Selatpanjang Kota Tanah Jantan yang Mulai Menggeliat

RIAUBOOK.COM - Dari timur selat air hitam terlihat berjajar rapat bangunan-bangunan cukup tinggi, siang itu, Rabu (18/10/2017), Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang berada di pesisir Riau tampak ramai.

Sejumlah kapal termasuk Porti Garuda yang ditumpangiRiauBook.combersandar di dermaga, Tanjung Harapan, salah satu dermaga untuk langsung akses ke kota sagu itu.

Sekira 50 orang penumpang turun dari pintu kiri kapal, dan puluhan orang lainnyapun sudah menunggu di sepanjang jalan sempit, yang lebarnya hanya berkisar2 meter itu.

"Becak bang, ojek-ojek," sejumlah pria berpakaian kumuh berteriak menawarkan jasa angkutan massal yang ada di ibukota tanah jantan itu. Hiruk pikuk pelabuhan dan para penarikbecak siang menyegat itu mewarnai kesibukan pelabuhan Selatpanjang.

Kadang penarik becak dan ojek saling berlomba mempengaruhi calon penumpangnya. Kadang sampai tarik menarik tas, yang bisa saja berujung perkelahian. "Begitulah setiap hari kondisi pelabuhan di Selatpanjang," kata Johanes, warga pendatang yang menetap di Selatpanjang.

Tidak jarang, akibat rebutan penumpang itu, sesama pebecak akhirnya ribut, karena moment kedatangan kapal itu menjadi kesempatan besar untuk mendapatkan penumpang.

Kondisi demikian menjadi hal yang biasa di Kota Tanah Jantan, sebutan untuk kota sagu sebagai gambaran kerasnya dan sulitnya kehidupan yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.

"Sudah banyak contoh persoalan di masa lalu, kasus yang pada akhirnya berujung pada perkelahian. Bermacam faktor karena desakan ekonomi, rebutan perempuan, juga hal lainnya yang dapat memucu perseteruan," kata Johanes.

Kadang akibat mengedepankan otot, demikian Jo, tidak jarang kasus perkelahian berujung pada korban jiwa.

Seperti kasus lalu, kata Jo ketika itu seorang anggota polisi ditikam hingga tewas oleh pria honorer pemkab setempat. Oknum polisi lainnya-pun tidak terima keadaan itu kemudian berakhir dengan kematian tersangka pelaku di rumah sakit.

Peristiwa saling bunuh antara warga dengan oknum polisi itu kata Jo, sempat membuat situasi di Selatpanjang mencekam, untuk waktu relatif panjang.

"Warga yang marah atas kematian warga tersebut juga sempat mengepung Mapolres, kepolisian yang tersudut tiba-tiba salah seorang pendemo kala itu lunglai di depan Mapolres hingga bermandikan darah.

Kamatian warga yang kedua ini membuat suasana semakinmencekam, batu dan berbagai materialpun pelayang ditujukan ke mapolres," kata dia.

Pada peristiwa ini, kata Jo membuat hubungan kepolisian dengan masyarakat langsungrenggang, hingga akhirnya Kapolrespun dicopot dan Kapolda Riau turun tangan untuk mendamaikan suasana.

Kedatangan Kapolda Riau kala itu bahkan turun langsung mengusung keranda korban ke liang lahat sedikit mengobati luka hati masyarakat Meranti.

"Ini hanya satu dari beberapa kasus di Selatpanjang selama ini, dan menjadi pengalaman berharga bagi semua lapisan. Jadi tidak salah kalau Meranti ini dijuluki tanah jantan, sebab jauh sebelum mekar menjadi sebuah daerah otonomi, Selatpanjang memang terkenal dengan kehidupan preman.

Untungdaerah ini menjadi daerah otonomi baru, dengan itu bisa secara perlahan melakukan berbagai perubahan ke arah yang lebih baik. Salah satunya, saat ini kalau umumnya tenaga Satpol PP yang direkrut adalah dari mereka yang menamakan dirinya preman," tutur Jo.

Dampak Otot

Seorang pengusaha perhotelan, Warman, turut mengeluhkan kondisi tersebut, ketidaknyamanan oleh para warga tempatan memberi pengaruh tidak langsung ke para pelaku usaha perhotelan kala itu.

"Tentu, karena jika sambutannya tidak baik akan menjadi catatan buruk bagi para pendatang, apakah itu tamu pemerintahan ataupun wisatawan yang datang ke Selatpanjang," kata Warman.

Maka kemudian, demikian Warman, pihak kemudian berinisiatif melatih para pebecak untuk menjadi profesional dibidangnya.

"Kami latih mereka bagaimana menyambut tamu dengan ramah tanpa harus saling sikut, kemudian memberikan mereka pakaian yang lengkap dengan identitasnya," kata dia.

Mengenai ongkos becak, demikian Warman, para pebecak tidak harus meminta dan tawar menawar ke penumpang, mereka bisa mengambilnya di hotel tempat pengunjung itu menginap.

"Kegiatan melatih para warga tempatan untuk menyambut ramah pendatang, kemudian melatih mereka dengan budaya yang khas dan santun harus didukung oleh pemda setempat. Ini demi Kota Selatpanjang kedepan," kata Warman.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Meranti, Nasruni, mengatakan pihak telah memiliki banyak program untuk menyedot para pendatang ke Meranti.

"Tentunya harus mendapat dukungan juga dari berbagai pihak, termasuk teman-teman di perhotelan," katanya.

Untuk sektor pariwisata, demikian Nasruni, Selatpanjang memiliki sejumlahikonmenarik, termasuk makanan yang khas dari bahan dasar sagu.

"Kemudian juga dilaksanakan berbagai event yang mengundang banyak pejabat di luar daerah, tingkat provinsi maupun nasional. Harapannya tingkat kunjungan ke Selatpanjang terus meningkat. Tentunya ini juga harus didukung dengan budaya sopan, ramah dan khas dari warga setempat," katanya. (RB/Fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Terkait

Foto

Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Mulai Bersih

RIAUBOOK.COM - Pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru, Riau, mulai terlihat bersih, ruang tunggu bebas asap rokok serta halaman parkir yang tertata…

Foto

Jakarta Masuk Satu Kota di Dunia Paling Berbahaya Bagi Perempuan

RIAUBOOK.COM - Terdapat10 kota besar atau megacity di dunia yang paling berbahaya untuk perempuan, demikian hasil survei Yayasan Thomson Reuters…

Foto

Banyak Legislator yang 'Sakit', Biar Sehat Pakai Sepeda

RIAUBOOK.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu menghadiahi sepeda ke sejumlah orang dari kalangan kurang mampu pada setiap kunjungan menghadiri…

Foto

Perlu Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Riau, Sekda: NKRI Harga Mati

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan peraturan tentang penyelenggaraan…

Foto

Rasionalisasi Anggaran, Legislator Riau Tanpa Tunjangan Transportasi Cukup Belikan Sepeda? Fitra Setuju

RIAUBOOK.COM - Kalangan legislator Riau tidak lama lagi akan menikmati tunjangan transportasi yang nilainya mencapai Rp17 juta per bulan/orang ditengah…

Foto

Fitra: Sudah Tepat Bansos Pendidikan Riau Dicoret, Selama Ini Banyak Nepotisme

RIAUBOOK.COM - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau menyatakan sudah benar Pemerintah Provinsi Riau menyoret bantuan sosial (bansos) pendidikan…

Foto

Riau Hadapi Banyak Persoalan, Bagaimana Mengatasinya? Sejumlah Bakal Calon Gubernur Bakal Menjawabnya Lewat Dialog di Menara BRK

RIAUBOOK.COM - Sejumlah persoalan menjadi faktor pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Riau kian melambat, selain itu masih banyak masalah lainnya,…

Foto

Hasil Penelitian, Ternyata Enggak Ada Warga Pribumi di Indonesia

RIAUBOOK.COM - Peneliti Eijkman Institute Profesor Herawati menyimpulkan tidak ada warga asli pribumi di Indonesia dan seluruhnya merupakan ginetik campuran…

Foto

Ini Bandara Paling Tak Berguna di Dunia

RIAUBOOK.COM - Bandara adalah tempat landasan keberangkatan dan kedatangan pesawat, lokasi ini terdapat di seluruh negara di dunia.Ada salah satu…

Foto

Audisi Liga Dangdut Indosiar Bakal ke Pekanbaru, Ini Formulir Pendaftarannya

RIAUBOOK.COM - Indosiar kembali akan menjaring anak-anak berbakat lewat ajang Liga Dangdut Indonesia di 34 provinsi termasuk Riau.Ajang pencarian bakat…

Foto

Hukum, Tanah dan Pemerintah

RIAUBOOK.COM - Sengekata dan penyerobotan tanah selalu menjadi masalah yang sejauh ini belum pernah ada titik terangnya, hukum yang terkesan…

Foto

Mau Lihat Alutsista TNI Pekanbaru? Datang ke Riau Expo 2017

RIAUBOOK.COM - Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru turut berpartisipasi dalam gelaran "Riau Expo 2017" yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Riau…

Foto

Gubri dan Wagubri Terlihat Kompak Menghadiri Riau Expo 2017

RIAUBOOK.COM - Sejumlah pejabat dan Kepala Daerah di Provinsi Riau terlihat menghadiri pembukaan Riau Expo 2017 di SKA Co Ex…

Foto

Gabungan Operator TV Kabel Buat Gerakan Nasional, Ini Rilisnya

RIAUBOOK.COM - Kalangan Operator TV Kabel yang mayoritas mengaku sebagai para pengusaha kecil dan memiliki banyak keterbatasan, terkadang harus menerima…

Foto

Narkoba harus jadi Musuh Bersama, Sekda Meranti: Bisa Mengantar ke Neraka

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Yulian Norwis SE MM mengatakan, perang terhadap narkoba harus dilakukan oleh seluruh…

Foto

Hadir di Pertemuan Dokter Spesialis Syaraf, Gubri Promosikan Potensi Daerah

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman selalu konsisten untuk mempromosikan potensi daerah kepada tamu yang berkunjung Bumi Lancang Kuning. Ini…

Foto

Harga Buah Impor Melambung Tinggi, Ini Masalah Masyarakat Tionghoa di Meranti

RIAUBOOK.COM - Masyarakat Kepulauan Meranti, beberapa tahun terakhir mengeluh bahkan cemas karena kian sulitnya mendapatkan buah segar di pasaran, terutama…

Foto

Target Meranti 4.000 Haktera Lahan untuk Padi

RIAUBOOK.COM - Semua pihak mulai dari PPL, Gapoktan dan juga Babinsa diminta agar mengejar pelaksanaan Lahan Tambah Tanam (LTT), termasuk…

Foto

6 Pejabat Assessment Telah Melakukan Wawancara dengan Gubri, Ini Nama-namanya

RIAUBOOK.COM - Sebanyak enam pejabat hasil assessment untuk pengisian beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diketahui telah menjalani wawancara dengan Gubernur…

Foto

Cegah Korupsi di Inhil, Bupati Wardan Bilang Ini Baik

RIAUBOOK.COM - Pencegahan tindakan korupsi adalah hal yang wajib dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkomitmen untuk itu, demikian Bupati…

foto

Pendidikan