 15 Agustus 2017 - 17:41 WIB

Kerja Nyata Konservasi Alam

Kamis, 10 Agustus 2017 - 08:26 WIB

Tahun Ini Riau Berlimpah Penghargaan dari LHK

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:28 WIB

Riau Terima Penghargaan ProKlim dari Menteri LHK

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 12:48 WIB

DPRD Riau Targetkan RTRW Selesai Pertengahan Agustus

Kamis, 03 Agustus 2017 - 22:29 WIB

Wiranto: Bangsa Ini Harus Diamankan, Termasuk Hutan

Kamis, 03 Agustus 2017 - 17:24 WIB

Walau Panas, Riau Berpeluang Hujan

Rabu, 02 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Membara, 6 Titik Panas Terpantau di Rohil

Selasa, 01 Agustus 2017 - 10:16 WIB

Di Bengkalis, Gubri Ajak Bersinergi Cegah Karhutla

Selasa, 25 Juli 2017 - 18:07 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia