Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Effendi tengah menandatangani laporan hasil kerja Banggar, yang disaksikan Walikota Dumai, Zulkifli AS beserta Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Idrus.

Rabu, 13 September 2017 - 14:44 WIB 760000

Banggar DPRD Kecewa Pendapatan Dana Perimbangan APBD Dumai Belum Optimal

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2016.

Rapat paripurna dipimpin lansung Ketua DPRD Kota Dumai Gusri Effendy didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Idrus ST bersama Walikota Dumai Zulkifli AS di ruang paripurna dihadiri 22 anggota DPRD Kota Dumai, Rabu (13/09/2017).

"Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Banggar DPRD Kota Dumai telah maksimal bekerja dan ucapan terimakasih juga kepada Pemerintah Kota Dumai dapat menyelesaikan tugas sesuai jadwal yang ditentukan," Kata Ketua DPRD Kota Dumai.

Laporan hasil kerja Banggar DPRD Kota Dumai terhadap Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2016 dibacakan lansung Hasrizal.

"Melalui pandangan umum fraksi-fraksi dan dijawab Walikota Dumai atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Dumai saat ini disampaikan laporan dari Banggar," kata Hasrizal.

Lanjutnya, hasil dari pembahasan ini dapat sebagai koreksi untuk meningkatkan proses keuangan daerah untuk kedepannya.

"APBD Rp1.196.031.219.550,29 dan terealisasi sebesar Rp1.062.040.946.926.12 dengan persentase sebesar 88,80 persen dari target, pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp182.351.688.061.00 terealisasi Rp192.760.175.685,61 persentase 105,71 persen," katanya kembali.

Hasrizal menambahkan, pada pendapatan transfer (dana perimbangan,red) Banggar belum melihat tercapai optimal dari bagi hasil pajak, Dana Bagi Hasil (DBH) bukan pajak dan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta pendapatan bagi hasil.

"Target bagi hasil pajak Rp60.226.536.025.00 terealisasi Rp44.500.051.885.00 setara 73,89 persen. DBH bukan pajak Rp218.368.250.312.12 realisasi Rp144.064.130.023.00 dengan 65.97 persen. DAK Rp122.819.399.500.00 realisasi Rp94.438.454.773.00 setara 76.89 persen. Pendapatan bagi hasil pajak target Rp91.012.397.181.17 realisasi Rp85.088.317.014,44 atau setara 93.49 persen," katanya kembali.

Walikota Dumai Zulkifli AS dalam sambutannya, sesuai amanat undang-undang tentang keuangan daerah dimana kepala daerah wajib melaporkan keuangan ke DPRD melalui Banggar.

"Laporan keuangan telah diserahkan dan diperiksa oleh Banggar DPRD Dumai dan Banggar juga telah menyelasaikan laporan pemeriksaan laporan pertanggungjawaban juga dilakukan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta dilakukan rapat paripurna," kata Zul AS.(RB/Iwan).



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
iwan

Berita Terkini

Sepakat, Bandara Dumai Dikembangkan karena Menguntungkan

Selasa, 12 September 2017 - 13:44 WIB

Soal Kerusakan Jalan Azki Aris, Ini Jawaban Dinas PUPR Inhu

Minggu, 10 September 2017 - 18:27 WIB

Kerusakan Jalan Azki Aris Rengat Makin Memprihatinkan

Jumat, 08 September 2017 - 14:14 WIB

PAD Riau Masih Minim, Legislator Minta Rp4 Miliar

Kamis, 31 Agustus 2017 - 11:42 WIB

Gelar Reses, Ketua DPRD Inhu Justru Terima Tuntutan Warga

Selasa, 29 Agustus 2017 - 09:54 WIB

Riau Dapat Bantuan Renovasi 2.500 Rumah Tak Layak Huni

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 16:42 WIB

Ssttt, Ada Proyek Senilai Rp2,5 Triliun di Bengkalis

Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:03 WIB

Pesisir Riau 'Haus' Air Bersih, Gubernur Baru Mau Bangun

Minggu, 20 Agustus 2017 - 22:38 WIB

Siapa Jemaah Calon Haji Siak Termuda?

Kamis, 03 Agustus 2017 - 16:22 WIB

Hebat, Siak Bawa Pulang Piala Adipura

Kamis, 03 Agustus 2017 - 16:17 WIB

Dampingi JCH Siak ke Batam, Ini Pesan Alfedri

Kamis, 03 Agustus 2017 - 16:13 WIB

Pemerintah Tutup 118 Koperasi di Kepulauan Meranti

Kamis, 27 Juli 2017 - 20:06 WIB

Gubernur Riau Berharap Pekanbaru jadi Kota MICE

Kamis, 27 Juli 2017 - 10:54 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia