Ilustrasi. (net)

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 20:45 WIB 1100000

Harapan Masyarakat, Pemerintah Daerah Buka Lapangan Kerja Baru di Meranti Tahun Depan

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Masyarakat berharap pemerintah dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Sejauh ini keadaan ekonomi masyarakat masih cukup sulit, sebab lowongan kerja di Meranti belum mampu menampung angkatan kerja setiap tahunnya.

Oleh sebab itu, masyarakat Meranti masih banyak yang terpaksa harus mencari nafkah di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Tentu saja hal itu cukup menyulitkan masyarakat. Sebab untuk masuk menjadi tenag kerja ilegal selain memiliki resiko keselamatan di laut, juga kepastian jaminan keamanan di negara seberang sangat rapuh.

Artinya, kalau tenaga kerja yang masuk ke Malaysia bisa-bisa setelah beberapa lama kerja saat menerima upahnya lantas yang datang justru polisi setempat.

Sudah tidak dapat uang, malah akan masuk penjara, ungkap Buyung warga Selatpanjang kepada RIAUBOOK.COM di Selatpanjang Jumat sore (5/10-17).

Pemuda yang baru menamatkan sekolah tersebut mengatakan, hujan emas di negeri orang, akan lebih baik hujan batu di negeri sendiri. Sebab menurutnya, jika masuk dengan pendatang haram selama di lautpun sudah bertarung nyawa. Sebab masuknya dengan menyelundup dan itupun kadang harus dipaksa berenang sementara daratan masih jauh apalagi saat malam gelap gulita.

Sedangkan kalau masuk secara resmi, tentu biaya cukup besar. Setidaknya juga harus memiliki paspor dan memiliki jaminan pekerjaan dari warga negara tersebut. Ini menjadi sulit, makanya sejauh ini masuk secara gelap menjadi alternatif yang paling memungkinkan walau dengan resiko tenggelam dan masuk penjara, sebut Buyung.

Untuk itu diharapkan kepada Pemkab Meranti mulai tahun 2018 mendatang agar membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Sebab tanpa lapangan kerja, maka masyarakat akan merasakan kesulitan dalam menutupi kebutuhan hidup.

Jika masyarakat tidak mampu mengendalikan keadaan, maka itulah kadang terjadinya berbagai peristiwa. Baik perampokan bahkan nekat melakukan tindakan melawan hukum.

Untuk menghindari itulah pemerintah harus tanggap mencari peluang untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, sebab untuk membuka kesempatan kerja itu ada dalam kebijakan pemerintah itu sendiri,"tambah dia. (RB/jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Ribut-ribu Proyek di Inhu, Ini Jawaban Pejabat PUPR

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 09:00 WIB

Warga Inhu Mengeluh Ada Proyek Siluman

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Jembatan Nyaris Amblas, Inhil Terancam Terisolasi

Jumat, 06 Oktober 2017 - 21:39 WIB

Konsumsi Gypsun di Riau Rendah, Mengapa?

Selasa, 03 Oktober 2017 - 09:56 WIB

Lampung jadi Pusat Pemerintahan Indonesia?

Sabtu, 30 September 2017 - 21:59 WIB

Desa-desa di Rohul Gunakan Aplikasi Sismiop

Rabu, 27 September 2017 - 13:53 WIB

Sah, APBD Perubahan Meranti Lebih Rp1 Triliun

Selasa, 26 September 2017 - 09:45 WIB

Ranperda RTRW Riau Sudah Sah

Senin, 25 September 2017 - 13:56 WIB

Indonesia Kirim Bantuan Pengungsi Rohingya

Jumat, 22 September 2017 - 12:36 WIB

Defisit Rp1 Triliun, Gubernur Riau Bilang Enggak Apa-apa

Rabu, 20 September 2017 - 08:24 WIB

Pemko Dumai Laksanakan Tiga Proyek dengan Anggaran Besar

Senin, 18 September 2017 - 19:54 WIB

Abrasi Sungai Indragiri, Separuh Badan Jalan Ambruk

Jumat, 15 September 2017 - 14:24 WIB

Kelanjutan Pembangunan Jembatan Siak IV Segera Dimulai

Rabu, 13 September 2017 - 23:51 WIB

Sepakat, Bandara Dumai Dikembangkan karena Menguntungkan

Selasa, 12 September 2017 - 13:44 WIB

Soal Kerusakan Jalan Azki Aris, Ini Jawaban Dinas PUPR Inhu

Minggu, 10 September 2017 - 18:27 WIB

Kerusakan Jalan Azki Aris Rengat Makin Memprihatinkan

Jumat, 08 September 2017 - 14:14 WIB

PAD Riau Masih Minim, Legislator Minta Rp4 Miliar

Kamis, 31 Agustus 2017 - 11:42 WIB