Massa dari Aliansi serikat buruh/serikat pekerja Riau komplek (ASPERIKOM)

Senin, 23 Oktober 2017 - 20:56 WIB 3340000

Berikut Isi Lengkap Pernyataan Sikap Aliansi Serikat Pekerja Riau Komplek

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Massa dari Aliansi serikat buruh/serikat pekerja Riau komplek (ASPERIKOM) beranggotakan 8 serikat pekerja yang tergabung dalam KSPSI Riau, FSP2KI-KPBI korwil Riau, DPP SBSI solidaritas Riau menggelar unjuk rasa di depan kantor gubernur Riau, Senin (23/10/2017).

Berikut ini isi lengkap pernyataan sikap yang diterima Riaubook.com :

PERNYATAAN SIKAP ALIANSI SERIKAT PEKERJARIAU KOMPLEK TANGGAL, 23 OKT 2017

Industri Pulp dan Kertas di Indonesia merupakan industri strategis yang tidak pernah sepi dari permasalahan dan ancaman kebijakan secara nasional maupun internasional, mulai dari kebijakan regulasi kehutanan, birokrasi yang berbelit, isu global warming, sampai pada kampanye hitam NGO Lokal, Nasional maupun Internasional adalah contoh kebijakan dan masalah yang menjadi ancaman kelangsungan hidup industri pilp dan kertas tempat kami bekerja.

Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja yang kami hadapi saat ini adalah salah satu dampak kebijakan negara yang salah oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga tidak adanya kepastian hukum bagi industri kehutanan dari hulu sampai hilir.

Menyadari akan dampak negatif yang akan ditimbulkan dari kebijakan tersebut maka kami serikat pekerja/serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Riau Komplek (ASPERIKOM) beranggotakan Delapan serikat pekerja yang tergabung dalam KSPSI Riau, FSP2KI-KPBI Korwil Riau, DPP SBSI Solidaritas Riau, dan 10.000 pekerja menyatakan sikap sebagai berikut:

1.Menolak kebijakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, dan kebijakan pemerintah lainnya yang dapat mengancam kelangsungan hidup industri pulp kertas dan meminta pemerintah agar memberikan jaminan serta perlindungan kepada pekerja dari ancaman pemutusan hubungan kerja pada Industri Pulp Kertas dan Hutan Tanaman Industri.

2.Meminta kepada Mentri Lingkungan Hidupndan Kehutanan RI agar mencabut Keputusan Nomor:SK.SK.5322./MenLHK-PHPL/UHP.1/10/2017 tentang Pembatalan Keputusan Mentri Kehutanan Nomor.SK.93/VI-BUHT/2013 tentang Persetujuan Revisi Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (RKUPHHK-HTI) untuk jangka waktu 10 (tahun) Periode Tahun 2010-2019 atas nama PT. Riau Andalan Pulp and Paper, agar operasional Hutan Tanaman Industri PT. RAPP berjalan kembali sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan keresahan pekerja karena akan berdampak terhadap Pemutusan Hubungan Kerja.

3.Meminta Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan RI agar tidak tunduk pada intervensi dunia internasional yang terus melakukan tekanan melalui Non Govermental Organization (NGO) dengan cara melakukan kampanye hitam terhadap industri pulp dan kertas.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk ungkapan dan protes kepada pemerintah atas kebijakan yang tidak pro terhadap kehidupan rakyat pekerja.

Disampaikan di : Pekanbaru

Pada tanggal : 23 Oktober 2017

Tertanda,

ASPERIKOM

(RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia