(Riaubook.com)

Rabu, 25 Oktober 2017 - 16:37 WIB 4670000

Tingkatkan Semangat Bela Negara yang Tangguh Kementrian Pertahanan Perwakilan Riau Gelar Seminar

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kementrian Pertahanan mengadakan seminar pemberdayaan wilayah pertahanan di lingkungan pendidikan dan lingkungan kerja di Provinsi Riau dengan tema meningkatkan semangat bela negara yang tangguh, Rabu (25/10/2017) di Gedung Pemprov Riau.

Seminar yang dihadiri oleh seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD), perwakilan dari masing- masing Universitas di Riau, resimen mahasiswa (Menwa), ikatan alumni resimen mahasiswa (IARMI) dibuka oleh Sekertaris Daerah provinsi Riau, Ahmad Hijazi.

Dalam sambutannya sekda menyampaikan bahwa spektrum bela negara sifatnya sangat luas,mulai dari yang paling halus sampai yang paling keras, mulai hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.

Termasuk didalamnya adalah bagaimana kita bersikap, berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Undang- Undang Republik Indonesia no 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, khususnya pasal 6 dan 7 mengamanatkan bahwa pertahanan negara diselenggarakan melalui usaha membangun dan membina kemampuan daya tangkal negara dan bangsa, serta menanggulangi setiap ancaman yang diselenggarakan oleh pemerintah dan di persiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara, demikian Sekda.

Terkait dengan penyelenggaraan seminar ini, Sekda menuturkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk membangun kembali semangat bela negara, dan ini merupakan kordinasi antar instansi pusat dan daerah.

"Kita, dengan seminar hari ini mengharapkan ada respon dari peserta, bagaimana ada upaya masing-masing untuk berpartisipasi dalam memperkuat pertahanan wilayah, pertahanan negara, dan konsep pertahanan itu bukan sekedar konsep fisik, tapi juga non fisik," tutur Ahmad Hijazi kepada Riaubook.com usai membuka acara seminar.

Menurut Sekda, hal ini juga senada dengan pemaparan panglima TNI, bahwa sekarang ini era pertempuran bukan hanya melakukan kontak fisik dengan peralatan tempur yang biasa, tapi sudah menggunakan siber war.

Sementara itu, pejabat Plt. Kementrian Pertahanan provinsi Riau Eka Bagus menuturkan kalau bentuk pertahanan itu ada dua, yakni militer dan non militer.

"Kalau militer jelas, utamanya adalah TNI, kemudian pemerintah daerah selaku pendukung, dan itu sama non militer, non militer tugas utama yang melaksanakan adalah lembaga kementerian yang berada di daerah-daerah, Pemerintah daerah, " ujar Eka.

Menurut Eka, sekarang ini ancaman tidak hanya dalam bentuk militer, tetapi yang sangat rawan adalah ancaman ideologi, teknologi dan legislasi, dan itu adalah tanggung jawab pemerintah daerah, Ungkapnya. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia