Ilustrasi. (net)

Selasa, 29 Agustus 2017 - 09:41 WIB 3040000

Dua Kali Uji Lab Tetap Mengandung Babi, Warung Bakso Ini Bikin Heboh Warga Pekanbaru

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Masyarakat Pekanbaru dihebohkan dengan kembali ditemukannya bakso yang mengandung babi yang dijajakkan warung bakso. Terlebih warung bakso satu ini cukup terkenal di kalangan masyarakat.

Kandungan babi ditemukan setelah Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan uji laboratorium. Hasilnya penganan bakso yang dijajakkan positif mengandung babi.

BPPOM pun merekomedasikan warung Bakso Mekar yang beralamat di Jl KH Ahmad Dahlan disanksi penutupan sementara.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru pun sudah turun ke lapangan untuk memastikan kebenarannya. Hasilnya, diketahui bahwa warung bakso tersebut tidak memiliki izin kesehatan dan tidak laik untuk dijual.

Diskes pun mengikuti rekomendasi BBPOM untuk menutup sementara Bakso Mekar pada Kamis (23/8/2017) lalu.

Kasi Pemeriksaan BBPOM di Pekanbaru, Veronika Ginting, menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan Bakso Mekar ini didapat saat dilakukannya sidak rutin dari BBPOM.

Sidak rutin ini difokuskan di tempat yang diminati penduduk. Dari hasil pemeriksaan itu didapatilah kandungan bakso di gerai tersebut ada fragmen DNA specific porcine atau babi.

"Sampel Bakso Mekar ini diperiksa dua kali. Pertama di Balai POM Aceh lalu pengujian keabsahan di Pusat Pengujian Obat dan Makanan Balai POM RI. Hasilnya sama," kata Veronika pada Senin (28/8/2017).

Setelah didapati hasilnya positif mengandung zat yang ada pada babi, BBPOM menindaklanjutinya ke daerah. Karena produk tersebut bukan produk kemasan, hasilnya ditindaklanjuti ke Dinkes dan Disperinsag Kota Pekanbaru.

"Kita rutin melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Tujuannya agar pangan yang ada aman dikonsumsi masyarakat," sebut Veronika.

Veronika mengatakan bahwa penggunaan babi dalam makanan ini tidak ada unsur pidananya. Karena hal tersebut hanya masalah keyakinan.

Namun ia menyebutkan yang harus diperhatikan Pemko yakni perizinan usaha dan kehalalannya.Lewat kejadian ini, BBPOM berharap jangan ada lagi hal serupa terjadi. Veronika juga menyampaikan agar masyarakat bisa membuat laporan jika ada hal yang mencurigakan seputar obat dan makanan ke BBPOM Pekanbaru. (MCR)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Kemenag Pelalawan Lakukan Pembinaan KUA Kuala Kampar

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 12:36 WIB

Idul Adha pedagang kurban bermunculan

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 09:41 WIB

Bupati HM Wardan Resmikan e-Bilik Sebagai Media Center

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 14:16 WIB

Mobdin Pemko akan Dipasang Stiker, Ini Tujuannya

Kamis, 24 Agustus 2017 - 12:59 WIB

Pangkalan Lesung Tuan Rumah Harganas XXIV

Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:53 WIB

Disbunak Pastikan Pasokan Hewan Kurban Aman dan Terpenuhi

Selasa, 22 Agustus 2017 - 22:24 WIB

Kabupaten Siak Tuan Rumah JGHN 2018

Senin, 21 Agustus 2017 - 12:19 WIB

Nelson Angkat Jabat Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia