Sungai-sungai di Riau yang menghubungkan dan membelah antar daerah. (net)

Kamis, 31 Agustus 2017 - 11:21 WIB 4410000

Tahukah? Sungai di Nusantara Miliki Peranan Vital

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sejarah nusantara tidak akan pernah lepas dari keberadaan sungai, namun terkadang sejarah melupakan peran vital sungai yang membentang, membelah dan menghubungkan berbagai daerah.

Khususnya Riau, dengan empat sungai besarnya, tentu begitu banyak peradaban dan tradisi yang dapat digali dari sana untuk diperkenalkan pada dunia.

Begitu yang dikatakan Dr Kun Adnyana, akademisi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali, saat menghadiri Sarasehan Kontruksi Melayu-Sungai dalam Lukisan Karya Perupa Riau, di Galeri Mahodara Mandara Giri Bhuwana (MMGB), Taman Budaya Bali, Denpasar, Selasa (29/8/17).

"Keberadaan sungai pada masa lampau, khususnya di nusantara, menjadi peran vital. Ini tentu patut digali lebih dalam sehingga akan menjadi suatu nilai, pengetahuan, hingga menghasilkan karya bernilai tinggi," kata Kun.

Untuk itulah, sambung Kun, tema yang diusung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Riau pada Pameran Lukis yang ditaja bekerjasama dengan UPT Taman Budaya Bali, yaitu Peradaban 4 Sungai Besar di Riau, yang menjadi topik utama pada sarasehan ini, merupakan tema yang sangat besar dan layak bagi memperkenalkan Riau pada dunia.

"Mempertemukan dalam satu ivent, dalam sungai pada satu peradaban, menjadi hal yang sangat menarik. Ada sistem pengetahuan di Indonesia yang perlu digali lagi dari sana. Bagaimana kehidupan di sungai itu, hingga menjadi peradaban sampai masa kini," tegasnya.

Sebelumnya, sebagai bagian dalam mengenalkan Riau kepada dunia, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau mengadakan pameran lukis hasil karya 18 pelukis Riau di Gedung Griya Oncay Srambi Srawa, Taman Budaya Bali. Tak kurang dari 36 karya dengan mengangkat tema Peradaban 4 Sungai Besar di Riau itu, dipamerkan pada pameran yang berlangsung tiga hari tersebut (27-29/8/2017).

Seperti sambutan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen, yang dibacakan Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Subani Firdaus, Riau saat ini memang fokus mengenalkan dirinya sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia. Sesuai dengan taglinenya, Riau The Homeland of Melayu, yaitu Riau adalah tumpah darah Melayu.

"Inilah Riau, The Homeland of Melayu. Melalui berbagai kegiatan yang saat ini kami kemas di Dinas Kebudayaan khususnya, kami ingin kabarkan pada dunia, bahwa Riau adalah tumpah darah Melayu," seperti yang dibacakan Subani.

Selain itu, tegas Subani, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar pelukis Riau dan Bali. Sehingga, sambungnya, pelukis-pelukis Riau yang dibawa serta pula kesana dapat mendapat berbagai masukan tambahan dari pelukis Bali yang memang telah terkenal bahkan ke seantero dunia.

"Ini juga merupakan harapan kami. Pelukis kami dari Riau mendapat pula berbagai masukan dan wawasan dari pelukis Bali. Makanya kami membawa serta pula 14 orang pelukis dari Riau, yang kami pilih untuk mendapatkan kesempatan ini," ujar Subani.

Budayawan Riau, Dr Junaidi, yang turut mendampingi rombongan perupa Riau ini, juga menyampaikan hal yang sama. Dialog yang terjadi antara pelukis Riau dan Bali, katanya, bukan hanya penting untuk Riau, namun penting pula bagi Indonesia dalam memperkokoh tali persatuan dan kesatuan negara ini.

"Seni tidak cuma cukup dengan bakat alam tapi perlu pula intelektualitas untuk penggalian lebih dalam hingga menghantar identitas pada karya seni tersebut. Diharapkan dengan kunjungan ini, pelukis Riau mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Ada dialog budaya yang terjadi antara pelukis Riau dan Bali, yang penting juga untuk Indonesia sehingga kita saling memahami untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan negara kita," papar Junaidi yang juga merupakan Wakil Rektor di Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, tersebut.

Indra Mayeldi, pelukis yang juga Ketua Forum Komunikasi Seni Rupa (FKSR) Riau, mengakui mendapatkan banyak hal dari kunjungan yang juga diikutinya itu. Hal itu, katanya, tentu akan berguna untuk menghasilkan karya-karya yang lebih bernilai seni tinggi lagi.

"Banyak pencerahan-pencerahan yang kami dapatkan disini. Bali, gudangnya maestro-maestro seni rupa. Beberapa tempat yang dapat kami kunjungi seperti Museum Blanco, memberikan satu kekuatan bagi kami untuk dapat menghasilkan sentuhan seni yang lebih tinggi nantinya di Riau," kata pria yang akrab disapa Indra.

Dasril, pelukis Riau lainnya, juga tak jauh berbeda dengan Indra. Berbagai inspirasi, diakui Dasril, didapatkannya pula selama di Bali. "Inspirasi ini penting untuk menghasilkan karya seni yang bernilai. Disini, banyak hal yang kami dapatkan. Semoga nantinya dapat bermanfaat bagi kami untuk dapat menciptakan karya seni yang lebih baik, khususnya dalam memperkenalkan Riau pada dunia," kata Dasril.

Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya Bali, I Gusti Agung Diputra, sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, mengakui menyambut baik pameran beserta sarasehan yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Riau itu. Pihaknya, tegas I Gusti Agung Diputra, merasa mendapat kehormatan dan kebanggaan atas terpilihnya tempat yang dikelolanya tersebut sebagai tempat kegiatan digelar.

Diharapkannya pula, dengan kegiatan ini, hubungan antar seniman Riau dan Bali, khususnya pelukis, dapat tercipta lebih erat lagi. Bahkan diharapkannya, suatu saat pameran yang digelar merupakan kolaborasi antara hasil karya pelukis Riau dan pelukis Bali.

"Semoga dengan adanya pameran dan sarasehan ini, jalinan silaturahmi kita semakin kuat, serta dapat berbagi informasi dan pengalaman sesama sahabat seniman Riau dan Bali menjadi kian erat. Semoga suatu saat, dapat pula menyelenggarakan pameran kolaborasi antara pelukis Riau dan Bali," katanya. (RB/MC)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Awal Mula Munculnya Salam Kelapa

Senin, 28 Agustus 2017 - 17:31 WIB

Bupati Inhil Buka MTQ Kecamatan Enok

Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:21 WIB

Bupati HM Wardan Buka STQ di Desa Belaras Inhil

Selasa, 23 Mei 2017 - 14:08 WIB

Wan Thamrin Hasyim Sebut Tes Urine Penting bagi ASN

Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:13 WIB

Jambore PKK Inhil akan Selenggarakan

Sabtu, 15 Juli 2017 - 16:05 WIB

Bupati Wardan Buka Bazar dan Pawai Taaruf Enok

Selasa, 22 Agustus 2017 - 17:27 WIB