Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman diarak Singa Depok menuju lokasi acara Panen Raya Padi di Inhil. (RB/habir)

Rabu, 30 Agustus 2017 - 17:26 WIB 8790000

Hadiri Panen Raya Padi di Inhil, Gubri: Jangan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman diarak menggunakan Singa Depok ketika akan memasuki lokasi kegiatan Panen Raya Padi dan Gerakan Peremajaan Kelapa Rakyat yang dipusatkan di Kelurahan Kempas Jaya, Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir.

Gubri diarak bersama Bupati Indragiri Hilir, HM. Wardan, Kasiter Korem 031/Wirabima mewakili Danrem serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau Ferry HC.

"Pelan-pelan ya," kata Gubri meminta kepada anggota Singa Depok yang membawa Gubri ke lokasi acara.

Lebih kurang 500 m Gubri diarak menuju lokasi acara menggunakan kesenian Singa Depok dari Kelurahan Kempas.

Gubri tiba di lokasi kegiatan Panen Raya Padi sekitar pukul 16.15 WIB setelah sebelumnya helikopter yang membawa dirinya mendarat di lapangan sepakbola di Kempas.


Jangan Alih fungsi Lahan

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengingatkan masyarakat untuk tidak alih fungsi lahan pertanian yang mereka miliki agar ketahanan pangan tetap terjaga.

Saat ini saja, kata Gubri, Provinsi Riau kekurangan ratusan ribu ton beras per tahun. Bila angka alih fungsi lahan semakin tinggi, tentu kekurangan beras ini akan semakin meningkat pula.

"Di Riau ini kita kekurangan 350 ribu ton beras per tahun," kata Gubri di hadapan ratusan petani dan masyarakat yang menghadiri Panen Raya Padi di Kelurahan Kempas Jaya, Indragiri Hilir, Rabu (30/8/2017).

Menurutnya selama ini kekurangan beras di Riau di support oleh provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utarserta Sumatera Selatan.

Namun ini juga rawan terhadap ketahanan pangan di Riau, karena angka alih fungsi lahan di provinsi tetangga yang mensuplai beras ke Riau juga cukup tinggi.

Bila itu terjadi maka dipastikan produksi beras mereka juga akan menurun dan berdampak pada pasokan beras ke Riau.

"Kita memang sudah menggalakkan konsumsi sagu sebagai pengganti makanan pokok, tapi itu masih terbatas, belum bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut.

Gubri juga mengatakan Inhil adalah lumbung padi di Provinsi Riau dengan lahan tanam padi di Inhil sekitar 26 persen dari total keseluruhan di Riau.

Dirinya berharap hal tersebut dapat terus dipertahankan dengan mengurangi alih fungsi lahan serta terus meningkatkan produksi padi.

"Saya mengapresiasi penyuluh pertanian, Kementerian Pertanian dan seluruh yang terlibat, karena sekarang kita sudah bisa panen padi 2 kali setahun, ini akan kita coba kembangkan, kalau bisa panen 3 kali setahun," kata Gubri.

Gubri hadir di Panen Raya Padi di Kelurahan Kempas Jaya, Inhil didampingi oleh Bupati Inhil Wardan, Kasiter Korem 031/Wirabima yang mewakil Danrem, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Ferry HC, anggota DPRD Riau dapil Inhil Agustriansyah dan pejabat lainnya.

Gubri sempat diarak oleh kesenian Singa Depok asal Jawa Barat, menuju lokasi acara Panen Raya Padi di Kelurahan Kempas Jaya Inhil. (advertorial)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
habir

Berita Terkini

Lakukan Pengeroyokan 5 Pelaku Ditangkap Polisi

Selasa, 22 Agustus 2017 - 13:29 WIB

KPK Tetapkan Mantan Bupati Bengkalis Tersangka

Kamis, 10 Agustus 2017 - 11:41 WIB

Tak Pandai Berenang, Bocah di Inhil Tenggelam di Parit

Senin, 07 Agustus 2017 - 11:59 WIB

Kebakaran di Rohil Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang

Rabu, 02 Agustus 2017 - 09:53 WIB

Berikut ini Nama Korban Crane yang Roboh di Palembang

Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:21 WIB

Dua Crane LRT Roboh Hancurkan Rumah Warga

Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:11 WIB

Tabrakan Maut, Pejabat Kampar Surya Budi Meninggal Dunia

Selasa, 01 Agustus 2017 - 09:42 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia