Kakan Kemenag Kabupaten Pelalawan HM Raus.

Minggu, 10 September 2017 - 09:48 WIB 5890000

Inilah Jadwal Kepulangan JHI Asal Kabupaten Pelalawan Menurut Kemenag

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sudah hampir satu bulan sepuluh hari Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pelalawan berangkat menunaikan Rukun Islam ke 5 di tanah suci mekkah dan medinah.

Dalam pekan depan JCH yang saat ini telah menjadi Jemaah Haji Indonesia (JHI) Kabupaten Pelalawan akan segera tiba kembali di Tanah air. Rencananya JHI asal Pelalawan yang terbagi Dua Kelompok Terbang (Kloter) sampai di Indonesia melalui Embarkasi Batam Kloter pertama pada tanggal 14 September dan 15 September untuk Kloter ke Dua.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pelalawan HM Rais pada Riaubook.com nelalui sambungan telepon seluler langsung dari Padang,Sumbar, Sabtu (09/09/2010).

Sesuai saat keberangkatan tanggal 03 Bulan Agustus yang lalu, Kloter 6 akan berangkat dari Makkah, Arab Saudi menuju Indonesia pada tanggal 13 September mendatang. Tiba di Indonesia Embarkasi Batam tanggal 14 September 2017. "Jamaah akan diinapkan di Asrama Haji Kota Batam, Kepulauan Riau selama satu malam. Baru Tanggal 14 September meninggalkan Kota Batam menuju Pekanbaru. Hari itu juga dilanjutkan ke Pangkalan Kerinci," jelas Kakan Kemenag HM Rais.

Kembali ditambahkannya bahwa untuk Kloter 7, JHI Pelalawan akan berangkat dari Madinah, Tanggal 14 September dan akan tiba di Embarkasi Batam 15 September. "Menginap satu malam di asrama haji, esoknya baru menuju Pekanbaru sekaligus ke Pangkalan Kerinci," terangnya lagi.

Terkait JHI Pelalawan yang menginap satu malam di Asrama Haji, Embarkasi Batam Kakan Kemenag HM Rais menjelaskan hal ini dikarenakan jadwal kedatangan JHI di Embarkasi Batam pada saat tengah malam. "Mereka sampai di Indonesia tengah malam. Karena itulah kita inapkan lagi satu malam menunggu esok hari baru pulang ke Pekanbaru," kata HM Rais seraya menambahkan bahwa jadwal kepulangan JHI Pelalawan ini telah di koordinasikan dengan Pemkab Pelalawan dan juga keseluruh keluarga JHI Pelalawan. [RB/ton].



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
anthon dalemunte

Berita Terkini

Hatchery Sungai Bayam Akan Diusul Pemkab Siak Menjadi UPT

Sabtu, 09 September 2017 - 23:00 WIB

Perdana di Kampus Baru ST2P, Bupati Berikan Kuliah Umum

Jumat, 08 September 2017 - 22:14 WIB

Stand Pameran Dinas Sosial Siak Buka Pelayanan SKTM

Jumat, 08 September 2017 - 14:02 WIB

Lagi Berjudi Batu Domino 51, Dicokok Polisi

Kamis, 07 September 2017 - 20:46 WIB

Satu Hari Polres Pelalawan Amankan Tiga Tersangka Narkoba

Kamis, 07 September 2017 - 19:34 WIB

Di Siak, Ada Program 1 Kecamatan 1 Kampung KB

Kamis, 07 September 2017 - 17:38 WIB

Warga Siak Diminta Sukseskan Program Kampung KB

Kamis, 07 September 2017 - 17:26 WIB

Peduli Rohingya, Anggota DPRD Rohil Rela Gajinya Dipotong

Kamis, 07 September 2017 - 14:15 WIB

Peduli Muslim Rohingya, Gempur Inhu Akan Gelar Aksi Sosial

Kamis, 07 September 2017 - 11:36 WIB

4.556 Penerima Daging Kurban dari Penyaluran SQN PKPU Riau

Kamis, 07 September 2017 - 11:16 WIB

Kamenag Buka Praktik Manasik Haji untuk Tingkat Anak-Anak

Selasa, 05 September 2017 - 16:53 WIB

Data 14 Jamaah Haji Riau yang Wafat di Tanah Suci

Selasa, 05 September 2017 - 11:33 WIB

Hingga Senin, JH Riau Wafat jadi 14

Selasa, 05 September 2017 - 11:28 WIB

Kejari Bakar Uang Palsu, Narkoba Dibuang ke Parit

Senin, 04 September 2017 - 01:12 WIB

Kunjungi Mesjid Agung Islamic, Kamenag Terkagum-Kagum

Senin, 04 September 2017 - 00:24 WIB

7.254 Peserta Semarakkan Pawai MTQ XVII Kabupaten Siak

Senin, 04 September 2017 - 13:32 WIB

Soal Laut Natuna Utara, Ini Komentar Pengamat dari UIN

Senin, 04 September 2017 - 09:54 WIB

Berikut Data Jamaah Riau yang Wafat di Arab Saudi

Minggu, 03 September 2017 - 16:44 WIB

Achmad Nyatakan Siap Dukung Bupati Rohul Suparman

Minggu, 03 September 2017 - 13:29 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia