Pembukaan festival siak bermadah. (RB/Agus)

Rabu, 11 Oktober 2017 - 10:39 WIB 1100000

Tahun Ini Festival Siak Bermadah Lombakan Tari Zapin Kreasi Baru Internasional

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Tahun ini, Festival Siak Bermadah mengadakan lomba Tari Zapin Kreasi Baru Internasional yang diikuti oleh beberapa tim kesenian termasuk tim dari negara tetangga.

"Dari negara Malaysia di utus Sanggar Budaya Sri Pengkalan dan Singapura Sanggar Gentari," kata kepala Dinas Pariwisata Fauzin Asni saat pembukaan Festival Siak Bermadah di panggung Siak Bermadah, Selasa (10/10/17) malam.

Selain itu, lanjut Fauzi, juga mengatakan ada peserta dari tim Provinsi dari Kabupaten Muara Jambi, Sumatera Utara mengutus Sanggar Centra Seni Serdang Bedagai, utusan Sanggar dari Sumatera Barat dari ISI Padang Panjang, DKI Jakarta dengan Sanggar Melati Putih Utusan Tiba, serta sejumlah sanggar yang ada di Kabupaten/kota di Riau yakni dari Kuansing mengutus Sanggar Tari dan Musik Mentuo, juga utusan dari Dewan Kesenian Rohil dan AKMR Pekanbaru,

"Sementara dari tuan rumah, Siak sendiri dengan Sanggar Pengat Production bersama Sanggar Tasik Seminai," ucap mantan asisiten I Setakab Siak itu.

Festival yang mengusung tema "Kembangkan Adat dan Budaya untuk Mengangkat Marwah Negeri" dibuka Bupati Siak H Syamsuar, dengan digelarnya festival ini, sudah 15 kali Siak menggelar festival Siak bermadah.

H Syamsuar dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa Festival Siak Bermadah merupakan ajang apresiasi kesenian dan kebudayaan masyarakat Melayu di Kabupaten Siak.

"Tradisi daerah tahunan ini, sejak lama telah digelar di Negeri Istana. Beberapa tahun terakhir, pengemasan acaranya, Alhamdulillah, terus membaik dan pelaksanaannya dirangkaikan pula dengan senarai kegiatan lain, dengan tujuan turut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Siak, yang InsyaAllah pada tanggal 12 Oktober mendatang, genap berusia 18 tahun," ujar Datuk Setia Amanah itu.

Pada mulanya helat ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi pembinaan kesenian dan kebudayaan daerah yang dikembangkan melalui komunitas seni dan sanggar-sanggar di ceruk-ceruk kampung, sekaligus menghidupkan UKM masyarakat yang bergerak dalam bidang produksi aneka instrumen seni budaya serta peralatan terkait adat istiadat masyarakat Siak, yang kental dengan nilai-nilai Melayu nan religius. Namun seiring waktu, tujuan pelaksanaan Festival Siak Bermadah tersebut terus berkembang, melampaui tujuan pokok yang dicanangkan diawal-awal pelaksanaannya.

Hari ini, kata Syamsuar, Festival Siak Bermadah tak lagi sekedar menjadi ajang evaluasi pembinaan seni budaya semata, atau hanya menjadi stimulan bagi tumbuhnya UKM produk-produk kebudayaan di Siak. Namun lebih dari itu, helat ini telah menjadi wajah kebudayaan masyarakat Melayu yang amat kaya dengan adat istiadatnya. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Riau Juara di Batam

Senin, 02 Oktober 2017 - 09:51 WIB

Taman Putri Kaca Mayang Berubah Jadi Waterboom Dadakan

Minggu, 01 Oktober 2017 - 14:36 WIB

Bandar Bakau Dumai Bisa Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Senin, 18 September 2017 - 22:25 WIB

Vote Bujang Dara 2017 Pilihan Anda, Ini Caranya

Senin, 18 September 2017 - 18:02 WIB

Lima Motif Batik Andalan Kabupaten Pelalawan

Rabu, 06 September 2017 - 12:59 WIB

Konjen RI Johor Bahru: Riau Sangat Kaya Potensi Pariwisata

Senin, 04 September 2017 - 22:35 WIB

Riau Dalam Bingkai di Bali

Senin, 28 Agustus 2017 - 13:10 WIB

Cerita Malin Kundang Antar IMK-RK Jadi Juara PSB 2017

Senin, 28 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Info Pacu Jalur 2017: Kuansing Mendominasi atas Inhu

Jumat, 25 Agustus 2017 - 11:34 WIB

Pemkab Siak dan Kuansing Teken MoU Pariwisata

Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:16 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia