Gypsun untuk platfon rumah. (net)

Selasa, 03 Oktober 2017 - 09:56 WIB 4290000

Konsumsi Gypsun di Riau Rendah, Mengapa?

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pada umumnya gypsum di Indonesia, khususnya Provinsi Riau digunakan untuk plafon bagian dalam rumah atau bagian atas bangunan.

Walau ada pula yang sudah mulai memakainya untuk bagian dinding, jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Meskipun total konsumsi gypsum di Riau bahkan di Indonesia relatif rendah, namun Gyproc optimistis dengan potensi

yang ada, pasar Indonesia dapat ditaklukkan. Karena selain kondisi kebutuhan perumahan kami juga melihat potensi market renovasi yang masih terbuka lebar," kata Managing Director PT SGCPI, Hantarman Budiono saat berbicara mengenai prospek market Gyproc di Indonesia, Senin (2/10/2017).

Baru-baru ini, Gyproc meluncurkan inovasi produk lainnya, yang tak kalah revolusioner yaitu Habito. Sebuah sistem dinding kering Gyproc yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi proses pembangunan dengan beberapa kelebihan seperti lima kali lebih kuat daripada dinding gypsum standar, lebih tahan terhadap guncangan yang terus menerus, memiliki insulasi suara yang lebih baik, mudah dipasang, serta mampu menahan beban hingga 30 kilogram per titik pemasangan.

"Habito dirancang khusus untuk memungkinkan pengguna mendesain ruang dengan cepat dan fungsional. Selain kenyamanan yang ditawarkan,

Habito juga mempermudah proses desain ruangan karena tidak memerlukan lagi alat khusus untuk menggantung barang," tuturnya.

Hantarman juga menyebutkan, Habito hanya salah satu dari produk istimewa Gyproc. Selain Habito, ada pula Glasroc H papan gypsum khusus untuk area basah, XRoc papan gypsum bebas timbal dan anti radiasi sehingga tepat digunakan pada dinding ruangan X-Ray sebuah rumah sakit.

Ada pula FireLine yang mampu menahan api hingga empat jam, ThermaLine yang mampu menjaga suhu udara stabil sehingga menghemat penggunaan pendingin udara. Serta

Activ'Air yang dapat menyaring udara dalam ruangan dengan menyerap formaldehyde yang ada di ruangan tersebut menjadi partikel-partikel yang aman bagi kesehatan.

"Manfaatnya dapat dirasakan hingga ke bidang kesehatan. Sangat istimewa tentunya," ia mengakhiri. (RB/MC)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Lampung jadi Pusat Pemerintahan Indonesia?

Sabtu, 30 September 2017 - 21:59 WIB

Desa-desa di Rohul Gunakan Aplikasi Sismiop

Rabu, 27 September 2017 - 13:53 WIB

Sah, APBD Perubahan Meranti Lebih Rp1 Triliun

Selasa, 26 September 2017 - 09:45 WIB

Ranperda RTRW Riau Sudah Sah

Senin, 25 September 2017 - 13:56 WIB

Indonesia Kirim Bantuan Pengungsi Rohingya

Jumat, 22 September 2017 - 12:36 WIB

Defisit Rp1 Triliun, Gubernur Riau Bilang Enggak Apa-apa

Rabu, 20 September 2017 - 08:24 WIB

Pemko Dumai Laksanakan Tiga Proyek dengan Anggaran Besar

Senin, 18 September 2017 - 19:54 WIB

Abrasi Sungai Indragiri, Separuh Badan Jalan Ambruk

Jumat, 15 September 2017 - 14:24 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jembatan Siak IV Segera Dimulai

Rabu, 13 September 2017 - 23:51 WIB

Sepakat, Bandara Dumai Dikembangkan karena Menguntungkan

Selasa, 12 September 2017 - 13:44 WIB

Soal Kerusakan Jalan Azki Aris, Ini Jawaban Dinas PUPR Inhu

Minggu, 10 September 2017 - 18:27 WIB

Kerusakan Jalan Azki Aris Rengat Makin Memprihatinkan

Jumat, 08 September 2017 - 14:14 WIB

PAD Riau Masih Minim, Legislator Minta Rp4 Miliar

Kamis, 31 Agustus 2017 - 11:42 WIB

Gelar Reses, Ketua DPRD Inhu Justru Terima Tuntutan Warga

Selasa, 29 Agustus 2017 - 09:54 WIB

Riau Dapat Bantuan Renovasi 2.500 Rumah Tak Layak Huni

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 16:42 WIB

Ssttt, Ada Proyek Senilai Rp2,5 Triliun di Bengkalis

Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:03 WIB

Pesisir Riau 'Haus' Air Bersih, Gubernur Baru Mau Bangun

Minggu, 20 Agustus 2017 - 22:38 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia