Panglima TNI Jenderal, Gatot Nurmantyo Saat Ditemui, di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Dalam Negeri, Jalan Taman Makam Pahlawan Nomor 8, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

Senin, 23 Oktober 2017 - 00:09 WIB 10770000

Amerika Serikat Lecehkan Indonesia, Panglima TNI Diundang Tapi Enggak Boleh Masuk

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pelarangan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memasuki wilayah Amerika Serikat (AS) adalah bentuk pelecehan, demikian Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menilai.

"Menurut saya ini bentuk pelecehan terhadap Panglima TNI, karena tidak ada alasan yang jelas," kata Kharis melalui pesan singkat, Minggu (22/10/2017) seperti dilansir RiauBook.com dari kompas.

Ia mengaku, telah menelepon Gatot setelah mendengar kejadian tersebut. Padahal, Gatot diundang secara resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Amerika Serikat (AS).

Gatot sedianya akan mengikuti acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization.

Apalagi, Gatot, beserta isteri dan delegasi dari TNI telah memegang visa lengkap untuk datang ke AS.

"Oleh karenanya, saya akan minta menlu untuk komunikasi dengan AS agar segera clear," lanjut politisi PKS itu.

Gatot Nurmantyo dilarang masuk ke wilayah AS pada Sabtu (21/10/2017). Saat itu Panglima TNI beserta delegasi masih berada di Bandara Soekarno-Hatta dan hendak check in.

"Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates. Namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Minggu.

Padahal, saat itu, Gatot dan delegasi sudah mengantongi visa dari AS untuk hadir dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization.

Panglima TNI diundang secara resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS). Jenderal Joseph F. Dunford yang merupakan sahabat sekaligus senior.

Panglima TNI telah melaporkan kejadian ini pada Presiden Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.

Ia juga telah mengirim surat kepada Jenderal Dunford untuk mempertanyakan insiden tersebut.

Delegasi yang ikut bersama Panglima TNI, yakni Asisten Intelijen TNI, Kepala Bagian Staf Intelijen, Asisten Teritori, dan Sekretaris Pribadi Panglima TNI Letkol Kukuh.

Saat itu, istri Gatot juga turut serta dalam rombongan.

Kemlu RI minta penjelasan

Menteri Luar Negeri Retno LP Masudi menjelaskan, KBRI di Washington D.C telah mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri AS untuk meminta klarifikasi.

"Permintaan tersebut diperkuat dengan nota diplomatik Kemlu RI ke Kedubes AS," kata Retno dalam pesan singkat, Minggu.

Menlu Retno juga sudah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan duta besar AS untuk Indonesia. Kebetulan, Dubes AS tidak berada di Jakarta.

"Dubes AS juga sedang menunggu info dari capital," kata Retno.

Rencananya, Retno juga akan memanggil Wakil Dubes AS pada Senin (23/10/2017).

Dubes AS minta maaf

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan meminta maaf kepada Menteri Retno terkait peristiwa itu.

"Duta Besar Amerika Serikat Joseph Donovan telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami Jenderal Gatot," demikian pernyataan tertulis Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia yang dimuat di laman resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat, Minggu (22/10/2017).

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa Kedutaan Besar Amerika akan memfasilitasi keberangkatan Gatot ke Amerika.

"Kami tetap berkomitmen untuk menjaga kemitraan strategis dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kesejahteraan kepada masyarakat kedua negara," demikian pernyataan tersebut.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

DPD PKS Indragiri Hulu Resmi Mendaftar di KPUD

Selasa, 17 Oktober 2017 - 21:32 WIB

Mau Tahu, APBD-P Riau Tahun 2017?

Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:01 WIB

Hari Terakhir, DPC Partai Demokrat Siak Daftar ke KPUD

Senin, 16 Oktober 2017 - 18:04 WIB

DPC PKB Siak Daftar ke KPUD

Senin, 16 Oktober 2017 - 17:36 WIB

Andi Rachman Duet dengan Suyatno? Ini Jawabannya

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:31 WIB

Elektabilitasnya Tinggi, Prabowo Ketawa: Hahaha

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 19:20 WIB

KPUD Dumai Terima Berkas Pendaftaran DPC PDI Perjuangan

Jumat, 13 Oktober 2017 - 02:42 WIB

DPC PDI Perjuangan Dumai Tunda Pendaftaran ke KPUD

Rabu, 11 Oktober 2017 - 16:51 WIB

Bupati Suyatno Memohon ke Andi Rachman Rebut Golkar Rohil

Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:32 WIB

Ini Dia Penyebab Kadisdik Riau Dipanggil Bawaslu

Senin, 09 Oktober 2017 - 12:49 WIB

Teka-teki PAN Riau ke Mana?

Senin, 09 Oktober 2017 - 11:07 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia