Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat menghadiri Aksi Deteksi Kanker Payudara dan Leher Rahim melalui pemeriksaan Sadanis dan IVA, yang diprakasai oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau bekerjasama dengan TP-PKK Riau dan Organisasi Wanita se-Provovinsi Riau. (RB/MC)

Kamis, 26 Oktober 2017 - 12:32 WIB 1150000

Mengenai Penyakit Payudara, Gubernur Riau Bilang Perlu Hidup Sehat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Semua wanita di Riau agar mengikuti tes IVA (Inspeksi Visual Asetat) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis) agar terhindar dari ancaman kanker, demikian Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

Gubernur mengatakan saat menghadiri Aksi Deteksi Kanker Payudara dan Leher Rahim melalui pemeriksaan Sadanis dan IVA, yang diprakasai oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau bekerjasama dengan TP-PKK Riau dan Organisasi Wanita se-Provovinsi Riau.

"Perlu ada gerakan hidup sehat supaya masalah penyakit seperti ini (kanker serviks dan payudara) bisa dicegah sejak dini. Saya harap dinas terkait juga dapat menggalakkan upaya serupa dengan memberi pemahaman dalam bantuk sosialisasi pencegahan dan bahaya penyakit itu," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut di Gedung Dharma Wanita di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (26/10/2017).

Sementara itu, Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, bahwa tes IVA berfungsi untuk mencegah sekaligus mendeteksi dini kemungkinan wanita dewasa mengindap penyakit kanker serviks atau leher rahim.

Sedangkan tes Sadanis untuk menghindari termasuk mengetahui kemungkinan terjangkitnya penyakit  kanker payudara.

"IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-60 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim," katanya.

Dipaparkan Mimi, bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi penyakit ini menjadi masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Sebab, jumlah penderita kanker semakin meningkat dengan seiring waktunya lantaran kurangnya kesadaran diri dalam memeriksa kesehatan organ intimnya.

"Begitu juga dengan periksa payudara sendiri (Sadari). Ini juga perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko kanker payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya," tandasnya.

Dalam acara yang mengangkat tema "Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara" ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Riau, Hj Sisilita Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, dan para pengurus organisasi wanita se-Riau. (RB/MC)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Gempar, Remaja Pria 'Hamil' Anak Laki-laki

Kamis, 26 Oktober 2017 - 07:04 WIB

Pusing Enggak Punya Uang, Ternyata Bukan Mitos

Selasa, 17 Oktober 2017 - 07:23 WIB

Awas Obat Berbahaya Ini Bisa Mematikan

Minggu, 08 Oktober 2017 - 11:06 WIB

Bahan-bahan Alami Hilangkan Jerawat

Minggu, 08 Oktober 2017 - 10:32 WIB

Tips Kendalikan Emosi

Kamis, 05 Oktober 2017 - 07:29 WIB

Gubri Kunjungi Pasien Bakti Sosial di RS Ibnu Sina

Rabu, 27 September 2017 - 18:02 WIB

Udara Riau Kotor, Kawasan Bersih Incaran Warga

Minggu, 24 September 2017 - 14:56 WIB

Kalau Pasien Datang, Tanya Keluhannya Bukan Uangnya

Sabtu, 16 September 2017 - 13:32 WIB

Usia Bertambah Tua, Begini Cara Mengusir Galau

Rabu, 13 September 2017 - 13:27 WIB

Kasus Korupsi Sektor Kesehatan di Riau, Ini Data-datanya

Jumat, 08 September 2017 - 10:40 WIB

Asian Agri Ajak Anak Sekolah Peduli Kesehatan Sejak Dini

Selasa, 05 September 2017 - 14:46 WIB

Tahukah? Ini Tanda Anda Stres Berat

Sabtu, 02 September 2017 - 12:14 WIB

Ini Tips Menyimpan Daging Sapi

Jumat, 01 September 2017 - 16:11 WIB

Terkejut, Ternyata Ini Nama Penyakit Bayi Asal Kampar

Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:02 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia