Ilustrasi. (net)

Rabu, 06 September 2017 - 15:49 WIB 1720000

Perkembangan Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Tak Terduga Pelalawan 2012

Share ke BBM

Perkembangan Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Tak Terduga Pelalawan 2012

RIAUBOOOK.COM - Usai memeriksa dan menahan mantan Kepala DPPKA Pelalawan LMN, Selasa (5/9/2017) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau hari ini, Rabu menahan dua tersangka lainnya berinisial ASI dan KSM pada Rabu (6/9/2017) siang. Terkait kasus dugaan korupsi Bantuan Tak Terduga Kabupaten Pelalawan tahun 2012 lalu.

Penahanan ASI dan KSM dibenarkan oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau Sugeng Riyanta.

Tersangka KSM sebagai pihak swasta diduga menerima Rp125 juta untuk biaya turnamen golf. Padahal semestinya dana bantuan tak terduga bukan diperuntukkan untuk kegiatan tersebut.

Sedangkan ASI menjabat selaku kepala seski atau staf dari tersangka LMN. ASI diduga menerima Rp90 juta untuk membeli tiga unit kamera untuk kepentingan pribadi.

Sehari yang lalu usai melakukan pemeriksaan terhadap LMN yang telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Tak Terduga Kabupaten Pelalawan tahun 2012 lalu, Kejaksaan Tinggi Riau langsung melakukan penahanan terhadapnya.

Usai diperiksa, LMN yang mengenakan rompi berwarna orange untuk tahanan Tipikor tersebut keluar dari ruang pemeriksaan Pidana Khusus Kejati Riau, pada Selasa (5/9/2017) sore.

Dengan dikawal sejumlah pegawai Kejaksaan, LMN langsung memasuki mobil tahanan dan diantarkan ke Rutan Sialang Bungkuk Klas IIB, Pekanbaru.

Penetapan status LMN sebagai tersangka ini dilakukan setelah gelar perkara penyidik kejaksaan. Sebelumnya, LMN diperiksa sebagai saksi namun karena alat bukti dinyatakan lengkap maka statusnya pun langsung ditingkatkan sebagai tersangka.

Selain LMN sebagai mantan Kepala DPPKA Pelalawan saat itu, penyidik juga menetapkan dua orang lainnya yakni ASI dan KSM sebagai tersangka.

Sugeng menyebutkan bahwa atas penyelewengan dana BTT tersebut, negara mengalami kerugian hingga Rp2,4 miliar dari total anggaran sebesar Rp9 miliar. (RB/JMNC/GRC/BBS)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Polisi Amankan Pelaku Judi Togel

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:27 WIB

Polisi Sita Istana Megah Bos First Travel

Selasa, 15 Agustus 2017 - 17:25 WIB

Jeremy Thomas Jadi Tersangka Penipuan Rp 16 Miliar

Jumat, 11 Agustus 2017 - 21:55 WIB

Seorang ABG di Pekanbaru Terlibat Curanmor

Rabu, 09 Agustus 2017 - 13:22 WIB

Gudang Telkomsel di Pekanbaru Dikupak Maling

Selasa, 08 Agustus 2017 - 12:26 WIB

Busyet! 3 Kali Melahirkan, Ibu ini Jual Semua Bayinya

Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:13 WIB

Tas Hernelis Disilet OTK, Uang, ATM dan KTP Amblas

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:54 WIB

Seorang IRT Dianiaya OTK di Tempat Umum

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:37 WIB

Motor Metik Mahasiswa di Pekanbaru Diembat Maling

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:24 WIB