Foto ilustrasi (net)

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 11:54 WIB 3760000

Uang UED-SP Talang Jerinjing Diduga Digelapkan Mantan Ketua

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM -

Mantan Ketua Usaha Ekonomi Desa – Simpan Pinjam (UED-SP) Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat diduga telah digelapkan mantan ketuanya, Ifrizal sebesar lebih kurang Rp90 juta.

Hal ini dilakukannya ketika masih menjabat sebagai Ketua UED-SP Talang Jerinjing sekitar tahun 2007 hingga 2009 lalu.

Mantan Kepala Desa Talang Jerinjing yang menjabat ketika itu, Sudirman ketika dihubungi wartawan via ponselnya membenarkan jika Ifrizal telah memakai uang UED-SP.

"Namun untuk lebih jelas, silahkan tanya langsung pada yang bersangkutan, karena saya tidak ingat lagi berapa totalnya," ujar Sudirman.

Sementara, Ifrizal dihubungi via ponselnya berusaha mengelak mengalihkan pokok pembicaraan dan menanyakan kembali pada wartawan siapa yang telah memberitahukan masalah ini pada wartawan.

Dari nada pembicaraan lewat handphone itu, sebenarnya ia mengakui hal tersebut, namun ia mengatakan ada baiknya berjumpa langsung, tidak enak jika dibicarakan lewat ponsel.

Tapi setelah waktu yang dijanjikan, Ifrizal tidak bersedia mengangkat telephon, tapi selang beberapa jam kemudian, ada orang lain yang mengaku saudara Ifrizal yakni Lubis menghubungi wartawan dan mengatakan jika Ifrizal adalah adiknya, kemudian mengajak wartawan untuk berjumpa, tapi hingga berita ini dimuat, Lubis tak pernah lagi menghubungi.

Pejabat (Pj) Kepala Desa Talang Jerinjing, Sriwahyu Hariyanto.TY, SP, MP kepada wartawan, Sabtu (28/10/2017) sangat menyayangkan sekali sikap mantan Ketua UED-SP tersebut.

Dikatakan, memang pada Februari 2014 lalu telah ada upaya dari pihak Desa untuk menyelesaikan masalah ini, ketika itu dilaksanakan rapat dengan menghadirkan Ifrizal, pengurus UED-SP, Ketua BPD Talang Jerinjing, Kepala Desa Talang Jerinjing saat itu serta belasan undangan lainnya.

"Namun sampai sekarang belum ada upaya penyelesaian dari Ifrizal, sebagai Pj Kades, tentu ini menjadi PR bagi saya, sebab UED-SP ini adalah kepentingan masyarakat banyak, bukan kepentingan oknum-oknum tertentu," ujarnya.(RB/ril)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Rp20,56 Per Kilogram

Rabu, 25 Oktober 2017 - 17:42 WIB

Kementerian LHK Jamin Keberlangsungan RAPP, Asal...

Selasa, 24 Oktober 2017 - 23:51 WIB

Kabar Gembira, Harga Sawit Riau Naik Lagi

Selasa, 24 Oktober 2017 - 13:03 WIB

BI Riau Berharap Jalan Keluar Kasus RAPP

Selasa, 24 Oktober 2017 - 11:09 WIB

BI Riau Dorong Pesantren Kembangkan Ekonomi Syariah

Minggu, 22 Oktober 2017 - 17:36 WIB

FKIJK Riau Luncurkan Website Sebagai Media Informasi

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:45 WIB

Harga Sawit Riau Tembus Rp2.000 Per Kilogram

Selasa, 17 Oktober 2017 - 20:48 WIB

Tekan Masalah Perbankan, BI Riau Sosialisasikan SID

Senin, 16 Oktober 2017 - 15:56 WIB

Harga CPO Turun, Harga Sawit Riau Ikut Turun

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia